Some Text

Assalamualaikum wr.wb :D

Saturday, June 2, 2012

Seismik Inversi Chapter 1


Sedikit tentang seismik inversi :D

Nah karena ane pernah dapet ilmu akuisisi data seismik di TG tentang seismik inversi, jadi ane pengen sedikit berbagi nih tentang apa sih yang dimaksud dengan seismik inversi itu, kalo ada yg salah mohon dikoreksi ya, pernah diterangin dikit sih, tapi ini ane tambahin referensi dari mbah geogle, emang super jenius nih mbah geogle, refersnsinya sampe klenger :D, hehehe. Jadi proses inversi data seismik itu menjadikan seolah olah trace seismik dapat diubah menjadi log sonic. Oleh karena itu data seismik harus terlebih dahulu dari seismik trace ke dalam reflection series dengan cara ekstraksi wavelet dengan menggunakan data sumur atau statistik. Selanjutnya inversi dilakukan dengan cara rekursif untuk menghasilkan efek wavelet sumber atau dengan menggunakan GLI ( General Liniear Inversion ). Sehingga penyebaran dan sifat dari reservoir dapat diikuti.

Nah metode seismik inversi ini juga dapat digunakann untuk peningkatan akurasi gambaran bawah permukaan, penerapan metode inversi pada data seismik menghasilkan nilai impedansi akustik. Impedansi akusitik secara langsung berhubungan dengan sifat sifat batuan sehingga kita dapat membedakan litologi batuan. Metode Seismik inversi dapat dianggap sebagai kebalikan dari metode pemodelan ke depan dimana menghasilkan penampang seismik sintetik berdasarkan model bumi. Seperti yang sudah saya jelaskan tadi metode ini menghasilkan impedansi akustik, dimana penampang seismik dikonversi kedalam bentuk impedansi akustik yang mempresentasikan sifat fisis batuan sehingga lebih mudah untuk diintrepretasi menjadi parameter parameter petrofisiknya, tapi hal ini tingkat akurasi penggambaran litologi dipengaruhi oleh metode yang digunakan.

Nah menurut informasi yang saya dapatkan dari pak agus  abdullah di ensklopedia seismik online tentang seismik inversi adalah yaitu upaya inversi disini adalah merupakan kebalikan ( inverse ) dari upaya pengambilan data seismik ( forward modeling ), apa sih forward modeling itu ? forward modeling adalah operasi konvolusi antara wavelet sumber dengan kontras impedansi akustik bumi ( koefisien refleksi ). 


Nah pada gambar diatas proses inversi dapat kita katakan sebagai pembagian rekaman seismik pada wavelet sumber yang telah kita prediksi.  Dari gambar ini bisa kita liat bahwa impedansi akusitik membawa sifat fisis intenal batuan dan rekaman seismik mempresentasikan batas batuan.

Menurut mas Tabah Danusaputro dari Laboratorium Geofisika, jurusan Fisika Universitas Diponegoro pada jurnalnya,  inversi model based untuk gambaran litologi bawah permukaan, pada metode inversi ini berdasarkan model atau lebih sering dikenal dengan ( model based ), pada metode ini langkah pertama dilakukan adalah dengan membangun model geologi terlebih dahulu, model ini dibandingkan dengan data seismik yang diperbaharui secara iteratif sehingga didapatkan kecocokan yang lebih baik dengan data seismik. Jadi data pertama dicocokan dengan data yg didapatkan, Semakin banyak iterasinya maka koefisien korelasi antara seismik sintetik dan seismik riilnya akan semakin besar dengan error yang kecil. Oke gan? Ntar kita lanjutin ya di chapter 2, ane ada acara himpunan dulu, hehehe kalo ada masukan ditunggu banget nih, hehehe saya sangat senang kalo ada yg mau berbagi atau ada yg mau mengoreksi, maklum gan masih newbie ^^.

Referensi

1. Sukmono, S, 2000, Seismik Inversi Untuk
Karakteristisasi Reservoir, Bandung: ITB.
2. Diktat Kuliah Metode Seismik 1, Teknik Geofisika ITB
2. Tabah Danusaputro, Laboratorium Geofisika, jurusan Fisika Universitas Diponegoro, Jurnal Sains & Matematika (JSIO ), Inversi Model Based Untuk Gambaran Litologi Bawah Permukaan
4. http://ensiklopediseismik.blogspot.com/search?q=inversi, Bapak Agus Abdullah, ensklopedia seismik online


1 comment:

Dewi said...

mas Arif, punya softbook prof. Sigit Sukmono tentang Inversi ini?
Jika ada, saya mau. :)