Some Text

Assalamualaikum wr.wb :D

Thursday, September 8, 2011

Menuju Komunitas Asean 2015


Hai guys, dah pada update belum nih tentang yang namanya komunitas Asean 2015 ( Asean Blogger )? dah pada kenal belum? Ato lupa lupa inget pas jaman SD kelas 4 ? Mungkin pernah dengar dari bapak atau ibu guru pas lagi mengajar pelajaran IPS ? alhamdulillah banget ya masih pada inget ( syahrini mode on ) :-D, bagi para facebookers mania maupun twitters biasanya update nih yang beginian, update status maksudnya, hehe. Santai saja komunitas Asean 2015 Insya allah komunitas baik baik dan bermanfaat kok bagi kita semua, menyimak sejarah dulu Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (PERBARA) atau lebih populer dengan sebutan Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) merupakan sebuah organisasi geo-politik dan ekonomi dari negara-negara di kawasan Asia Tenggara, yang didirikan di Bangkok, 8 Agustus 1967 melalui Deklarasi Bangkok oleh Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand. Organisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial, dan pengembangan kebudayaan negara-negara anggotanya, serta memajukan perdamaian di tingkat regionalnya. Negara Asean terdiri 10 negara yaitu, Indonesia, Malaysa, Singapura, Thailand, Filipina, Laos, Brunei Darussalam, Kamboja, Vietnam, dan Myanmar.
 
Nah dari situ sudah timbul pertanyaan dari temen – temen, kenapa komunitas Asean ada serinya 2015 ? dan kenapa harus 2015 ? hehe sante bos ini bukan tipe / seri merk HP ( handphone ) kok atau nomor undian berhadiah sepeda motor, hehe. Kenapa tahun 2015 karena sudah disepakati oleh para bos bos Asean karena mengingat pentingnya Komunitas ASEAN yang sebelumnya pernah diwacanakan pada ASEAN Leaders on The 30th Anniversary of ASEAN dan ditegaskan kembali pada ASEAN Summit ke-9 tahun 2003 , waktu itu saya masih kecil jadi ga bisa ikutan, hehehe maka pada ASEAN Summit ke-12 pada bulan Januari 2007, terdapat kesepakatan bersama bahwa Komunitas ASEAN sebaiknya dipercepat pada tahun 2015. Komunitas ASEAN 2015 resmi disepakati pada Deklarasi Cebu tanggal 13 Januari 2007 di Cebu, Filipina. Tapi dari penjelasan seperti ini kita tidak mempunyai gambaran yang jelas seperti apakah komunitas Asean 2015 itu ? Teori sih oke, tapi kita perlu benar – benar paham agar dapat ikut berpartisipasi dalam komunitas Asean 2015. Komunitas adalah sebuah kelompok sosial, dimana individu-individu di dalamnya dapat memiliki maksud, kepercayaan, sumber daya, preferensi, kebutuhan, risiko dan sejumlah kondisi lain yang serupa. Sedangkan Asean adalah negara yang berada di daerah Asia Tenggara. Jadi dalam bahasa gaul komunitas Asean adalah tempat nongkrong ke-10 negara tersebut yaitu Indonesia, Malaysa, Singapura, Thailand, Filipina, Laos, Brunei Darussalam, Kamboja, Vietnam, dan Myanmar. Menurut saya komunitas Asean 2015 seperti satu pohon yang memiliki banyak ranting dan dedaunan yang lebat, kenapa seperti itu ? karena satu pohon itu akan berdiri tegak dengan ditopang dengan akar yang kuat, kenapa tidak dua pohon atau tiga pohon dan lain sebagainya, karena satu pohon ini diibaratkan dengan Visi Asean, kita satu pohon, satu visi, satu identitas, satu komunitas, dan ranting atau batang dalam tersebut adalah negara negara Asean yang dalam ranting tersebut akan tumbuh dedaunan, dedaunan yang awalnya kecil akan tumbuh lebat dan akan sampai ke ranting – ranting yang lain. Untuk lebih jelasnya saya gambarkan melalui ilustrasi berikut. 


Gambar pohon Asean

Hal inilah yang diharapkan dari komunitas Asean kita menjadi satu dalam dedaunan yang lebat, kita bisa saling mengunjungi trans negara saja tanpa menggunakan visa, tinggal menyeberang seperti jembatan ajaib yang menghubungkan satu negara dengan negara lain, saling berkomunikasi satu sama lain, belanja, menikmati hiburan dan wisata kuliner, pertahanan keamanan, pertumbuhan ekonomi dan budaya antar negara, pariwisata dalam maupun luar negeri, pertukaran pelajar antar SMA, Universitas dan masih banyak lagi yang bisa kita lakukan. Banyak sekali keuntungan yang kita dapatkan. Mungkin teman – teman mulai akan terbayang seperti apa sih komunitas Asean 2015 tersebut, bisa kita saksikan melalui video di bawah ini.


Nah udah lihat kan videonya ? keren banget yah komunitas Asean 2015
( Asean Blogger ), alhamdulillah banget yah ( mode syahrini lagi ), :D, bukan berarti saya penggemar syahrini lho, just ice breaking biar temen – temen blogger baca terus artikel saya ini ( halah alasan ) :D, di video itu dicantumin kan kita bisa menuju komunitas Asean 2015 yang madani melalui 3 gerbang, gerbang yang pertama yaitu :

1. Peace
Bener banget perdamaian ini bisa menjadi harapan kita dan sekaligus tantangan bagi kita anggota Komunitas Asean 2015, harapannya kita bisa bersatu padu dalam bidang pertahanan dan keamanan sosial antar negara sesama Asia Tenggara, mulai dari penjahat ikan teri sampe ikan kakap bahkan penjahat ikan yang paling gede dijual di pasar ikan pun bisa kita atasi karena kita bersatu padu untuk mengamankan zona Asia Tenggara, tak ada yang namanya teroris, walaupun dulu pernah ada Dr Azhari Cs, kitapun merasa terbantu, hal ini yang kita harapkan dari komunitas ini, jadi apabila ada koruptor dari negara kita atau dari negara lain akan sangat mudah untuk melacaknya, contohnya apabila Koruptor X BBM-an dari negara Singapore, atau bandar narkoba internasional, insya allah dengan kekompakan kita bersama koruptor dan bandar narkoba ini akan bisa kita tangkap. Dan seharusnya kita tidak berseteru dengan negara – negara lain apalagi dengan negara sebelah, jangan sampai harga diri bangsa menjadi terinjak – terinjak, perlu adanya peraturan yang jelas agar kedamaian ini tercipta, peraturangan bukan untuk dilanggar, semoga ini menjadi perbaikan kita sebagai warga komunitas Asean 2015. Tantangan ini berawal dari diri kita sendiri sebagai warga negara apakah sudah siap dalam menerima perubahan untuk menjadi bagian dari komunitas Asean, tentunya para tentara dan pasukan keamanan kita harus mempunyai satu level yang sama atau memiliki suatu standar tertentu untuk dijadikan tolak ukur negara komunitas Asean, misalnya di negara Malaysa hukuman mati bagi pengedar narkoba, sedangkan di Indonesia atau di negara lain hukuman penjara beberapa bulan, nah mending ngedarin narkoba dimana hayo temen – temen blogger ? Harapannya sudah tidak ada lagi lah kasus suap hakim, jaksa, korupsi, dan teman – temannya tersebut di halaman depan surat kabar negara – negara Asean karena kita mempunyai suatu standar hukum dan keamanan yang disepakati bersama, kalau melanggar apa ga malu tuh ?


2. Prosperity
Peluangnya sangat banyak sekali di bidang Prosperity ini kitapun dapat mengalami suatu pasar bebas dimana akan terjadinya pertumbuhan ekonomi yang sangat kuat di komunitas negara Asean, hal ini tercermin dalam film Boboho Ten Brother, “ Apabila kamu hanya sendirian itu seperti satu lidi yang mudah dipatahkan, sedangkan apabila kamu mempunyai banyak lidi kamu sulit dipatahkan.” Hal inilah yang dimaksud dalam komunitas Asean kita perlu kerjasama, apalah artinya negara tersebut sukses tetapi negara tetangganya miskin. Percuma coy. Peluang yang lain adalah Terbukanya lapangan kerja dan peluang untuk bekerja di negara Asean. Teknologi yang berkembang, sarana dan prasarana pembangunan pelabuhan, pembangunan infrastruktut dan transportasi lintas negara, maka akan banyak investor – investor yang berdatangan ke negara Asean, contohnya yang baru – baru ini adalah perusahaan Hongkong yang menemukan emas di Sumatera Utara, bisnis pun akan berkembang pesat, tetapi yang dikhwatirkan disini bukan hambatan yang akan kita lalui tetapi sebuah tantangan optimisme bahwa kita akan berkembang menjadi negara maju, mau tidak mau kita harus mempunyai satuan mata uang baru untuk negara komunitas Asean, contohnya seperti di Uni Eropa yang menggunakan euro sebagai mata uang. Dengan dibukanya pasar bebas maka bisnis pun akan bersaing lebih ketat, arus pinjaman dan pertukaran uang akan meningkat, kemungkinan suku bunga akan naik, dan akan ada pertumbuhan ekonomi makro maupun mikro. Harapannya kita akan menjadi negara maju yang berkembang dengan kekuatan ekonomi yang stabil di bawah komunitas Asean 2015
( Asean Blogger ).

3. People
Inilah hal yang paling penting dari semua peluang dan tantangan Asean 2015, people, masyarakat itu sendiri, kita harus bekerjasama karena kita akan menikmati hasilnya bersama, peluangnya sangat banyak sekali yang akan kita dapatkan, kita akan saling tolong menolong dalam bidang kesehatan, saling sharing idea masalah energi, menjaga dan melestarikan lingkungan sekitar karena ini adalah investasi bersama untuk anak dan cucu kita ke depannya, kita harus open minded and looking forward orientation, punya tujuan yang jelas bahwa komunitas Asean ini adalah milik kita bersama. Peluang kerja, peluang sekolah, pertukaran pelajar, pertukaran budaya warisan nenek moyang yang akan kita nikmati bersama ini adalah investasi paling mahal bagi anak cucu kita. Tantangannya adalah kita harus bisa multi bahasa untuk menjadi bagian dari mereka, satu dalam kekeluargaan ikatan komunitas Asean 2015. Semoga kita mempunyai bahasa gaul anak – anak Asean, hehehe. 


Peran yang harusnya dilakukan Komunitas ASEAN Blogger (ASEAN Blogger Community) dalam menunjang keberhasilan Komunitas ASEAN 2015 ada 3 tahap yang saya ambil dari bukunya Stephen R Covey yang judulnya THE 7 HABITS OF HIGHLY EFFECTIVE PEOPLE, maaf ya bos ane copas bukunya bagian – bagian tertentu, hehe :D


1. Think win win


Untuk menjadi yang terbaik kita harus berpikir menang – menang, hal tersebut yang harusnya dilakukan Komunitas ASEAN Blogger (ASEAN Blogger Community), kita harus sharing idea dengan negara lain, sudah cukup baik sebenarnya usaha yang temen – temen lakukan sekarang, kadang kita berpikiran we’re the best, tapi kenapa kita ga berpikiran oke all of them is the best, jadi kita buat suatu komunitas di setiap negara yang terintegrasi dalam suatu wadah yang dikemas dalam stasiun televisi, dimana bukan hanya berita tetapi juga diisi kabar – kabar, tempat wisata kuliner, pasar gadget murah sehingga menarik wisatawan lain untuk lebih mencari situs ini dan menontonnya, apalagi kita berpikir menang – menang tak ada yang rugi karena ini akan menjadi pasar bebas yang akan kita nikmati bersama, dan sayapun suka barang murah. Jadi kita para blogger harus lebih sering bertemu dengan para government di setiap negera, pak bos maksud kita baik, kita think win win yuk karena kita serius mengadakan acara komunitas ini, karena tak dapat dipungkiri kita butuh bantuan dari pemerintah


2. Seek First to Understand and Then to be Understood


Ini harusnya dilakukan Komunitas ASEAN Blogger (ASEAN Blogger Community) yaitu intinya permintaan pasar apa sih sebenarnya ? mungkin sudah cukup gaul dengan menggandeng twitter dan facebook sebagai media jejaring sosial, tetapi yang kita butuhkan adalah kita ingin berkomunikasi, kita ingin chatting dengan bahasa Inggris, bahasa Internasional, apabila bisa disediakan fasilitas chatting layanan antar negara Asean di dalam websitenya itu jauh lebih bagus, kita belajar berkomunikasi saling tukar bahasa, apalagi dengan tambahan animasi super lucu dan seru, kita punya icon si Unyil dan Upin Ipin, mereka banyak disukai anak – anak, bahkan dijual gambar mereka di pasar untuk background baju atau kaos, apa maunya dia kita turuti dah selama itu masih positif, lanjut pokoknya, kemudian yang saya inginkan adalah kapan saya bisa mendapat tiket promo yang murah ke negara tetangga, atau informasi – informasi backpackers yang mungkin ada di komunitas Asean, web yang baik tidak harus formal tetapi menyediakan apa yang kita minta sehingga kita tertarik untuk tahu, kita merasa betah disitu, dan tidak mau putus hubungan dengan kamu ( galau mode on ), hal hal seperti ini yang kita butuhkan, pasar gadget murah, tempat wisata murah, semuanya yang murah diselingi apa yang harus kita tahu dari negara Asean, berita politik, pertumbuhan ekonomi, karena apabila hanya disisipi teori jujur 100% saya bosan. 


3. Sinergi


Hal ini yang paling penting dan wajib Komunitas ASEAN Blogger (ASEAN Blogger Community) untuk menunjang keberhasilan Komunitas ASEAN 2015, kita memang memerlukan bantuan dari beberapa pihak, para bloggers, input – inputan, sponsorship, peran mahasiswa, permerintah, dan elemen lainnya yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu, inilah kita dan kita bangga menjadi warga Komunitas Asean 2015. Semangat teman – temanku Komunitas ASEAN Blogger (ASEAN Blogger Community) kalian adalah yang terbaik.

Referensi

1. http://id.wikipedia.org/wiki/Perhimpunan_Bangsa-bangsa_Asia_Tenggara
2. http://www.asean.org/19260.htm
3. http://id.wikipedia.org/wiki/Komunitas
4. http://www.asean.org/publications/RoadmapASEANCommunity.pdf


Arif Pandu Winarta
Mahasiswa Biasa Fisika ITB

6 comments:

0sprey said...

Ga hanya think win-win juga. Kita sebenarnya lebih baik introspeksi diri dan mau membuka diri untuk menjalin hubungan terutama dalam perwujudan komunitas ASEAN 2015.

Hubungan yg baik, terlebih melalui blogger bisa menghasilkan sesuatu yg berguna bagi perkembangan stabilitas di ASEAN.

Tulisannya bagus. :)
Ini tulisanku: http://0sprey.wordpress.com/2011/09/07/laskar-blogger-sebagai-pendorong-dan-pengawal-komunitas-asean-2015/

Wijaya Kusumah said...

http://www.wijayalabs.com/2011/09/05/peran-blogger-untuk-komunitas-asean-2015-sebuah-pemikiran-dari-seorang-blogger/

salam
Omjay

arifpandu said...

kereennnn

arifpandu said...

wah kakak 0sprey makasih banget sarannya, hehe
think win win adalah bagaimana kita bisa berbagi manfaat dengan orang lain tanpa ada salah satu pihak yang merasa dirugikan, istilahnya no tipu2 :D,tanpa kepentingan salah satu pihak, membuka diri saja tidak cukup, jika membuka diri kita bisa saja dirugikan, bukan bermaksud untuk negatif thinking tapi kita perlu memikirkan resikonya secara matang, jujur sekarang menjadi sesuatu yang sangat langka, kita mulai membangun kepercayaan yuk think win win, karena membuka diri dulu kan bwt think win win,hehehe karena kalo ga sama2 untung ngapain kita bekerjasama :) CMIIW

Anita L. Dewi, S.Gz said...

"Semangat teman – temanku Komunitas ASEAN Blogger (ASEAN Blogger Community) kalian adalah yang terbaik"

Semoga kita bisa menjadi yg terbaik ya.. Aamiin.. ^^

Salam
http://makara393.blogspot.com/2011/09/komunitas-asean-2015-yang-bebas-aktif.html#axzz1biQ7398l

Jeremy Gemarista said...

Wah.... Analogi yang keren "pohon komunitas ASEAN"

Jeremy