<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7114708561201753739</id><updated>2012-02-04T12:58:05.701-08:00</updated><category term='Bumi ganesha'/><category term='About love'/><category term='Uneg Uneg'/><category term='My inspiring'/><category term='Agama'/><category term='Teknologi'/><category term='Lainnya'/><category term='My story'/><title type='text'>arifpanduwinarta</title><subtitle type='html'>Karena keluarga yang membuat kita menyadari arti sebuah perbedaan, saling memahami dan berbagai inspirasi, semangat !!</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>arif pandu</name><uri>https://profiles.google.com/112277295145507027426</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-zZG55FrHqUc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJo/TFK4Nw8jRNg/s512-c/photo.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>48</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7114708561201753739.post-3736349171221031483</id><published>2012-02-04T12:57:00.001-08:00</published><updated>2012-02-04T12:58:05.716-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Uneg Uneg'/><title type='text'>Sebuah uneg uneg</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;Hari iniseperti biasanya, sebuah malam yang sebentar lagi akan berganti pagi, sebuahsuasana yang dingin ditemani sebuah suara suara radio streaming dari sebuahlaptop yang sudah menginjak kepala satu ini, selalu terucap syukuralhamdulillah masih diberi kehidupan pagi ini, dan masih bisa menghirup udarasegar.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;Tak tahumengapa hari ini aku mulai menuangkan kembali uneg – uneg tulisan ini melaluisebuah blog yang menurut saya tempat yang paling cocok untuk berbagi bahwa dulusaya pernah punya masalah seperti ini lho, gimana ya kira – kira solusinya? Sebuahtempat sharing di dunia maya, akupun mulai mengingat sebuah lagu I believe Ican fly yang diputar di radio streaming swaragama fm, hal ini membuat akukembali ke masa masa SMP, ya ini lagu jaman SMP aku banget dan sekarang akusudah mulai kuliah, lagu yang kuputar pada playlist pertamaku ketika akumempunyai sebuah komputer. &amp;nbsp;Akupun kembalike permasalahanku, dimana sebuah masalah kita tidak selalu bisa membantu oranglain, arti tentang sebuah rasa bahwa tidak selamanya kamu bisa membantu oranglain atau lembaga tertentu, hal itu terjadi ketika kamu mempunyai sebuah badanrumah tangga yang harus kamu urus sendiri. Artinya kamu mempunyai tingkatprioritas berbeda dimana posisi kamu paling penting saat itu dibutuhkan. Ketikakamu muda mungkin 1 atau 2 jabatan okelah untuk bisa kamu laksanakan, tetapisemakin dewasa saya mulai menyadari arti sebuah kefokusan walaupun sangat beratdan terdapat perasaan tidak enak dengan orang lain.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&amp;nbsp;Mungkin saya terlalu perasa atau merasabersalah dengan situasi ini, tetapi mau bagaimana lagi, kadang perasaan itulahyang membunuh kita sendiri, bahwa dengan segala keberanian katakanlah tidakdaripada anda menyanggupi bahwa anda mulai tersiksa dengan batin diri andasendiri. Kebaikanlah yang akan membunuhmu, hal itu yang saya dapatkan pada filmThe Way Back, sebuah film nominasi Oscar yang sangat recommended untuk ditonton, memang sangat tidak enak untuk menolak ajakan seseorang karena emangkita sudah mempunyai janji dengan seseorang atau keadaan kita sedang tidakbugar, tetapi satu hal yang tidak saya terima adalah ketika anda beralasanbahwa anda tidak ingin melakukan itu karena anda malas melakukannya, semuamemang berasal dari niat teman, tapi apapun yang kita lakukan niat kita memangbaik, kita mempunyai sebuah alasan yang dipertanggungjawabkan, &amp;nbsp;oleh karena itu janganlah ragu untukmelangkah, sepertinya saya mulai aneh, hahahaha saya punya permasalahan danakhirnya saya jawab sendiri, entah mengapa jari ini menari sendiri di ataskeyboard dan dalam memori otak berdenyut – denyut memunculkan kata dengansangat mudahnya. Akhirnya saya mulai mengerti, I believe I can fly, jangan ragutentang apa yang kita ambil, kadang kita selalu kepikiran ga enak sama si ini,karena ga enak sama si itu, dikira ga bertanggung jawab, dikira ga peduli, atausemacam alasan lainnya, tapi kita mempunyai alasan yang dipertanggungjawabkan,kita sudah mempunyai janji lebih dulu, alasan yang tidak bisa diterima adalahketika engkau malas, itu berarti kau berhak untuk mendapat emosi dari oranglain. Oleh karena itu tetaplah berpikir positif, jika yang terjadi tidak dengansesuai dengan yang kamu harapkan, semuanya pasti ada hikmahnya, hidup ini sudahdiatur oleh-Nya, kita tinggal menjalani skenario selanjutnya dengan usaha yanglebih keras untuk menatap masa depan, jangan ragu boy semuanya akan baik –baik, karena Alllah pasti tahu yang terbaik, aamiin. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7114708561201753739-3736349171221031483?l=arifpanduwinata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/feeds/3736349171221031483/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7114708561201753739&amp;postID=3736349171221031483' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/3736349171221031483'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/3736349171221031483'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/2012/02/sebuah-uneg-uneg.html' title='Sebuah uneg uneg'/><author><name>arif pandu</name><uri>https://profiles.google.com/112277295145507027426</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-zZG55FrHqUc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJo/TFK4Nw8jRNg/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7114708561201753739.post-6948879825263190786</id><published>2012-01-05T18:01:00.000-08:00</published><updated>2012-01-05T18:01:12.003-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Uneg Uneg'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My inspiring'/><title type='text'>Tetap Berpikir Positif</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-lIB0Wc1DETQ/TwZU-wmvg6I/AAAAAAAAALc/Z1a0WxfavbM/s1600/Cute-Muslim-Baby-Boy.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/-lIB0Wc1DETQ/TwZU-wmvg6I/AAAAAAAAALc/Z1a0WxfavbM/s200/Cute-Muslim-Baby-Boy.jpg" width="158" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-7ISzfmZtOGM/TwZUpttvw0I/AAAAAAAAALI/QCZz2z61ZaY/s1600/296443_1892417523721_1640022046_1409137_1173621418_n+%25281%2529.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Tetap berpikir positif mas, mbak, jangan melamun !" Mungkin kalimat ini sudah tidak asing lagi saya dengar ketika menjalani proses osjur, ditekan dengan kalimat berintonasi tinggi membuat saya seperti terdoktrinasi oleh pikiran pikiran yang arahnya menuju ke arah kepedulian, kekompakan, satu penderitaan, dan kebersamaan satu angkatan. Tetap berpikir positif adalah sebuah kalimat yang sederhana namun penuh makna lho, berpikir positif ya ? kadang mudah sesuai dengan perkataan tapi pelaksanaannya? hayo jujur ? hehe. Tidak dapat dipungkiri lagi hati kita bergerak sesuai dengan apa yang sedang kita rasakan, &lt;i&gt;moody&lt;/i&gt; lebih tepatnya,&amp;nbsp; menjalani jejak jejak kehidupan yang kadang manis dan pahit, sebuah rekam perjalanan yang akan kita ceritakan pada Tuhan di akhir kehidupan. Sejenak aku termenung, dosa apa ya aku ini ? mungkin banyak sekali dosa yang tak bisa aku ceritakan, akupun menghela nafas, huuuft. Bagaimana akhir suatu kisah kehidupanku ini ?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Pernahkan kita meluangkan waktu sebentar untuk merenungkan apa yang akan terjadi pada kita di akhir kehidupan ? sebuah perjalanan hidup yang panjang, akupun kembali meneguk kopi yang kubuat di pagi hari ini, buat aku termenung untuk memikirkan masa - masa depan yang belum jelas, tapi ada satu yang aku percaya, Allah dengan tersenyum selalu memberikanku yang terbaik,&amp;nbsp; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Fa-biayyi_alaa%27i_Rabbi_kuma_tukadzdzi_ban" target="_blank"&gt;Fa-biayyi alaa’i Rabbi kuma tukadzdzi ban&lt;/a&gt; (Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?) percayalah pada Tuhan pasti tahu yang terbaik, ketika kita menulis dengan pensil rencana hidup kita kedepan, berikanlah penghapusnya kepada Tuhan, biarkan dia menghapusnya untuk kita, karena dia tahu yang terbaik. Kita hidup untuk saat ini teman, jadi lakukanlah yang terbaik untuk hari ini, sesuatu yang telah kita lalui adalah sejarah di masa lalu, ingatkankah kalian sejarah yang kalian buat pada sebuah kertas kehidupan itu, masa kanak - kanak, masa sekolah dasar, masa SMP, masa SMA, dan sekarang kalian menjalani kuliah, sebuah masa yang kalian coretkan sebagai coretan sejarah kalian masing - masing, bener kata Franklin Covey sebuah perusahaan dari Pak Steven R Covey, hidup ini seperti sebuah lukisan dan kalian adalah pelukisnya, mau warna apa yang kalian torehkan ke dalam lukisan, mau lukisan seperti apa yang ingin anda buat, dan bersama siapa saja yang ada di dalam lukisan tersebut, itu adalah hak anda. Sama seperti kehidupan mau warna apa yang kita torehkan, mau kehidupan seperti apa yang kita inginkan, dan ingin bersama siapa saja kita di kehidupan, hidup adalah pilihan, dan di setiap pilihan ada konsekuensi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Akupun kembali termenung, yang saya bisa saya lakukan hari ini adalah tetap berpikir positif, ya berpikir positif dan melakukan sesuatunya dengan sebaik baiknya, yang penting harus action, semuanya akan baik - baik saja, hidup ini harus diakhiri dengan happy ending, yuk sama - sama berusaha, percayalah Allah tidak akan membebani hambaNya melainkan sesuai dengan kemampuan hambaNya. Aku tidak tahu kenapa tapi aku percaya, I am belief, inikah yang disebut iman ?setiap kehidupan pasti ada tantangannya, &lt;i&gt;face the world with your brave &lt;/i&gt;, ampunilah ketika saya khilaf, mungkin benar kata seniorku, "Tetap berpikir positif, jangan melamun.", hehe pasti dia sudah menjalani kehidupan yang jauh lebih sulit daripada aku, mampukah kita bertahan untuk menganghadapi badai kehidupan teman? Spongebob pun menjawab Aku siap aku siap aku siap :)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7114708561201753739-6948879825263190786?l=arifpanduwinata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/feeds/6948879825263190786/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7114708561201753739&amp;postID=6948879825263190786' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/6948879825263190786'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/6948879825263190786'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/2012/01/tetap-berpikir-positif.html' title='Tetap Berpikir Positif'/><author><name>arif pandu</name><uri>https://profiles.google.com/112277295145507027426</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-zZG55FrHqUc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJo/TFK4Nw8jRNg/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-lIB0Wc1DETQ/TwZU-wmvg6I/AAAAAAAAALc/Z1a0WxfavbM/s72-c/Cute-Muslim-Baby-Boy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7114708561201753739.post-1576199791747043406</id><published>2011-12-23T02:59:00.000-08:00</published><updated>2011-12-23T03:19:45.689-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bumi ganesha'/><title type='text'>Kunjungan Karyawan BG</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Alhamdulillah banget, akhirnya bisa terlaksana cita cita kunjungan karyawan di masa kepengurusan BP XXX dengan kabir kekeluargaan Aziz, dan mentrinya Dimas, sungguh team PSDA yang kompak dan semoga bisa berakhir dengan baik di masa akhir kepengurusan. aamiin. Walaupun kondisi hujan hal ini tidak menyurutkan niat kita untuk kunjungan silaturahmi, hajar aja bleh. Ini gan buktinya kunjungan kita pada senyum senyum tuh pas difoto, hahaha&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-vhd0VYcpHSc/TvRcQIskxoI/AAAAAAAAAKw/3hs7jmSfLUc/s1600/391978_2377437596025_1253166290_32027845_766618461_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://1.bp.blogspot.com/-vhd0VYcpHSc/TvRcQIskxoI/AAAAAAAAAKw/3hs7jmSfLUc/s320/391978_2377437596025_1253166290_32027845_766618461_n.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kunjungan karyawan kali ini berkunjung ke koordinator karyawan BG, Pak Adun aslinya sih Pak Sugiatno hehe yang letaknya di kampung 200 dekat Asrama Rusunawa, kunjungan karyawan ini dihadiri oleh 8 penghuni, saya sendiri, jaka, dimas, aziz, mas yuan, rudi, ridwan, dan arif. wah ternyata kunjungan kami ke karyawan tidak sia sia bos, malah sangat menyenangkan berkunjung di rumah Pak Adun, suguhannya sangat luar biasa, mulai dari kue donat - donatan ( gatau namanya mirip donat ), arem - arem, gehu pedas, kue isi coklat, teh, dan agar - agar sebagai hidangan penutup, wah jadi ga enak dan ketahuan kalo habis banyak, hehehe, maklum pak belum makan malam, hehe inilah yang saya harapkan hubungan antara mahasiswa dengan warga masyarakat yang begitu membumi, hangat rasa kekeluargaannya, hehe. Ternyata anaknya Pak Adun sudah empat lho, jangan sampai ketinggalan gan ( lhoh maksudnya ?? ), ternyata karyawan dulu oleh alumni BG angkatan 96 pernah diberi tanah lho, wah luar biasa sekali alumni BG kita ini, sekarang tanah di Bandung harganya mahal, mana kuat kita ngasih tanah, kata beliau yang pernah diberi tanah oleh alumni yaitu Pak Adun, Pak Aji, dan Pak Ratman, yang nostalgia banget dirumah beliau masih tersimpan foto - foto seluruh karyawan BG yang selalu menjadi garda terdepan asrama ini dalam segala hal, yaitu kebersihan, keamanan, teknisi, dan tentunya kasir, hehehe &amp;nbsp;buat yang belum bayar asrama yang belum dapet surat cinta lho, hehe ini fotonya masih yang jadul gan, semoga di kepengurusan kali ini bisa foto yang baru dengan team karyawan saat ini, nih gan fotonya, hehe&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-3kMCHNe4Owg/TvRd8HPIH1I/AAAAAAAAAK8/amG9JzoeH2c/s1600/karyawan+BG.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://1.bp.blogspot.com/-3kMCHNe4Owg/TvRd8HPIH1I/AAAAAAAAAK8/amG9JzoeH2c/s320/karyawan+BG.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kamipun berbincang bincang mengenai hubungan karyawan dengan penghuni agar lebih baik kedepannya, kabir pun memulai awal pembicaran, yah walaupun belum maksimal tapi nice try lah ya, tapi ane yakin dia pasti bisa jadi lebih baik, hehe pembicaraan pun didominasi oleh sesepuh kita mas yuan yang pastinya sudah berpengalaman sodara sodara, koreksi nih bwt kabir kekeluargaan untuk melatih public speakingnya hahaha, setelah dirasa cukup akhirnya kita pamit setelah poto poto dengan anak paling bungsu dari pak Adun yang imut imut gimana gitu, hehe alhamdulillah terlaksana 1/5 bagian dari parameter keberhasilan, hahaha bercanda jalan masih panjang bung, nikmati prosesnya slow but sure, karena setiap pengerjaan menimbulkan kesan yang berbeda, semangat BP yang lain, ayo jangan terpaku parameter keberhasilan, ( semoga MPA ga baca :D ), tingkatkan kreatifitas, semangat ayo BP 30, #ayoBP30bisa&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7114708561201753739-1576199791747043406?l=arifpanduwinata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/feeds/1576199791747043406/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7114708561201753739&amp;postID=1576199791747043406' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/1576199791747043406'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/1576199791747043406'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/2011/12/kunjungan-karyawan-bg.html' title='Kunjungan Karyawan BG'/><author><name>arif pandu</name><uri>https://profiles.google.com/112277295145507027426</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-zZG55FrHqUc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJo/TFK4Nw8jRNg/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-vhd0VYcpHSc/TvRcQIskxoI/AAAAAAAAAKw/3hs7jmSfLUc/s72-c/391978_2377437596025_1253166290_32027845_766618461_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7114708561201753739.post-5321847802008900210</id><published>2011-12-20T10:00:00.000-08:00</published><updated>2011-12-20T10:06:26.801-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Uneg Uneg'/><title type='text'>Pulang ke Kotamu</title><content type='html'>&lt;img border="0" height="200" src="http://2.bp.blogspot.com/-WpSDRM6rhHc/TvDMLBo71-I/AAAAAAAAAKk/R12SIve1FPA/s200/268746_1722333591729_1640022046_1243393_6281981_n.jpg" width="142" style=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah lagu dari Kla yang digawangi oleh Katon dkk ini mengingatkan aku untuk pulang ke kota Bantul, Mbantul lebih tepatnya, sebuah kota kecil bagian dari Provinsi Yogyakarta, kangen simbok, simbah, dek kiki, dek ami, dan semua penghuni rumah jalan urip sumuharjo no 2 badegan bantul. ga kerasa udah 2 tahun lebih sedikit saya menghabiskan sepersepuluh usia saya saat ini di kota kembang untuk menuntut ilmu, sebuah kewajiban seorang mahasiswa yang ingin memperbaiki kebobrokan pendidikan dengan terus mencari ilmu dan mencari ilmu. Bukan diczri sih sebenarnya, lebih tepatnya dibaca dan diamalkan. Ga kerasa waktu pun sudah menjelang pagi, ditemani dengan lampu belajar dan streaming swaragama fm kuhabiskan waktuku untuk menulis uneg - uneg hari ini, ditemani lagu barat yang saya tidak tahu judulnya apa saya pun hanya bisa terus menulis dan menulis tentang rasa homesick yang terus memuncak untuk pulang. Bang Toyibkah aku? alhamdulillah bukan, hehe karena insya allah saya masih pulang ke kota kelahiran yang penuh ukiran kenangan muda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulang ke kotamu itulah uneg - unegku hari ini, pengen rasanya bersantai sejenak dari tugas tugas yang menghampiri silih berganti, keep going on boy, jangan pernah mengeluh dan menyerah atas apa yang terjadi pada dirimu hari ini, karena itulah yang membuat kita kuat, karena itulah yang Allah berikan kepada kita sebagai bentuk ujian kapasitas diri, alhamdulillah setidaknya ini menjadi nasihat bagi diri kita sendiri, sebenernya ane pengen share tentang nasihat yang ane dapet dari temen ane bro, intinya satu kita harus sadar diri, inilah yang membuat hati kecil ane jadi pengen pulang ke rumah, sebuah perasaan yang hebat tanpa tergerus arus perubahan, sadar diri siapa kita, apa kita, darimana kita, tujuan kita, all things about us, sadar diri, tanggungan yang kita miliki, perasaan untuk berbagai, kesederhanaan, super pokoknya sebuah rasa senang yang tidak bisa diungkapkan oleh kata - kata, bagaimana kita menyadari who am I ?karena menyadari diri kita sendiri itu ga mudah lho?makanya pulang deh ke kotamu, hehe karena umur seusia kita 18-22 tahun itu adalah usia dimana kita mencari jati diri siapakah kita sebenarnya,nah pren so kadang - kadang kita pengen jadi kayak orang lain yang menonjol dianatara kita, tapi we have a different goal, so be yourself and face the world, hahahaha sok bijak, intinya satu kalimat Al - Quran yang selalu ane suka yaitu "Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui."[Surah Al-Baqarah ayat 216].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nah guys daritadi malah ngomongin yang ga jelas dan bahkan tidak mencerminkan dengan apa yang sesuai dengan judul di atas, yawdalah ya gpp, hahaha so boys buat kalian yang sudah siap - siap pulang, yuk liburan yuk, hilangkan stres dan kegalauanmu dan mohonkanlah kepada Allah semoga kita selalu berada dalam lindunganNYa, aamiin, let's give the best and face the world, semangat yok semangat, jangan lupa selalu bersyukur ya :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7114708561201753739-5321847802008900210?l=arifpanduwinata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/feeds/5321847802008900210/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7114708561201753739&amp;postID=5321847802008900210' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/5321847802008900210'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/5321847802008900210'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/2011/12/pulang-ke-kotamu.html' title='Pulang ke Kotamu'/><author><name>arif pandu</name><uri>https://profiles.google.com/112277295145507027426</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-zZG55FrHqUc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJo/TFK4Nw8jRNg/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-WpSDRM6rhHc/TvDMLBo71-I/AAAAAAAAAKk/R12SIve1FPA/s72-c/268746_1722333591729_1640022046_1243393_6281981_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7114708561201753739.post-7681627217952733753</id><published>2011-12-09T11:45:00.000-08:00</published><updated>2011-12-09T11:45:51.136-08:00</updated><title type='text'>Kisah Kasih Ayah</title><content type='html'>well sebuah cerita yang menurut saya sangat bagus untuk dishare, nice story sebuah cerita dari  Ade Yohanda Fajri Ade, semoga menjadi renungan keinsafan bagi saya selaku anak dan saya sebagai calon seorang ayah kelak, jadi merasa tersindir deh :D&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Aku berdiri tak tenang di depan gerbang sekolah. Sudah lebih dari 1 jam aku menunggu dan tahu-tahu kesabaranku sudah mencapai ubun-ubun saja. Ayah lagi-lagi membatalkan janji sepihak begini. Tadi pagi sebelum aku berangkat sekolah Ayah menulis pesan untukku yang ditempelkan di depan pintu bahwa Ayah akan menjemputku sepulang sekolah lalu kami akan menghabiskan hari berdua untuk merayakan ulang tahunku yang ke enam belas hari ini. Tampaknya semua akan cukup indah hari ini meski aku tidak mendapati ucapan selamat ulang tahun dan kecupan manis Ayah tepat tengah malam tadi atau sekedar kue ulang tahun yang bertatahkan lilin yang menyala. Bagiku janji menghabiskan waktu berdua sudah lebih dari sekedar kado indah dari Ayah yang hampir sejak 3 bulan ini tak pernah punya waktu untukku.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ayah selalu berangkat ke kantor sebelum aku bangun dan pulang setelah aku tertidur lelap. Otomatis aku tidak pernah mengoborol dengannya. Meski sekarang sudah ada tekhnologi dan Ayah memfasilitasiku dengan semua itu, tetap saja jarak diantara kami makin menganga hari demi hari.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Drrrt..drrrt.. handphoneku bergetar. Ada panggilan masuk dari Ayah, segera kuangkat.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;“Sayang, Maafkan Ayah, Ayah nggak..”.Klik. aku memutuskan sambungan telepon itu. Aku sudah tahu sekuelnya. Daripada mendengar langsung dari Ayah membuatku semakin lara lebih baik aku matikan telepon itu. Ini seperti saat Ayah berjanji akan mengambilkan raportku namun ternyata Ayah tidak bisa karena ada janji dengan klien yang mendadak. Sontak emosiku meledak, merasa aku tak lagi punya harga di mata Ayah. Merasa aku tak punya arti buat Ayah. Untung kala itu ada Tante Linda, mama Ical,mama pacarku. Tante Linda berbaik hati mengambilkan raportku dan untungnya wali kelasku menyutujuinya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kali ini aku sudah tidak bisa lagi menahan emosi. Aku menelpon Ical, meminta diantar pulang ke rumah, tidak kemana-mana. Aku hanya ingin pulang dan sendiri saja. Ical manut, jadilah aku sampai dirumah 30 menit kemudian.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;“Nad, kalo ada apa-apa kamu harus ngasih tahu aku ya?”, Ical berharap cemas, seolah aku ini hendak bunuh diri saja. Aku tersenyum tipis dan mengangguk.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;“Kalau kamu butuh cerita,aku siap kapan aja,” Ical sibuk menawarkan bantuan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;“Makasih sayang, makasih banget. Aku cuma butuh sendiri sekarang”.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;“Ini hari ulang tahun kamu, seharusnya kamu nggak melewatkannya dengan cara begini”. Aku tersenyum getir dan melangkah masuk kerumah.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sesampainya dikamar, aku mengambil album foto keluargaku. Masih ada Ibu yang menggendongku, Ayah yang mengajariku bersepeda dan kami bertiga yang belajar berenang bersama-sama sebab sama-sama tidak bisa. Ada juga fotoku sedang mengangkat piala tinggi setelah memenangkan pertandingan catur saat berusia 10 tahun. Ayah mengangkatku tinggi-tinggi dan ibu tersenyum manis sekali.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sayang sekali kebersamaan itu luntur, sejak Ibu meninggal 3 bulan yang lalu. Tahu-tahu Ayah menjadi sangat sibuk dan tak punya waktu. Sekedar makan malam bersama atau mengantarkanku ke sekolah tak lagi sempat. Aku malah lebih banyak menghabiskan waktu dengan Ical. Dan Ayah? Tenggelam dalam dunianya sendiri seolah aku tak ada lagi..&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Aku sudah memutuskan untuk menulis surat saja buat Ayah. Kupikir itu lebih baik dan Ayah bisa membaca sesempatnya. Surat yang mengabarkan aku sudah lelah merasa sendiri dan tak dianggap penting atau bahkan mungkin dianggap ada. Jadi begini bunyi suratku..&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Untuk AYAH&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Terima kasih Ayah, Ayah selalu pulang setelah waktu makan malam usai sehingga aku bisa makan tanpa peraturan yang kaku&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Terima kasih Ayah, Ayah terus mengganti perhatian dengan uang sehingga aku kelelahan mengahabiskannya sendirian&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Terima kasih Ayah, Ayah tak pernah menjemputku atau mengantarkanku sehingga aku punya lebih banyak waktu dengan Ical&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Terima kasih Ayah, Ayah tak lagi menemamiku main catur di sore hari sehingga aku bisa berkeliaran sesukaku&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Terima kasih Ayah, Ayah tak lagi sempat mengambil raportku sehingga aku tak perlu melihat kebanggaan yang mengharu biru&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Terima kasih Ayah, Ayah sudah melupakan hari ulang tahunku sehingga aku tidak perlu menutup mata untuk membuat permintaan sesaat sebelum meniup lilin&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Maaf., aku tidak pernah mengerti dunia Ayah&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Maaf, aku terlalu banyak menuntut waktu Ayah&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Maaf, aku selalu saja tak peduli dengan apa yang terjadi pada Ayah&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Maaf, aku tak lagi pernah bercerita tentang duniaku kepada Ayah&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Maaf, aku tak lagi memberi dekapan hangat dan ucapan selamat pagi sebelum memulai hari&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Maaf, aku membebani hidup Ayah&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Maaf, aku menjadi anak Ayah yang membuat Ayah tak bahagia&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Maaf, aku tak lagi bisa merasakan cinta dalam keluarga kita&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Maaf, aku terlalu menuntut banyak maaf sedang aku tak bisa memberi apa-apa&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;-NADIA-&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pada baris terakhir dimana namaku berada, air mataku menetes lembut. Aku terlalu lelah sekarang untuk menahan air mata. Aku tidak lagi percaya aku masih punya keluarga. Aku lelah.. aku kehilangan arah..&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tepat pukul 11 malam aku terbangun, ternyata menangis menguras air mata dan aku kelelahan karenanya. Tahu-tahu aku sudah terbangun saja. Namun ada yang aneh, surat yang kutulis untuk Ayah tidak lagi disebelahku. Ada secarik kertas lain yang ditujukan untukku.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Untuk Nadia, malaikat kecil Ayah yang beranjak dewasa&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Maaf, Ayah tak pernah lagi menemanimu makan malam atau sekedar main catur di sore hari. Ayah tahu nak, Ayah telah terlalu jauh mengabaikanmu. Tapi bagaimanapun juga sekarang Ayah sendiri. Sendiri mengurus kantor dan usaha perkebunan bunga yang dulu sempat dikelola ibu. Sendiri juga Ayah harus mengatur diri. Sendiri membesarkanmu dan pada yang terakhir ini ternyata Ayah gagal. Ayah tak pernah mau berterus terang kepadamu, kepada permintaan terakhir ibumu, bahwa kaulah yang mengurus perkebunan bunga itu, Ayah pikir kau masih terlalu kecil untuk mendapat beban seberat itu. Ayah takut masa remajamu akan lewat tanpa kau sempat menikmatinya. Ayah takut mengatakan hal ini kepadamu, takut kalau Ayah menyebut Ibu dukamu akan kembali hadir dan Ayah tak sanggup melihatmu menangis karena jauh dalam hati Ayah, Ayah akan lebih dari sekedar menangis. Ayah selalu tak tahan melihatmu bersedih, Nak. Maaf Ayah tak memberitahumu sehingga justru Ayahlah yang membuatmu merasa bersedih atas kesepian yang Ayah ciptakan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Maaf Ayah tak pernah memberitahumu betapa Ayah sangat khawatir kau bergaul dengan tidak benar, berkawan dengan orang yang salah. Tapi ternyata kau memilih Ical masuk dalam hidupmu dan Ayah selalu yakin dengan pilihanmu. Meski Ayah sangat khawatir Ayah rasa Ayah tidak perlu mengatkannya kepadamu karena Ayah pikir itu hanya akan membuatmu merasa terbelenggu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Maaf Ayah tak pernah memberitahumu, setiap malam Ayah selalu masuk kamarmu dan tidur disebelah ranjang diatas karpet merah itu. Ayah selalu menciummu keningmu diam-diam dan menatap senyummu yang damai dalam tidur. Itu membuat Ayah lebih kuat untuk menjalani eok hari. Hanya kamu yang memberi Ayah kekuatan. Hanya senyummu yang membuat Ayah bertahan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Maaf Ayah membuatmu menutup telepon siang tadi. Ayah ingin berkata sebenarnya. Ayah ada di makam Ibu. Mengabarkan kepadanya tentang kau yang terus membuat kami bangga dengan prestasi dan tumbuh menjadi gadis manis yang sungguh cantik. Ayah juga bercerita kepada Ibu betapa Ayah sangat bangga kau tetap menjadi juara pertama di sekolah meski Ibu tidak ada lagi. Ayah menceritakan semuanya Nak. Ayah pikir Ibu juga harus berbahagia di ulang tahunmu ini. Tapi Ayah justru membuatmu kecewa dengan tidak menngatakannya. Entah mengapa sekarang Ayah terlalu takut berkata apa-apa. Takut Ayah akan terlalu sering mengucapkan nama Ibumu dan kau akan merindukannya dan merasa tersiksa. Dan disinilah kesalahan Ayah. Ayah tak lagi pernah berbicara kepadamu. Ayah tak pernah lagi mengatakan betapa Ayah sangat menyayangimu dan bangga padamu. Ayah terlalu takut membagi beban tentang kesedihan ditinggal Ibu. Ayah terlalu sibuk mencintaimu tapi tak pernah membuktikannya dihadapanmu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Maaf Ayah terus membiarkanmu sendiri, maaf Ayah terlalu sering membuatmu kecewa. Maaf Ayah menyayangimu tapi kau tak lagi tahu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sayang, disebelahmu Ayah meletakkan kue ulang tahunmu. Entah apakah sekarang lilinnya masih menyala atau tidak. Jika masih dan kau menginginkan Ayah menemanimu untuk meniupnya, turunlah. Ayah menunggumu didepan gerbang. Tapi jika sudah lewat tengah malam dan kau tak juga turun, Ayah mengerti. Memang Ayah terlalu banyak bersalah dan lebih baik kau sendiri. Ayah mengerti dan Ayah akan membiarkan kau melakukannya sendiri.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;-Ayah-&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sampai pada titik terakhir, surat itu sudh basah oleh air mataku. Aku segera berlari keluar membawa kue ulangtahunku yang sudah dingin. Ternyata Ayah sudah menungguku sejak tadi dan teteap terjaga.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;“Ayah..”,aku berkata pelan. Ayah tersenyum menatapku. Segera aku berlari memeluknya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;“Ayah menyayangimu tapi Ayah tak memberitahumu. Maaf.”&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;“Aku yang bodoh, tak pernah merasakannya.”&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dan kami pun tenggelam dalam tangis disaksikan oleh kue ulang tahun yang membeku.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Nb: kadangkala ego kita yg menjauhkan diri kita untuk salaing menyayangi.....semoga ALLAH SWT beri yg terbaik buat kita sekeluarga&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7114708561201753739-7681627217952733753?l=arifpanduwinata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/feeds/7681627217952733753/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7114708561201753739&amp;postID=7681627217952733753' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/7681627217952733753'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/7681627217952733753'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/2011/12/kisah-kasih-ayah.html' title='Kisah Kasih Ayah'/><author><name>arif pandu</name><uri>https://profiles.google.com/112277295145507027426</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-zZG55FrHqUc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJo/TFK4Nw8jRNg/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7114708561201753739.post-7424684822140701195</id><published>2011-12-01T06:37:00.001-08:00</published><updated>2011-12-01T06:41:15.980-08:00</updated><title type='text'>Aku Capek</title><content type='html'>hahahaha puisi - puisi jaman SMA, ternyata filenya masih ada, puisi jaman - jaman galaunya UAN melanda, hahaha mungkin aku agak sedikit berbakat kayaknya, sebuah puisi lama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku capek..&lt;br /&gt;seharian bergelut dengan waktu…&lt;br /&gt;bosan….&lt;br /&gt;Lelah dan tak menentu…&lt;br /&gt;Aku tak mengerti mengapa hidup ini begitu abstrak….&lt;br /&gt;Tak berujung dan tak menentu….&lt;br /&gt;Mau jadi apa aku nanti….&lt;br /&gt;Konstan dan statik seperti  ini….&lt;br /&gt;Diam bagaikan patung yang membisu…..&lt;br /&gt;Mengeluh dan mengeluh…&lt;br /&gt;Oleh rasa malas dan kantuk yang semakin membabi buta…&lt;br /&gt;Mereka menguasaiku…&lt;br /&gt;Begitu puas tawanya begitu aku tunduk…&lt;br /&gt;Hari ini menjadi saksi bisu kekalahanku…&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;     &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalah dan kalah….&lt;br /&gt;Masihkah aku bisa terbangun….&lt;br /&gt;Menatap masa – masa gemilang…&lt;br /&gt;Masa yang memperkenankan aku untuk hidup dua kali…..&lt;br /&gt;Nikmat rasanya….&lt;br /&gt;Masa itu……&lt;br /&gt;Masa – masa kejayaan seorang pejuang….&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7114708561201753739-7424684822140701195?l=arifpanduwinata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/feeds/7424684822140701195/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7114708561201753739&amp;postID=7424684822140701195' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/7424684822140701195'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/7424684822140701195'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/2011/12/aku-capek_157.html' title='Aku Capek'/><author><name>arif pandu</name><uri>https://profiles.google.com/112277295145507027426</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-zZG55FrHqUc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJo/TFK4Nw8jRNg/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7114708561201753739.post-2127230167168333760</id><published>2011-10-21T11:53:00.001-07:00</published><updated>2011-10-21T11:55:35.880-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My story'/><title type='text'>Terinspirasi dari lagu Bondan Hidup Berawal dari Mimpi</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 14px;"&gt;Yo' kujelang matahari dengan segelas teh panas&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt; &lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Di pagi ini ku bebas, karna nggak ada kelas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Di ruang mata ini kamar ini srasa luas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Letih dan lelah juga, lambat lambat terkuras&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Teh sudah habis, kerongkongan ku pun puas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Mulai ku tulis semua kehidupan di kertas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Hari hari yang keras, kisah cinta yang pedas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Perasaan yang was was, dan gerakku yang terbatas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Tinta yang keluar dari dalam pena&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Berirama dengan apa yang kurasa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Dalam hati ini ingin kuubah semua&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Kehidupan monoton penuh luka putus asa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Chorus:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Tinggalkanlah gengsi, hidup berawal dari mimpi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Gantungkan yang tinggi, agar semua terjadi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Rasakan semua, peduli 'tuk ironi tragedi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Senang bahagia, hingga kelak kau mati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Yo' yo' dunia memang tak selebar daun kelor&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Akal dan pikiran ku pun tak selamanya kotor&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Membuka mata hati demi sebuah cita-cita&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Mlangkah pasti, pena dan tinta berbicara&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Tetapkan pilihan tuk satu kemungkinan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Sbagai bintang hiburan, dan terus melayang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Tak heran ragaku, terbalut lebel mewah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Cerminan seorang raja dalam crita Cinderella&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Ini bukan mimpi atau halusinasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Sebuah anugerah yang akan ku nikmati nanti&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Hasil kerja keras ku terbayarkan lunas.. tuntas..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Melakoni jati diri sampe puas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Chorus:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Tinggalkanlah gengsi, hidup berawal dari mimpi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Gantungkan yang tinggi, agar semua terjadi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Rasakan semua, peduli 'tuk ironi tragedi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Senang bahagia, hingga kelak kau mati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Akh.. jack.. one two yo'&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Jalan sedikit tersungkur terjungkir terbalik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Mlangkah menuju titik, lakukan yang terbaik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Ku ketatkan tekad dan niat agar melesat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Sperti rudal squad, mimpiku kan kudapat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Mencari tepuk tangan atas karya keringatku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Bukan satu yang ingin aku tuju&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Naik ke'atas pentas, agar orang puas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Dapat applause, cek atau pun uang kertas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Yo' cari sensasi ataupun kontroversi "uh-oh"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Bukan caraku agar hidupku rekonstruksi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Dari mimpi semua hal dapat terjadi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Maka lemparkan sayap dan terbanglah yang tinggi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Chorus:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Tinggalkanlah gengsi, hidup berawal dari mimpi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Gantungkan yang tinggi, agar semua terjadi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Rasakan semua, peduli 'tuk ironi tragedi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Senang bahagia, hingga kelak kau mati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Tinggalkanlah gengsi, hidup berawal dari mimpi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Gantungkan yang tinggi, agar semua terjadi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Rasakan semua, peduli 'tuk ironi tragedi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Senang bahagia, hingga kelak kau mati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Tinggalkanlah gengsi, hidup berawal dari mimpi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Gantungkan yang tinggi, agar semua terjadi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Rasakan semua, peduli 'tuk ironi tragedi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Senang bahagia, hingga kelak kau mati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Agar semua terjadi, hingga kelak kau mati..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;Agar semua terjadi, hingga kelak kau mati..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="background-attachment: initial; background-clip: initial; background-color: white; background-image: initial; background-origin: initial; background-position: initial initial; background-repeat: initial initial;"&gt;&lt;span class="apple-style-span" style="color: #555555; font-family: Arial, sans-serif; font-size: 10pt; line-height: 115%;"&gt;source&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://lirik.kapanlagi.com/artis/bondan_prakoso/hidup_berawal_dari_mimpi"&gt;http://lirik.kapanlagi.com/artis/bondan_prakoso/hidup_berawal_dari_mimpi&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7114708561201753739-2127230167168333760?l=arifpanduwinata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/feeds/2127230167168333760/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7114708561201753739&amp;postID=2127230167168333760' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/2127230167168333760'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/2127230167168333760'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/2011/10/terinspirasi-dari-lagu-bondan-hidup.html' title='Terinspirasi dari lagu Bondan Hidup Berawal dari Mimpi'/><author><name>arif pandu</name><uri>https://profiles.google.com/112277295145507027426</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-zZG55FrHqUc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJo/TFK4Nw8jRNg/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7114708561201753739.post-7750156083004576173</id><published>2011-09-08T09:51:00.000-07:00</published><updated>2011-10-21T11:55:56.324-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lainnya'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My inspiring'/><title type='text'>Menuju Komunitas Asean 2015</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-u1kEvEMV2EQ/TmjycrTCexI/AAAAAAAAAIA/DiKJkYfh-aM/s1600/ASEAN-Emblem.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://2.bp.blogspot.com/-u1kEvEMV2EQ/TmjycrTCexI/AAAAAAAAAIA/DiKJkYfh-aM/s200/ASEAN-Emblem.png" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Hai guys, dah pada update belum nih tentang yang namanya &lt;a href="http://aseanblogger.com/"&gt;komunitas Asean 2015&lt;/a&gt; ( &lt;a href="http://aseanblogger.com/"&gt;Asean Blogger &lt;/a&gt;)? dah pada kenal belum? Ato lupa lupa inget pas jaman SD kelas 4 ? Mungkin pernah dengar dari bapak atau  ibu guru pas lagi mengajar pelajaran IPS ? alhamdulillah banget ya masih pada inget ( syahrini mode on ) :-D, bagi para facebookers mania maupun twitters biasanya update nih yang beginian, update status maksudnya, hehe. Santai saja komunitas Asean 2015 Insya allah komunitas baik baik dan bermanfaat kok bagi kita semua, menyimak sejarah dulu Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (PERBARA) atau lebih populer dengan sebutan Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) merupakan sebuah organisasi geo-politik dan ekonomi dari negara-negara di kawasan Asia Tenggara, yang didirikan di Bangkok, 8 Agustus 1967 melalui Deklarasi Bangkok oleh Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand. Organisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial, dan pengembangan kebudayaan negara-negara anggotanya, serta memajukan perdamaian di tingkat regionalnya.  Negara Asean terdiri 10 negara yaitu, Indonesia, Malaysa, Singapura, Thailand, Filipina, Laos, Brunei Darussalam, Kamboja, Vietnam, dan Myanmar.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nah dari situ sudah timbul pertanyaan dari temen – temen, kenapa komunitas Asean ada serinya 2015 ? dan kenapa harus 2015 ? hehe sante bos ini bukan tipe / seri merk HP ( handphone ) kok atau nomor undian berhadiah sepeda motor, hehe. Kenapa tahun 2015 karena sudah disepakati oleh para bos bos Asean karena mengingat pentingnya Komunitas ASEAN yang sebelumnya pernah diwacanakan pada ASEAN Leaders on The 30th Anniversary of ASEAN  dan ditegaskan kembali pada ASEAN Summit ke-9 tahun 2003 , waktu itu saya masih kecil jadi ga bisa ikutan, hehehe maka pada ASEAN Summit ke-12 pada bulan Januari 2007, terdapat kesepakatan bersama bahwa Komunitas ASEAN sebaiknya dipercepat pada tahun 2015. Komunitas ASEAN 2015 resmi disepakati pada Deklarasi Cebu tanggal 13 Januari 2007 di Cebu, Filipina.  Tapi dari penjelasan seperti ini kita tidak mempunyai gambaran yang jelas seperti apakah komunitas Asean 2015 itu ? Teori sih oke, tapi kita perlu benar – benar paham agar dapat ikut berpartisipasi dalam komunitas Asean 2015. Komunitas adalah sebuah kelompok sosial, dimana individu-individu di dalamnya dapat memiliki maksud, kepercayaan, sumber daya, preferensi, kebutuhan, risiko dan sejumlah kondisi lain yang serupa.   Sedangkan Asean adalah negara yang berada di daerah Asia Tenggara. Jadi dalam bahasa gaul komunitas Asean adalah tempat nongkrong ke-10 negara tersebut yaitu Indonesia, Malaysa, Singapura, Thailand, Filipina, Laos, Brunei Darussalam, Kamboja, Vietnam, dan Myanmar.  Menurut saya komunitas Asean 2015 seperti satu pohon yang memiliki banyak ranting dan dedaunan yang lebat, kenapa seperti itu ? karena satu pohon itu akan berdiri tegak dengan ditopang dengan akar yang kuat, kenapa tidak dua pohon atau tiga pohon dan lain sebagainya, karena satu pohon ini diibaratkan dengan Visi Asean, kita satu pohon, satu visi, satu identitas, satu komunitas, dan ranting atau batang dalam tersebut adalah negara negara Asean yang dalam ranting tersebut akan tumbuh dedaunan, dedaunan yang awalnya kecil akan tumbuh lebat dan akan sampai ke ranting – ranting yang lain. Untuk lebih jelasnya saya gambarkan melalui ilustrasi berikut.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-8Nn8CTNevO0/TmjwqEb7VoI/AAAAAAAAAH8/GG0E2Zhzsqg/s1600/new+asean.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://4.bp.blogspot.com/-8Nn8CTNevO0/TmjwqEb7VoI/AAAAAAAAAH8/GG0E2Zhzsqg/s320/new+asean.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Gambar pohon Asean &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Hal inilah yang diharapkan dari komunitas Asean kita menjadi satu dalam dedaunan yang lebat, kita bisa saling mengunjungi trans negara saja tanpa menggunakan visa, tinggal menyeberang seperti jembatan ajaib yang menghubungkan satu negara dengan negara lain, saling berkomunikasi satu sama lain, belanja, menikmati hiburan dan wisata kuliner, pertahanan keamanan, pertumbuhan ekonomi dan budaya antar negara, pariwisata dalam maupun luar negeri, pertukaran pelajar antar SMA, Universitas dan masih banyak lagi yang bisa kita lakukan. Banyak sekali keuntungan yang kita dapatkan. Mungkin teman – teman mulai akan terbayang seperti apa sih komunitas Asean 2015 tersebut, bisa kita saksikan melalui video di bawah ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;iframe allowfullscreen="" frameborder="0" height="345" src="http://www.youtube.com/embed/aiQhqN-NdQc" width="420"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br /&gt;Nah udah lihat kan videonya ? keren banget yah &lt;a href="http://aseanblogger.com/"&gt;komunitas Asean 2015 &lt;/a&gt;&lt;/span&gt;( &lt;a href="http://aseanblogger.com/"&gt;Asean Blogger &lt;/a&gt;)&lt;span class="fullpost"&gt;, alhamdulillah banget yah ( mode syahrini lagi ), :D, bukan berarti saya penggemar syahrini lho, just ice breaking biar temen – temen blogger baca terus artikel saya ini ( halah alasan ) :D, di video itu dicantumin kan kita bisa menuju komunitas Asean 2015 yang madani melalui 3 gerbang, gerbang yang pertama yaitu :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;1. Peace&lt;br /&gt;Bener banget perdamaian ini bisa menjadi harapan kita dan sekaligus tantangan bagi kita anggota Komunitas Asean 2015, harapannya kita bisa bersatu padu dalam bidang pertahanan dan keamanan sosial antar negara sesama Asia Tenggara, mulai dari penjahat ikan teri sampe ikan kakap bahkan penjahat ikan yang paling gede dijual di pasar ikan pun bisa kita atasi karena kita bersatu padu untuk mengamankan zona Asia Tenggara, tak ada yang namanya teroris, walaupun dulu pernah ada Dr Azhari Cs, kitapun merasa terbantu, hal ini yang kita harapkan dari komunitas ini, jadi apabila ada koruptor dari negara kita atau dari negara lain akan sangat mudah untuk melacaknya, contohnya apabila Koruptor X BBM-an dari negara Singapore, atau bandar narkoba internasional, insya allah dengan kekompakan kita bersama koruptor dan bandar narkoba ini akan bisa kita tangkap. Dan seharusnya kita tidak berseteru dengan negara – negara lain apalagi dengan negara sebelah, jangan sampai harga diri bangsa menjadi terinjak – terinjak, perlu adanya peraturan yang jelas agar kedamaian ini tercipta, peraturangan bukan untuk dilanggar, semoga ini menjadi perbaikan kita sebagai warga komunitas Asean 2015. Tantangan ini berawal dari diri kita sendiri sebagai warga negara apakah sudah siap dalam menerima perubahan untuk menjadi bagian dari komunitas Asean, tentunya para tentara dan pasukan keamanan kita harus mempunyai satu level yang sama atau memiliki suatu standar tertentu untuk dijadikan tolak ukur negara komunitas Asean, misalnya di negara Malaysa hukuman mati bagi pengedar narkoba, sedangkan di Indonesia atau di negara lain hukuman penjara beberapa bulan, nah mending ngedarin narkoba dimana hayo temen – temen blogger ? Harapannya sudah tidak ada lagi lah kasus suap hakim, jaksa, korupsi, dan teman – temannya tersebut di halaman depan surat kabar negara – negara Asean karena kita mempunyai suatu standar hukum dan keamanan yang disepakati bersama, kalau melanggar apa ga malu tuh ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;2. Prosperity&lt;br /&gt;Peluangnya sangat banyak sekali di bidang Prosperity ini kitapun dapat mengalami suatu pasar bebas dimana akan terjadinya pertumbuhan ekonomi yang sangat kuat di komunitas negara Asean, hal ini tercermin dalam film Boboho Ten Brother, “ Apabila kamu hanya sendirian itu seperti satu lidi yang mudah dipatahkan, sedangkan apabila kamu mempunyai banyak lidi kamu sulit dipatahkan.” Hal inilah yang dimaksud dalam komunitas Asean kita perlu kerjasama, apalah artinya negara tersebut sukses tetapi negara tetangganya miskin. Percuma coy. Peluang yang lain adalah Terbukanya lapangan kerja dan peluang untuk bekerja di negara Asean. Teknologi yang berkembang, sarana dan prasarana pembangunan pelabuhan, pembangunan infrastruktut dan transportasi lintas negara, maka akan banyak investor – investor yang berdatangan ke negara Asean, contohnya yang baru – baru ini adalah perusahaan Hongkong yang menemukan emas di Sumatera Utara, bisnis pun akan berkembang pesat, tetapi yang dikhwatirkan disini bukan hambatan yang akan kita lalui tetapi sebuah tantangan optimisme bahwa kita akan berkembang menjadi negara maju, mau tidak mau kita harus mempunyai satuan mata uang baru untuk negara komunitas Asean, contohnya seperti di Uni Eropa yang menggunakan euro sebagai mata uang. Dengan dibukanya pasar bebas maka bisnis pun akan bersaing lebih ketat, arus pinjaman dan pertukaran uang akan meningkat, kemungkinan suku bunga akan naik, dan akan ada pertumbuhan ekonomi makro maupun mikro.  Harapannya kita akan menjadi negara maju yang berkembang dengan kekuatan ekonomi yang stabil di bawah &lt;a href="http://aseanblogger.com/"&gt;komunitas Asean 2015&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://aseanblogger.com/"&gt;( &lt;/a&gt;&lt;a href="http://aseanblogger.com/"&gt;Asean Blogger &lt;/a&gt;)&lt;span class="fullpost"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;3. People&lt;br /&gt;Inilah hal yang paling penting dari semua peluang dan tantangan Asean 2015, people, masyarakat itu sendiri, kita harus bekerjasama karena kita akan menikmati hasilnya bersama, peluangnya sangat banyak sekali yang akan kita dapatkan, kita akan saling tolong menolong dalam bidang kesehatan, saling sharing idea masalah energi, menjaga dan melestarikan lingkungan sekitar karena ini adalah investasi bersama untuk anak dan cucu kita ke depannya, kita harus open minded and looking forward orientation, punya tujuan yang jelas bahwa komunitas Asean ini adalah milik kita bersama. Peluang kerja, peluang sekolah, pertukaran pelajar, pertukaran budaya warisan nenek moyang yang akan kita nikmati bersama ini adalah investasi paling mahal bagi anak cucu kita. Tantangannya adalah kita harus bisa multi bahasa untuk menjadi bagian dari mereka, satu dalam kekeluargaan ikatan komunitas Asean 2015. Semoga kita mempunyai bahasa gaul anak – anak Asean, hehehe.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Peran yang harusnya dilakukan Komunitas ASEAN Blogger (ASEAN Blogger Community)  dalam menunjang keberhasilan Komunitas ASEAN 2015 ada 3 tahap yang saya ambil dari bukunya Stephen R Covey yang judulnya THE 7 HABITS OF HIGHLY EFFECTIVE PEOPLE,  maaf ya bos ane copas bukunya bagian – bagian tertentu, hehe :D&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;1. Think win win&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjadi yang terbaik kita harus berpikir menang – menang, hal tersebut yang harusnya dilakukan Komunitas ASEAN Blogger (ASEAN Blogger Community), kita harus sharing idea dengan negara lain, sudah cukup baik sebenarnya usaha yang temen – temen lakukan sekarang, kadang kita berpikiran we’re the best, tapi kenapa kita ga berpikiran oke all of them is the best, jadi kita buat suatu komunitas di setiap negara yang terintegrasi dalam suatu wadah yang dikemas dalam stasiun televisi, dimana bukan hanya berita tetapi juga diisi kabar – kabar, tempat wisata kuliner, pasar gadget murah sehingga menarik wisatawan lain untuk lebih mencari situs ini dan menontonnya, apalagi kita berpikir menang – menang tak ada yang rugi karena ini akan menjadi pasar bebas yang akan kita nikmati bersama, dan sayapun suka barang murah. Jadi kita para blogger harus lebih sering bertemu dengan para government di setiap negera, pak bos maksud kita baik, kita think win win yuk karena kita serius mengadakan acara komunitas ini, karena tak dapat dipungkiri kita butuh bantuan dari pemerintah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;2. Seek First to Understand and Then to be Understood&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ini harusnya dilakukan Komunitas ASEAN Blogger (ASEAN Blogger Community)  yaitu intinya permintaan pasar apa sih sebenarnya ? mungkin sudah cukup gaul dengan menggandeng twitter dan facebook sebagai media jejaring sosial, tetapi yang kita butuhkan adalah kita ingin berkomunikasi, kita ingin chatting dengan bahasa Inggris, bahasa Internasional, apabila bisa disediakan fasilitas chatting layanan antar negara Asean  di dalam websitenya itu jauh lebih bagus, kita belajar berkomunikasi saling tukar bahasa, apalagi dengan tambahan animasi super lucu dan seru, kita punya icon si Unyil dan Upin Ipin, mereka banyak disukai anak – anak, bahkan dijual gambar mereka di pasar untuk background baju atau kaos, apa maunya dia kita turuti dah selama itu masih positif, lanjut pokoknya, kemudian yang saya inginkan adalah kapan saya bisa mendapat tiket promo yang murah ke negara tetangga, atau informasi – informasi backpackers yang mungkin ada di komunitas Asean, web yang baik tidak harus formal tetapi menyediakan apa yang kita minta sehingga kita tertarik untuk tahu, kita merasa betah disitu, dan tidak mau putus hubungan dengan kamu ( galau mode on ), hal hal seperti ini yang kita butuhkan, pasar gadget murah, tempat wisata murah, semuanya yang murah diselingi apa yang harus kita tahu dari negara Asean, berita politik, pertumbuhan ekonomi, karena apabila hanya disisipi teori jujur 100% saya bosan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;3. Sinergi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Hal ini yang paling penting dan wajib Komunitas ASEAN Blogger (ASEAN Blogger Community) untuk menunjang keberhasilan Komunitas ASEAN 2015, kita memang memerlukan bantuan dari beberapa pihak, para bloggers, input – inputan, sponsorship, peran mahasiswa, permerintah, dan elemen lainnya yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu, inilah kita dan kita bangga menjadi warga Komunitas Asean 2015. Semangat teman – temanku Komunitas ASEAN Blogger (ASEAN Blogger Community) kalian adalah yang terbaik.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Referensi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;1. http://id.wikipedia.org/wiki/Perhimpunan_Bangsa-bangsa_Asia_Tenggara&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;2. http://www.asean.org/19260.htm&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;3. http://id.wikipedia.org/wiki/Komunitas&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;4. http://www.asean.org/publications/RoadmapASEANCommunity.pdf&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arif Pandu Winarta&lt;br /&gt;Mahasiswa Biasa Fisika ITB&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7114708561201753739-7750156083004576173?l=arifpanduwinata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/feeds/7750156083004576173/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7114708561201753739&amp;postID=7750156083004576173' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/7750156083004576173'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/7750156083004576173'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/2011/09/menuju-komunitas-asean-2015.html' title='Menuju Komunitas Asean 2015'/><author><name>arif pandu</name><uri>https://profiles.google.com/112277295145507027426</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-zZG55FrHqUc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJo/TFK4Nw8jRNg/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-u1kEvEMV2EQ/TmjycrTCexI/AAAAAAAAAIA/DiKJkYfh-aM/s72-c/ASEAN-Emblem.png' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7114708561201753739.post-22269716283517614</id><published>2011-06-16T10:23:00.000-07:00</published><updated>2011-10-21T11:55:56.325-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My story'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My inspiring'/><title type='text'>Tanpa Amplop, Hatiku masih ada untuk 12 Peri Kecil Padalarang</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-WLcY9io1ptM/Tfo5CZodb1I/AAAAAAAAAHE/FYI8qPyAyD8/s1600/new.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://3.bp.blogspot.com/-WLcY9io1ptM/Tfo5CZodb1I/AAAAAAAAAHE/FYI8qPyAyD8/s200/new.jpg" width="182" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Oleh : Arif Pandu Winarta&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Hari itu terasa panas, terik matahari mengalun menjadi satu, hawa panas yang diiringi dengan angin lembab yang tidak dapat dilukiskan oleh rumus yang beresonansi menari dengan harmoni di pelukan fatamorgana, aku sms Abe, anak UNPAD manajemen 2007 untuk survey lokasi ke sebuah tempat yang kami kira akan mewah, service yang memuaskan, dan jamuan makan siang yang enak, lamunan kami berdua. Setelah mencari di google maps kami menemukan jalan ke arah tempat yang kami cari, Jalan Purwakarta no 95 Padalarang, Bandung. Jauhnya bukan main, apabila diukur tanpa melalui tol, di gogle jarak tempuhnya bisa mencapai 4 jam perjalanan, hati ini tak menyangka karena kami adalah anak perantauan yang jarang pergi jauh dengan waktu yang lama, setelah kami tanya tanya dengan orang yang berpengalaman, jarak tempuhnya paling dengan motor kira kira satu setengah jam lah, Mas Iman gendut salah satu anak Asrama Bumi Ganesha membantuku untuk mencari arah jalan ke Padalarang, &lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;akupun panik, batin ini rasanya mengeluh, emosi ini rasanya pudar akan sebuah tempat yang dipilih begitu jauhnya, tapi apalah guna mengeluh,tak akan merubah keadaan, yang bisa kita lakukan saat ini adalah bergerak ke depan.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; Dalam perjalanan saya pun menghapal jalan, setelah melewati Pastuer kamipun lanjut ke Gunung Batu. Mungkin teman – teman bisa melihat denah peta tersebut pada gambar berikut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-5JYC3whtxcE/Tfo5UPw6DjI/AAAAAAAAAHI/Bjl7hWEH71g/s1600/peta.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;&lt;img border="0" height="179" src="http://1.bp.blogspot.com/-5JYC3whtxcE/Tfo5UPw6DjI/AAAAAAAAAHI/Bjl7hWEH71g/s320/peta.jpg" width="320" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Setelah melalui perjalanan yang panjang dan mengikuti petunjuk teman yang ada di Bandung, kamipun mengikuti saran untuk mengikuti aangkot jurusan Cimahi – Padalarang, melewati Cimahi Mall, dan terjebak di jalur angkot, perjalanan kami seperti tanpa arah, debu dan pasir yang menari disco menemani kami di siang hari yang panas itu, sebuah kota yang sangat ramai, kami seperti sebuah bidak dalam permainan catur, sebuah satuan konstanta yang diabaikan nilainya karena terlalu kecil, banyak sekali kendaraan besar melewati jalan ini, jalan alternatif Padalarang – Bandung yang dilewati tanpa melalui jalan tol yang dipungut bayaran sebagai upah jasa, kamipun berhati hati, modal nekat dengan plat motor Yogyakarta kami lalui, melewati truk pasir dan mobil mewah yang belum bisa kami beli di usia muda, wuuuusshhh angin pun sepoi sepoi ketika kami berhadapan dengan sebuah mobil tangki Pertamina yang melewati di depan kami, dan kami tahu sedikit pun kami lengah atau kehabisan stamina taruhan kami adalah nyawa, nyawa seorang mahasiswa yang masih murah harganya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-ezadanmRcn4/Tfo6RYj9_fI/AAAAAAAAAHM/VXf31ea-pYw/s1600/14062011291.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://1.bp.blogspot.com/-ezadanmRcn4/Tfo6RYj9_fI/AAAAAAAAAHM/VXf31ea-pYw/s320/14062011291.jpg" width="320" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Kamipun melewati daerah Cimahi, Kantornya begitu megah, banyak mobil dimana – mana, fasilitas yang lengkap pun mulai membayangi di area lamunan kami berdua, wah kantornya seperti apa ya Be? Tanyaku seiring perjalanan yang tak kunjung tiada akhirnya ini, setelah bertanya 3 kali, kalo mau ke daerah Purwakarta masih terus dek, nanti ada pertigaan Pasar belok saja ke kanan, dan ikuti arah jalan. Keringat demi keringat pun bercucuran. Hari pertama survey begitu terasa melelahkan, waktu sudah mulai tidak kenal kompromi seiring jam makan siang yang sudah lewat. Akhirnya depan kami adalah pasar dan jalan searah, tetapi kagetnya bukan main di depan polisi, tetapi jalan searah itu seperti bukan jalan searah tetapi tiba – tiba menjadi jalan 2 arah yang tak beraturan arahnya, motor, delman, angkot tak ada yang mau saling mengalah, mau mengeluh dengan pihak kepolisian tapi apalah daya kayaknya sudah menjadi sistem batu yang sudah mengakar, dan hal ini sepertinya sudah lama dibiarkan bertahun tahun, dilihat dari papan peringatan yang lusuh menjadi saksi bisu atas letihnya peringatan agar saling tertib, hati ini masih merasa tidak nyaman dengan kondisi yang seperti ini, macet dan serba salah, suasana yang pas untuk menggambarkan waktu itu. Akhirnya kami melihat sebuah papan itu, sebuah papan berwarna merah menghiasi tempat kami melakukan sebuah pengabdian yang membuat 12 peri kecil ini akan cerdas di kemudian harinya.&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;Kita tak pernah tau kapan hidup kita akan berhenti. Tapi yg pasti, kita harus tau kapan kita "harus" berhenti untuk mengeluh&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-xvdthpCsYOU/Tfo7cQQVAbI/AAAAAAAAAHQ/XQ0QvVhOtHY/s1600/14062011295.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="223" src="http://4.bp.blogspot.com/-xvdthpCsYOU/Tfo7cQQVAbI/AAAAAAAAAHQ/XQ0QvVhOtHY/s320/14062011295.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apa yang kau rasakan teman ketika kau melihat ini untuk pertama kalinya? Kantor ini jauh dari kemewahan, sederhana dengan bangunan kecil dan tempat parkir motor yang kecil, setelah melihat cerita teman teman seperjuangan di 4 universitas dan tempat pelatihan yang begitu megah dengan sarana yang mewah membuat kau akan berpikir seratus delapan puluh derajat bahwa semua yang di dunia ini fana, &lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;sebuah tempat yang tak jauh dengan sebuah pasar di Padalarang ini membuat hati ini sadar dan terbuka bahwa apa yang kita bayangkan segala sesuatunya adalah tidak selalu hasilnya akan baik, kau juga harus memikirkan kondisi yang lain pula.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Saya dan Abe terdiam sejenak, dan saya bilang Be, jalan kita panjang sembari tersenyum, sebuah perjalanan melewati pusat kota dilatari background stasiun Padalarang tempo doelo dibentangi sebuah sawah, gubug gubug berdiri dan ada peminta jalan di tengah jalan untuk meminta para sumbangan bagi para dermawan. Potret kemiskinan negara yang dulunya kaya dan ingin menjelma menjadi macan Asia. Tak sampai setengah perjalanan, jalanan pun macet, puluhan motor dan mobil pun kami selami satu persatu sebuah motor hangus terbakar bertabrakan dengan mobil tangki Pertamina, motor itu habis, kamipun terdiam sejenak dan terus melaju, semoga hal ini tidak terjadi dengan kami. Setelah kejadian itu saya hanya bisa tertidur lelap, benar benar nikmat rasa tidur siang setelah sekian lama menghabiskan waktu hanya untuk menambah kapasistansi diri.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Hari Selasa adalah hari yang ditunggu, hari dimana kita akan bertemu dengan 12 peri kecil yang dinanti, jarak Padalarang Bandung pun kami tempuh hanya dengan sebuah motor, rencana demi rencana pun kita susun, modul modul itu kita buka bak diktat para mahasiswa. Kamipun melaju diantara bayang bayang kosong rasa gugup dan masih malunya kami untuk saling bertegur sapa, aliran angin ini menghantarkan kami untuk lebih cepat sampai, tikungan demi tikungan kami lalui dengan emosi batin yang meresonansi, rasa lelah yang menghampiri dan rasa kantuk yang sudah mulai mengintip di balik peraduan menggoda kami dengan genit untuk merebahkan badan, pegangan setirku pun masih stabil, debu, panas, asap, bahkan suara bising yang saling menyahut menganggu konsentrasiku, teriakan teriakan kemerdekaan sebuah sarana transportasi yang ingin sekali diservice membuat jalanan siang itu ricuh, ramai oleh mereka yang bisu menjadi saksi.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-Xjbzx-OuKUc/Tfo7o8L6HNI/AAAAAAAAAHU/cq5eLik-2bg/s1600/14062011292.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://2.bp.blogspot.com/-Xjbzx-OuKUc/Tfo7o8L6HNI/AAAAAAAAAHU/cq5eLik-2bg/s320/14062011292.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Pukul 14.15 kamipun tiba di lokasi yang sudah ditentukan, kamipun disambut hangat oleh seorang yang mewakili di daerah tersebut, dan rombongan dari RT dan RW pun datang, mereka tampak antusias sekali, gembira, akupun merasakan luapan rasa kegembiraan mereka, hore, anak – anak Padalarang akhirnya kita berjumpa, anak – anak yang masih bau kencur dan begitu polos, anak anak yang mudah terpengaruh, hati ini tersentuh melihat mereka pertama, ada yang bersih, kumal, kucel, bahkan malu – malu, yang lucu ada pula yang kembar. Bahkan ada yang rambutnya di mohawk, gaya anak trend masa kini.  Jujur tapi saya ingin sekali mengatakannya karyawan – karyawannya lucu dari gaya berkomunikasinya yang mulai panik, public speaking yang dibawah rata – rata, dan selalu salah menyebut nama Bapak Ketua RT dan sekretaris RW, akupun hanya tertawa dalam hati, parah tingkat tinggi, sebuah senyum licik dari otak – otak rendahan yang aku pikirkan, sambutan yang diberikan pihak karyawan membuatku bosan, kalo aku jadi anak kecil itu, aku pasti bilang mama, aku ingin pulang, tapi luarbiasa hal itu tidak terjadi. Mungkin anak – anak ini udah terbiasa bosannya menghadapi celetoh dan ungkapan ungkapan yang tidak harus mereka dengar di saat mereka tumbuh dan berkembang.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Kamipun saling mengenal satu sama lain, awalnya kamipun saling malu – malu. Tanpa dikawal orang tua mereka berani belajar sendiri entah hidup apa yang sudah mereka jalani, hati ini harusnya gembira tapi malah trenyuh, pasti panjang kehidupan yang mereka jalani, kamipun memulai dengan bernyanyi, satu bait lagu gasing karena hanya papan tulis kecil sekali hampir ukuran A0 yang diberikan kami, fasilitas sederhana dengan karpet dan&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt; mereka pun berebutan untuk memilih kursi paling depan, semangat belajar yang luarbiasa, anak – anak dalam belajar yang mereka pikirkan adalah bagaimana menjadi yang terbaik sedangkan saat kita dewasa masihkan kita memikirkan hal itu ?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: inherit;"&gt;Jurus – jurus penjumlahan pun kita keluarkan metode berhitung yang paling cepat, ada anak anak yang sok menghitung cepat, akupun masih take it slow, tapi luarbiasanya anak itu baru akan naik kelas 4, sok yes bukan main, persis saat aku muda dulu, satu kata yang bisa aku ungkapkan untuk mereka hebat, tak ada yang bisa menandingi semangat anak muda seperti mereka untuk terus berkembang dan menonjolkan diri, semua berjalan sesuai dengan rencana, tapi itu tidak berjalan lama, ketika aku memutari ada anak yang tidak bisa berhitung padahal udah hampir naik kelas 3, badannya besar, ia nampak sedih, hati ini nampaknya tak kuat, ternyata ia satu kelas dengan adiknya....&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;( bersambung )&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-n_6OxsMwI5U/Tfo7yyMDSbI/AAAAAAAAAHY/Xf8Q6ctVpFo/s1600/16062011305.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://2.bp.blogspot.com/-n_6OxsMwI5U/Tfo7yyMDSbI/AAAAAAAAAHY/Xf8Q6ctVpFo/s320/16062011305.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7114708561201753739-22269716283517614?l=arifpanduwinata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/feeds/22269716283517614/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7114708561201753739&amp;postID=22269716283517614' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/22269716283517614'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/22269716283517614'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/2011/06/tanpa-amplop-hatiku-masih-ada-untuk-12.html' title='Tanpa Amplop, Hatiku masih ada untuk 12 Peri Kecil Padalarang'/><author><name>arif pandu</name><uri>https://profiles.google.com/112277295145507027426</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-zZG55FrHqUc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJo/TFK4Nw8jRNg/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-WLcY9io1ptM/Tfo5CZodb1I/AAAAAAAAAHE/FYI8qPyAyD8/s72-c/new.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7114708561201753739.post-5891455061486429578</id><published>2011-04-29T07:25:00.000-07:00</published><updated>2011-06-16T10:25:53.346-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Teknologi'/><title type='text'>BRIKET SISTEM SENSOR SEBAGAI ENERGI PENGGANTI PEMBAKAR di ITB</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 150%;"&gt;Dewasa ini, semakin majunya suatu zaman semakin berkembang pula teknologinya, ITB sebagai universitas terdepan dalam pengembangan teknologi terus berinovasi dan melakukan riset bagaimana teknologi tersebut dapat digunakan dan bermanfaat bagi orang lain dengan praktis dan &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;safety&lt;/i&gt; ketika digunakan. Dengan adanya inovasi secara kontinu dan pengetahuan yang kita miliki diharapkan dapat menjawab solusi atas permasalahan yang kita hadapi saat ini.&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Masalah yang sering dihadapi sekarang ini adalah ketersedian energi yang semakin lama akan semakin habis dan lambatnya langkah untuk mencari dan mengembangkan energi alternatif. Mulai dari energi bahan bakar yang nantinya akan mengalami kelangkaan dan minimnya riset sebagai energi terbarukan dalam pengembangan energi alternatif.&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Oleh karena itu saya mencoba berinovasi untuk memanfaatkan sampah yang ada di ITB menjadi sumber energi bahan bakar pembakar atau lebih dikenal dengan nama kompor yang ada di ITB. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;Permasalahan yang saya lihat adalah di Kampus ITB ini sebagai kampus hijau, banyak daun daun berserakan yang hanya dibersihkan oleh petugas kebersihan tanpa dimanfaatkan menjadi nilai barang yang lebih bermanfaat. Gaya &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;konsumerisme &lt;/i&gt;mahasiswa yang cenderung tinggi menyebabkan sampah yang berada di ITB semakin menumpuk, dari permasalahan tersebut kita mencari solusi bagaimana kita dapat memanfaatkan sampah tersebut menjadi barang yang mempunyai nilai jual tinggi. Setelah adanya pemilahan sampah, sampah plastik atau lebih dikenal dengan sampah anorganik dapat didaur ulang menjadi barang bermanfaat contohnya adalah ember, sedangkan sampah organik bisa dijadikan pupuk kompos, selain itu sampah organik dapat juga kita jadikan briket, briket adalah &lt;strong&gt;&lt;span style="font-weight: normal; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;bahan bakar alternatif terbuat dari bahan baku sampah organik yang sudah di olah dan di harapkan menjadi bahan bakar pengganti sebagai pilihan yang dibutuhkan masyarakat&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;a href="file:///C:/Users/Arif%20Pandu/Documents/PANDU/kuliah/BRIKET%20SISTEM%20SENSOR%20SEBAGAI%20ENERGI%20PENGGANTI%20PEMBAKAR%20di%20ITB.docx#_ftn1" name="_ftnref1" style="mso-footnote-id: ftn1;" title=""&gt;&lt;span class="MsoFootnoteReference"&gt;&lt;span style="mso-special-character: footnote;"&gt;&lt;!--[if !supportFootnotes]--&gt;&lt;span class="MsoFootnoteReference"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN; mso-bidi-language: AR-SA; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;[1]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-weight: normal; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;. Cara membuat briket sangatlah mudah dan bahan baku pembuatannya &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;ready stock&lt;/i&gt; ada setiap hari bahkan jika kekurangan bahan baku, kita bisa meminta sampah organik yang ada di kebun binatang ( sebelah ITB ) untuk men&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;supply&lt;/i&gt; bahan baku yang kita butuhkan.&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Keunggulan briket yang kita gunakan sebagai bahan bakar adalah bahan bakunya yang murah dan ekonomis, panas yang tinggi dan kontinu sehingga sangat baik untuk pembakaran yang lama&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;, t&lt;strong&gt;&lt;span style="font-weight: normal; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;idak beresiko meledak/terbakar seperti kompor minyak tanah atau kompor elpiji&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;, t&lt;strong&gt;&lt;span style="font-weight: normal; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;idak mengeluarkan suara bising serta tidak berjelaga, sumber bahan baku berlimpah&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;, &lt;strong&gt;&lt;span style="font-weight: normal; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;ramah lingkungan, dan aman bagi kesehatan. Briket dapat dijadikan energi alternatif sebagai bahan bakar dalam pembakar yang ada di ITB, tetapi dalam pelaksanaannya penggunaan briket memiliki kelemahan yaitu kita tidak dapat mengontrol suhu panas dalam briket, oleh karena itu kita menciptakan sistem sensor untuk mengatur suhu yang ada di briket sebagai kompor atau pemanas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-weight: normal; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;Konsep sensor yang kita gunakan prinsipnya sama dengan oven, apabila ada yang matang maka pemanas akan berhenti, kita akan menetukan &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;set point&lt;/i&gt; dari sistem kontrol suhu yang akan kita gunakan sebagai kompor yang di dalamnya berisi briket yang dapat diganti dengan briket lain apabila briketnya habis terpakai. Suhu yang akan kita gunakan kita tentukan dulu dalam chip yang kita gunakan sebagai mikrokontroller&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;a href="file:///C:/Users/Arif%20Pandu/Documents/PANDU/kuliah/BRIKET%20SISTEM%20SENSOR%20SEBAGAI%20ENERGI%20PENGGANTI%20PEMBAKAR%20di%20ITB.docx#_ftn2" name="_ftnref2" style="mso-footnote-id: ftn2;" title=""&gt;&lt;span class="MsoFootnoteReference"&gt;&lt;span style="mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-special-character: footnote;"&gt;&lt;!--[if !supportFootnotes]--&gt;&lt;span class="MsoFootnoteReference"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold; mso-bidi-language: AR-SA; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;[2]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-weight: normal; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt; pada rangkaian sistem kontrol suhu, sensor akan merespons suhu dari sistem yang dikontrol. Secara garis besar, kita menggunakan 3 &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;blower &lt;/i&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;pada kompor, yang pertama berada di bawah briket, &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;blower&lt;/i&gt; tersebut digunakan agar api yang menyala stabil, ibaratnya seperti gas, kemudian 2 &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;blower&lt;/i&gt; berada di samping kanan dan kiri berfungsi untuk mematikan api yang menyala, dan akan &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;switch &lt;/i&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;antara &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;blower&lt;/i&gt; yang ada di bawah dengan yang ada di samping kanan dan kiri setelah meleati &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;set point&lt;/i&gt; suhu yang kita tentukan. Tujuan kita sebenarnya mengontrol suhu dalam briket dengan nilai suhu yang ditentukan ( &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;set point&lt;/i&gt; ). Secara garis besar sensor suhu akan mencatat nilai aktual suhu yang disebut &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;process variable. &lt;/i&gt;Operator memberikan &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;set point&lt;/i&gt; suhu yang kita inginkan. Kemudian perbandingan antara &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;process variable&lt;/i&gt; dengan &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;set point&lt;/i&gt; dicacat sebagai&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt; error&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;a href="file:///C:/Users/Arif%20Pandu/Documents/PANDU/kuliah/BRIKET%20SISTEM%20SENSOR%20SEBAGAI%20ENERGI%20PENGGANTI%20PEMBAKAR%20di%20ITB.docx#_ftn3" name="_ftnref3" style="mso-footnote-id: ftn3;" title=""&gt;&lt;span class="MsoFootnoteReference"&gt;&lt;span style="mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="mso-special-character: footnote;"&gt;&lt;!--[if !supportFootnotes]--&gt;&lt;span class="MsoFootnoteReference"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-weight: bold; mso-bidi-language: AR-SA; mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-fareast-language: IN;"&gt;[3]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-weight: normal; mso-bidi-font-weight: bold;"&gt;. Nilai &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;error&lt;/i&gt; inilah yang kita dapatkan untuk menggerakkan &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;blower&lt;/i&gt;. Proses ini berlangsung sampai nilai &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;error &lt;/i&gt;sama dengan nol untuk sistem ideal dan atau mendekati nilai &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;steady state error&lt;/i&gt; yang bergantung pada karakteristik sistem dan jenis kontrol yang kita buat. Oleh karena itu briket dengan sistem sensor yang kita buat ini diharapkan menjadi pengganti pembakar yang ada di ITB. &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="mso-element: footnote-list;"&gt;&lt;!--[if !supportFootnotes]--&gt;&lt;br clear="all" /&gt;  &lt;hr align="left" size="1" width="33%" /&gt;  &lt;!--[endif]--&gt;  &lt;div id="ftn1" style="mso-element: footnote;"&gt;  &lt;div class="MsoFootnoteText"&gt;&lt;a href="file:///C:/Users/Arif%20Pandu/Documents/PANDU/kuliah/BRIKET%20SISTEM%20SENSOR%20SEBAGAI%20ENERGI%20PENGGANTI%20PEMBAKAR%20di%20ITB.docx#_ftnref1" name="_ftn1" style="mso-footnote-id: ftn1;" title=""&gt;&lt;span class="MsoFootnoteReference"&gt;&lt;span style="mso-special-character: footnote;"&gt;&lt;!--[if !supportFootnotes]--&gt;&lt;span class="MsoFootnoteReference"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN; mso-ascii-theme-font: minor-latin; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-language: AR-SA; mso-bidi-theme-font: minor-bidi; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-language: EN-US; mso-fareast-theme-font: minor-latin; mso-hansi-theme-font: minor-latin; mso-no-proof: yes;"&gt;[1]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; http://briket-indonesia.50webs.com/&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="ftn2" style="mso-element: footnote;"&gt;  &lt;div class="MsoFootnoteText"&gt;&lt;a href="file:///C:/Users/Arif%20Pandu/Documents/PANDU/kuliah/BRIKET%20SISTEM%20SENSOR%20SEBAGAI%20ENERGI%20PENGGANTI%20PEMBAKAR%20di%20ITB.docx#_ftnref2" name="_ftn2" style="mso-footnote-id: ftn2;" title=""&gt;&lt;span class="MsoFootnoteReference"&gt;&lt;span style="mso-special-character: footnote;"&gt;&lt;!--[if !supportFootnotes]--&gt;&lt;span class="MsoFootnoteReference"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN; mso-ascii-theme-font: minor-latin; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-language: AR-SA; mso-bidi-theme-font: minor-bidi; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-language: EN-US; mso-fareast-theme-font: minor-latin; mso-hansi-theme-font: minor-latin; mso-no-proof: yes;"&gt;[2]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="mso-bidi-font-family: Calibri; mso-bidi-theme-font: minor-latin;"&gt;Mikrokontroler adalah suatu alat elektronika digital yang mempunyai masukan dan keluaran serta kendali dengan program yang bisa ditulis dan dihapus dengan cara khusus, http://www.kelas-mikrokontrol.com/&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="ftn3" style="mso-element: footnote;"&gt;  &lt;div class="MsoFootnoteText"&gt;&lt;a href="file:///C:/Users/Arif%20Pandu/Documents/PANDU/kuliah/BRIKET%20SISTEM%20SENSOR%20SEBAGAI%20ENERGI%20PENGGANTI%20PEMBAKAR%20di%20ITB.docx#_ftnref3" name="_ftn3" style="mso-footnote-id: ftn3;" title=""&gt;&lt;span class="MsoFootnoteReference"&gt;&lt;span style="mso-special-character: footnote;"&gt;&lt;!--[if !supportFootnotes]--&gt;&lt;span class="MsoFootnoteReference"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 10.0pt; line-height: 115%; mso-ansi-language: IN; mso-ascii-theme-font: minor-latin; mso-bidi-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; mso-bidi-language: AR-SA; mso-bidi-theme-font: minor-bidi; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-language: EN-US; mso-fareast-theme-font: minor-latin; mso-hansi-theme-font: minor-latin; mso-no-proof: yes;"&gt;[3]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; Modul 4 sistem kontrol suhu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7114708561201753739-5891455061486429578?l=arifpanduwinata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/feeds/5891455061486429578/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7114708561201753739&amp;postID=5891455061486429578' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/5891455061486429578'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/5891455061486429578'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/2011/04/briket-sistem-sensor-sebagai-energi.html' title='BRIKET SISTEM SENSOR SEBAGAI ENERGI PENGGANTI PEMBAKAR di ITB'/><author><name>arif pandu</name><uri>https://profiles.google.com/112277295145507027426</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-zZG55FrHqUc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJo/TFK4Nw8jRNg/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7114708561201753739.post-3477931651143208161</id><published>2011-04-26T16:11:00.000-07:00</published><updated>2011-04-29T05:36:40.903-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bumi ganesha'/><title type='text'>KABAR KABAR SOSMAS on APRIL 2011</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-GHSqM5VOIrg/TbcVaMJKqEI/AAAAAAAAAHA/69c-X5liprk/s1600/P4200259.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Alhamdulillah proker sosmas Silaturahmi kepada Tokoh Masyarakat Lingkungan Cisitu Lama dilaksanakan pada hari Rabu, 20 April 2011 berjalan dengan lancar, silaturahmi ini diikuti 7 orang termasuk kabir, yaitu reda, yoga, rahmat, arif, afif, puji, dan pandu.  Tokoh masyarakat yang kita kunjungi adalah Bapak Sukimin ketua RT 05, beliau terlihat sangat low profile dan memiliki kemampuan berkomunikasi yang sangat lancar, bagi para penghuni maupun calon penghuni direkomendasikan untuk belajar kiat – kiat berkomunikasi dengan beliau. Dijamin puas ( Kabir  recommended ).&lt;span class="fullpost"&gt;      &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-GHSqM5VOIrg/TbcVaMJKqEI/AAAAAAAAAHA/69c-X5liprk/s1600/P4200259.JPG" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://1.bp.blogspot.com/-GHSqM5VOIrg/TbcVaMJKqEI/AAAAAAAAAHA/69c-X5liprk/s320/P4200259.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Beberapa hal yang dibahas pada saat silaturahmi adalah pemberitahuan tentang acara pengabdian masyarakat Asrama Bumi Ganesha yaitu khitanan massal, beliau sungguh antusias dan akan berpartisipasi aktif dalam acara tersebut. Inisiasi KTP sementara, menurut beliau apabila ada anak asrama yang ingin membuat langsung ke tempat Pak RT saja, pesan dari pak RT semoga saja asrama bisa kembali seperti dulu yaitu back to masyarakat, ayo ayo penghuni ikut silaturahmi agenda sosmas masih berlanjut lho.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7114708561201753739-3477931651143208161?l=arifpanduwinata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/feeds/3477931651143208161/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7114708561201753739&amp;postID=3477931651143208161' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/3477931651143208161'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/3477931651143208161'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/2011/04/kabar-kabar-sosmas-on-april-2011.html' title='KABAR KABAR SOSMAS on APRIL 2011'/><author><name>arif pandu</name><uri>https://profiles.google.com/112277295145507027426</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-zZG55FrHqUc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJo/TFK4Nw8jRNg/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-GHSqM5VOIrg/TbcVaMJKqEI/AAAAAAAAAHA/69c-X5liprk/s72-c/P4200259.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7114708561201753739.post-3447116577178342200</id><published>2011-04-16T21:58:00.000-07:00</published><updated>2011-04-16T21:58:33.858-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Uneg Uneg'/><title type='text'>Ternyata Kita Sibuk</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-w-TJ9rkf3bs/TapzNuX0WOI/AAAAAAAAAG8/Yv2avcCSMJE/s1600/201885_10150162064401377_693001376_7101636_5280659_o.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://3.bp.blogspot.com/-w-TJ9rkf3bs/TapzNuX0WOI/AAAAAAAAAG8/Yv2avcCSMJE/s200/201885_10150162064401377_693001376_7101636_5280659_o.jpg" width="133" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&amp;nbsp;Oleh : Arif Pandu Winarta&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hari demi hari terus berlalu kadang kita sampai tidak ingat hari ini tanggal berapa ya? Bahkan janji – janji yang kita buat apabila tidak diingatkan pastilah kita lupa, apakah kita terlalu sibuk? Sebuah pertanyaan yang terlontar pada diri sendiri, apakah saya sibuk ? Pertanyaan itu terus menerus mengusik batin ketika aku menuangkan segala penat ke dalam sebuah tulisan yang aku ketik di Microssoft word 2010. Atau kita sengaja melakukan sebuah pelarian dari kesibukan kita ? Kadang mau tidak mau kita harus menerima apa yang disebut dengan sibuk, setiap orang pasti sibuk, tetapi tergantung respons seseorang dalam menanggapi kesibukannya masing – masing, energi pasti terkuras akibat kesibukan kita, rasa lelah yang menyertai, kejenuhan yang memuncak, dan rasa malas yang semakin hari semakin menjangkiti, bahkan sampai sibuknya kita kita tidak punya arahan yang jelas dan bingung setelah ini mau melakukan apa? &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Sebuah kalimat demi kalimat motivasi saya baca dan mencoba mencari akar permasalahannya, apakah saya sibuk? Ternyata kita memang sibuk, disibukkan dengan waktu waktu yang tidak bermanfaat dan tidak produktif setiap harinya, peran internet dan waktu bagaikan pedang dibelah dua, bisa bermanfaat di satu sisi dan bisa merugikan apabila kita tidak menggunakannya sebaik – baiknya, kesibukan yang kita peroleh harus kita awali dengan doa, basmallah memberi kita energi bahwa kesibukan kita ini adalah suatu ibadah, ikhlas dan jangan mengeluh atas kesibukan kesibukan yang kita miliki, bahagialah karena ternyata kita sibuk, masih diberi kesempatan untuk bekerja dalam kebaikan. Menggunakan waktu dengan baik, jangan berusaha mengkambing hitamkan kesibukan karena apapun yang kita lakukan hanyalah mengharap ridha allah, "&lt;i&gt;fabiayyi ala i rabbikuma tukadziban&lt;/i&gt;" (Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?), waktu tidak akan berlalu, apapun yang kita lakukan waktu terus berlari, waktu tak akan pernah kembali, waktu tidak akan berhenti apapun yang kita lakukan waktu pun terus berlalu di kesibukan yang kita miliki, tak ada manajemen waktu yang ada hanyalah manajemen diri, karena setiap orang memiliki waktu yang sama. Bismillah &lt;i&gt;never ending improvement&lt;/i&gt;. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7114708561201753739-3447116577178342200?l=arifpanduwinata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://arifpanduwinarta.blogspot.com' title='Ternyata Kita Sibuk'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/feeds/3447116577178342200/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7114708561201753739&amp;postID=3447116577178342200' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/3447116577178342200'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/3447116577178342200'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/2011/04/ternyata-kita-sibuk.html' title='Ternyata Kita Sibuk'/><author><name>arif pandu</name><uri>https://profiles.google.com/112277295145507027426</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-zZG55FrHqUc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJo/TFK4Nw8jRNg/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-w-TJ9rkf3bs/TapzNuX0WOI/AAAAAAAAAG8/Yv2avcCSMJE/s72-c/201885_10150162064401377_693001376_7101636_5280659_o.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7114708561201753739.post-3310460888533938692</id><published>2011-03-24T22:03:00.000-07:00</published><updated>2011-03-24T22:39:59.847-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Teknologi'/><title type='text'>Cara Menjadi Follower Blog</title><content type='html'>Assalam saudaraku nih ane kasih tahu cara menjadi follower yang ada di blogspot, pertama ikuti cara ini&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;1. cari yang ada kalimat followernya trus langsung diklik aja &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh4.googleusercontent.com/-amtlFF8wuio/TYwgnkC9NUI/AAAAAAAAAGw/rWcL6bgvDWk/s1600/1.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="223" src="https://lh4.googleusercontent.com/-amtlFF8wuio/TYwgnkC9NUI/AAAAAAAAAGw/rWcL6bgvDWk/s400/1.png" width="400" /&gt;&amp;nbsp;&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;2. kemudian setelah diklik akan muncul gambar berikut, sesuaikan email yang kalimat punya ato jika kalian punya email seperti gmail, yahoo, twitter silahkan diklik menurut anda&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh5.googleusercontent.com/-6c3wGIyrmHs/TYwhFwgJ3PI/AAAAAAAAAG0/FFbYdcAB3TI/s1600/2.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="223" src="https://lh5.googleusercontent.com/-6c3wGIyrmHs/TYwhFwgJ3PI/AAAAAAAAAG0/FFbYdcAB3TI/s400/2.png" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp;3. setelah itu apabila anda mengklik yahoo maka akan muncul tanda berikut isi dengan alamat kalian masing -masing seperti biasa dan ikuti caranya, selamat menjadi follower blog ya, semoga bermanfaat teman - teman jangan lupa jadi follower ane juga, terima kasih ya ^^&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh5.googleusercontent.com/--uBcdI2M36A/TYwh_L_EgHI/AAAAAAAAAG4/ZuFGI2tEU3Q/s1600/3.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="179" src="https://lh5.googleusercontent.com/--uBcdI2M36A/TYwh_L_EgHI/AAAAAAAAAG4/ZuFGI2tEU3Q/s320/3.png" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7114708561201753739-3310460888533938692?l=arifpanduwinata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com' title='Cara Menjadi Follower Blog'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/feeds/3310460888533938692/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7114708561201753739&amp;postID=3310460888533938692' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/3310460888533938692'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/3310460888533938692'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/2011/03/cara-menjadi-follower-blog.html' title='Cara Menjadi Follower Blog'/><author><name>arif pandu</name><uri>https://profiles.google.com/112277295145507027426</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-zZG55FrHqUc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJo/TFK4Nw8jRNg/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='https://lh4.googleusercontent.com/-amtlFF8wuio/TYwgnkC9NUI/AAAAAAAAAGw/rWcL6bgvDWk/s72-c/1.png' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7114708561201753739.post-7926755080025457178</id><published>2011-03-17T23:12:00.000-07:00</published><updated>2011-03-17T23:13:34.272-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My inspiring'/><title type='text'>Tidak ada kata terlambat</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh3.googleusercontent.com/-2uZXa39Ti8E/TYL3ZYGDS6I/AAAAAAAAAGY/3lfOIQ9D9pU/s1600/DSCN1041.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="https://lh3.googleusercontent.com/-2uZXa39Ti8E/TYL3ZYGDS6I/AAAAAAAAAGY/3lfOIQ9D9pU/s320/DSCN1041.JPG" width="230" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&amp;nbsp;Oleh : Arif Pandu Winarta&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebuah kalimat yang begitu wow di kalangan anak muda yang penuh dengan gairah untuk berkarya, sebuah alasan yang begitu menggebu di antara ketidakrasionalan alam pikir yang menyatakan bahwa inilah semangat the power of kepepet. Kita bisa, semua tidak ada kata yang terlambat, bahkan sebelum janur kuning melengkung, Lhoh???  Tidak ada kata terlambat bagi kita untu berbuat yang lebih baik, menjadi seorang teladan, menuju ke arah kebaikan, positif thingking, dan melakukan perubahan untuk diri sendiri, masalah hanyalah sebuah hambatan yang wajib untuk kita lewati agar kita bisa berubah menjadi lebih baik, ritual doank masalah dan semua problem itu, &lt;i&gt;let it flow&lt;/i&gt;. Biarkan masalah itu bersyukurlah bila engkau punya masalah, masalah itu membuat kita dewasa, lebih rajin dalam beribadah, memperbaiki penampilan, bijak dalam bertindak, lebih banyak dalam berinfak, arif dalam bersikap, bukan arif pandu winarta ya? Hehehe.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;br /&gt;Tidak ada kata terlambat untuk melangkah, born to fight born to win, berani berbeda jadilah yang terbaik, jangan manyun terus dalam setiap masalah, cemberut akan ketidakpuasan hati dalam melangkah, tersenyumlah, bahagialah akan masalah – masalahmu, ubahlah cara sikap kita memandang masalah tersebut, &lt;i&gt;&lt;b&gt;“ Sesungguhnya beruntunglah orang – orang yang beriman ( yaitu ) orang – orang yang khusyu’ dalam sembahyangnya, dan orang – orang  yang menjauhkan diri dari ( perbuatan dan perkataan ) yang tidak berguna....” Al Mu’minun :1-4&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;, &lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;tutup buku masa lalu, buka lembaran baru, jangan duduk – duduk aja bergeraklah, kamu pasti bisa, tidak ada kata terlambat, ambil beberapa motivasimu sebagai bahan bakarmu, percaya diri sebagai gas penggerakmu, dan tahu diri sebagai rem pengendalimu&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;. Semangat brother waktu yang berlalu biarlah berlalu, tatap masa depan. Semangat kuliah !!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7114708561201753739-7926755080025457178?l=arifpanduwinata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com' title='Tidak ada kata terlambat'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/feeds/7926755080025457178/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7114708561201753739&amp;postID=7926755080025457178' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/7926755080025457178'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/7926755080025457178'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/2011/03/tidak-ada-kata-terlambat.html' title='Tidak ada kata terlambat'/><author><name>arif pandu</name><uri>https://profiles.google.com/112277295145507027426</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-zZG55FrHqUc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJo/TFK4Nw8jRNg/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='https://lh3.googleusercontent.com/-2uZXa39Ti8E/TYL3ZYGDS6I/AAAAAAAAAGY/3lfOIQ9D9pU/s72-c/DSCN1041.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7114708561201753739.post-2723188376417303982</id><published>2011-03-16T07:30:00.000-07:00</published><updated>2011-03-17T21:34:58.042-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My inspiring'/><title type='text'>Belajar dari Tukang Cukur di Sewa Lahan BG</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh5.googleusercontent.com/-wAvr2B12kVw/TYDJJayTyWI/AAAAAAAAAGU/CJ83iWe1Osg/s1600/DSCN0991.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="https://lh5.googleusercontent.com/-wAvr2B12kVw/TYDJJayTyWI/AAAAAAAAAGU/CJ83iWe1Osg/s320/DSCN0991.JPG" width="220" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&amp;nbsp;oleh : Arif Pandu Winarta&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hari demi hari kulalui, suara gemuruh hujan dari dalam Lab Elka pun terdengar merdu diiringi angin malam di tengah peraduan, menunggu hujan yang agak reda setelah praktikum sistem Instrumentasi, aku pun berniat untuk pulang, hari ini jujur aku lelah, suatu hal yang wajar dialami oleh seorang manusia, mengeluh karena kondisi keadaan,  aku pun tersenyum di dalam hati, akan sebuah lamunan fatamorgana dan sebuah pekerjaan besar yang sudah melambaikan tangan dan menanti untuk dikerjakan, aku pun berjalan ke parkiran belakang, lorong – lorong gelap itu menemaniku di dalam sebuah perjalanan kaki, wah ternyata helmku basah, jaket juga lupa dibawa, apalagi jas hujan juga lupa. Suatu kondisi yang benar benar tidak menguntungkan terjadi padaku hari ini.  Pelajaran yang saya dapatkan hari ini adalah &lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Persiapkan segala sesuatunya dengan matang, sediakan payung sebelum hujan.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tanpa memakai helm pun aku pulang, kehidupan kota Bandung yang lebih ramai dibandingkan asal daerahku sendiri,&lt;span class="fullpost"&gt; di dalam perjalanan aku berpikir rambutku yang sudah mulai acak – acakan ini mau dipotong atau tidak, kalau di rumah pasti kena marah, ibuku tidak suka anaknya gondrong, tidak rapi dan kurang sopan kalo dipandang oleh orang lain, kebiasaan inilah yang membuatku selalu risih untuk memanjangkan rambut. Saran orang tua pasti yang terbaik dan aku selalu jadikan itu sebuah prinsip dalam hidupku. Akhirnya akupun berpikiran untuk cukur rambut di sewa lahan BG, sebuah sewa lahan asrama yang dijadikan unit usaha di bawah departemen ekonomi Bumi Ganesha. Pelajaran yang dapat saya ambil hari ini adalah &lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;perilaku kita itu terbentuk karena suatu kebiasaan.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Mas dirapiin aja ya ? pintaku kepada tukang cukur yang sedang “curhat” kepada temannya, rambut demi rambut pun mulai berjatuhan seiring gaya gravitasi yang ditemukan oleh Isaac Newton, di depan kaca aku pun mulai melihat wajahku yang mulai letih karena aktivitas yang kujalani seharian terbilang cukup lumayanlah sebagai anak muda perantauan, tanpa menganggu pembicaraan Si Tukang cukur ini, ia bercerita kepada sahabatnya tentang seorang wanita tapi dalam bahasa sunda, aku pun tertarik, kenapa harus selalu wanita yang menjadi topik pembicaraan seorang pria, aku memang kurang mengerti bahasa tersebut tapi intinya bahwa ia merasa tidak pantas karena ia hanyalah seorang tukang cukur, wajahnya yang kurang tampan, membuatnya merasa tidak pantas, &lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;menghidupi dirinya sendiri saja tidak bisa bagaimana mau menghidupi kehidupan orang lain ?&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt; kalo tidak salah dengar wanita itu berasal dari daerah Garut, kulihat sih Tukang Cukur wajahnya memang mirip seperti pemain bola Ronaldinho di bagian gigi depan yang rambutnya agak di mohawk, memang agak lucu siy tapi kulihat orangnya baik, dia selalu tersenyum padaku ketika menanyakan yang bagian depan mau di acak mas?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Setelah selesai, dia menawarkan kepada saya “ Mau dipijat mas ? ”, sebuah kebiasaan tukang cukur di daerah Bandung setelah selesai dicukur maka pelanggannya akan dipijat, saya pun berpikir boleh juga, tanpa sadar sayapun bertanya kepada tukang cukur tersebut, “ Apa hari ini saya kelihatan lelah ?” suatu kalimat yang jarang saya tanyakan kepada orang lain, teringat sebuah perkataan Mas Reza Bachtiar ketika menjadi asiten praktikum tadi juga menanyakan “ Kamu kenapa Ndu kusut banget hari ini ? ”. Akupun memejamkan mata untuk beristirahat merasakan pijitan yang demikian ikhlas mulai dari kepala, leher, pundak, dan tangan. Sebuah pelayanan yang saya dapatkan dari sebuah pekerjaan yang dilakoninya dengan sungguh – sungguh padahal ia mempunya masalah dengan teman wanitanya, Pelayanan yang sederhana itu ia hanya minta Rp 7000,00.  Hari aku berpikir bahwa aku belajar dari tukang cukur, &lt;i&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Apapun masalah yang melanda kita, dan seberat apapun masalah kita, setidaknya kita masih bisa memberikan senyuman terbaik kepada orang lain, walaupun kita tidak mengenal orang tersebut. &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; “Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” (Al-Baqarah: 216)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Semangat brother tersenyumlah, semangat, salam hangat semoga bisa menjadi sebuah inspirasi bagi kita semua. Let’s smile .  ( Arif pandu Winarta )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7114708561201753739-2723188376417303982?l=arifpanduwinata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/p/perlu-direnungkan.html' title='Belajar dari Tukang Cukur di Sewa Lahan BG'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/feeds/2723188376417303982/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7114708561201753739&amp;postID=2723188376417303982' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/2723188376417303982'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/2723188376417303982'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/2011/03/belajar-dari-tukang-cukur-di-sewa-lahan.html' title='Belajar dari Tukang Cukur di Sewa Lahan BG'/><author><name>arif pandu</name><uri>https://profiles.google.com/112277295145507027426</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-zZG55FrHqUc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJo/TFK4Nw8jRNg/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='https://lh5.googleusercontent.com/-wAvr2B12kVw/TYDJJayTyWI/AAAAAAAAAGU/CJ83iWe1Osg/s72-c/DSCN0991.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7114708561201753739.post-1487896688910315208</id><published>2011-03-08T16:11:00.000-08:00</published><updated>2011-03-17T21:35:20.535-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My inspiring'/><title type='text'>Bangkit indonesiaKu !!</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh4.googleusercontent.com/-U3sWXoDRuP4/TXbFbVYMJWI/AAAAAAAAAGQ/dyPp3ThRJsw/s1600/bendera+indonesia.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="142" src="https://lh4.googleusercontent.com/-U3sWXoDRuP4/TXbFbVYMJWI/AAAAAAAAAGQ/dyPp3ThRJsw/s200/bendera+indonesia.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&amp;nbsp;Oleh : Arif Pandu Winarta&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Hari ini saya melihat jutaan rakyat tidak puas dengan kinerja pemerintahan saat ini, hari ini saya mendengar jutaan rakyat Indonesia mengeluh dan mencela kinerja pemerintahan yang tidak becus dalam menyelesaikan setiap masalah yang ada di negeri kita tercinta,  dan hari ini pula saya melihat bobroknya sistem koalisi pemerintahan yang sarat makna akan kepentingan politik yang diumbar dengan janji – janji palsu, masih kurang burukkah pemerintahan kita ? Angka kemiskinan 31,02 juta jiwa, pertumbuhan ekonomi  6,1 %, dan sebanyak 527.850 anak atau 1,7 persen dari 31,05 juta jiwa anak SD putus sekolah setiap tahunnya, pengangguran mahasiswa dimana – mana, penodaan terhadap agama menjadi hal yang biasa, tindak kriminal bukan menjadi hal baru di negara yang sudah merdeka sejak 65 tahun yang lalu, hati ini sakit, sedih, kecewa  sebagai generasi penerus yang hanya bisa mengkritik dan menjelek - jelekkan negeri sendiri,  masih pedulikah kita terhadap negeri kita sendiri atau malah bangga ke luar negeri dan menggunakan barang – barang bermerk,  memamerkan sejumlah visa dan paspor bahwa saya sering ke luar negeri, buat apa ? Prihatin akan negeri yang kian lama kian terlihat borok – borok pemerintahannya, atau kita terlalu tersibukkan mencari pundi – pundi materi demi kenikmatan sesaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintahan yang dipimpin oleh anak bangsa kita sendiri ini telah berhasil, berhasil membawa kehancuran kepercayaan jutaan pasang mata rakyat Indonesia.  Apakah perlu kita naturalisasi seseorang untuk memimpin negeri ini ? Kemana semangat pahlawan – pahlawan kita dulu ? Terkubur akan majunya teknologi yang membisu diiringi sang waktu, masih ingatkah kau dengan Sumpah Palapa yang diucapkan Gajah Mada  di pelajaran sejarah yang pernah kita pelajari dulu ? Atau mulai tergantikan dengan kalimat – kalimat Pahlawan bertopeng yang setiap Minggu  hadir untuk menghibur kita ? Inikah negara kita ? keramahtamahan yang kian lama kian hilang, kita hanya berkutat dengan diktat, cinta, dan gaya konsumerisme yang semakin boros, orang –orang borjuis di negara miskin, inikah kita saudaraku ? apakah kita sedang bermimpi memainkan sebuah permainan sandiwara yang jelas takdirnya seperti ini ? kenapa kita tidak meminta Tuhan untuk dilahirkan di negara lain saja, apakah gara – gara Indonesia tak pernah memiliki prestasi anda cemburu dengan negeri lain. Apakah para wanita sedang tidak subur, pelit melahirkan pahlawan – pahlawan Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini yang ku sebut tentang mimpi-mimpi yang cemburu.&lt;br /&gt;cemburu karena terus terbelenggu&lt;br /&gt;cemburu karena lama sekali menunggu&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kini ku lebih sering menyaksikan pemuda yang lebih suka menghimpit racun di sela-sela jari-jarinya, daripada ku melihatnya menghimpit sebuah pena, kini ku lebih sering melihat pemuda yang mengumbar hawa nafsunya, dari pada menahan urat malunya.” Hari ini aku melihat ibu pertiwi sedang bersusah hati, air matanya berlinang, mas intannya terkenang, hutan sawah dan lautan adalah simpanan kekayaan, kini ibu sedang lara, merintih dan berdoa, doamu kini terjawab Ibu Pertiwi tak peduli 100 tahun, 200 tahun, negeri ini akan bangkit menjadi negara besar, bangkit Indonesiaku, kamilah yang akan menjadi garda terdepan perjuangan untuk menegakkan sesuatu yang salah menjadi benar, dimana para pemudanya mulai berusaha membasuh air matamu satu persatu, kita akan mengubah tantangan menjadi peluang, kelemahan menjadi kekuatan, kecemasan menjadi harapan, ketakutan menjadi keberanian, dan krisis menjadi berkah, berjuang demi rakyat dan keadilan, tak ada yang bisa dibeli dari kami hati – hati para pejuang yang ikhlas untuk mewujudkan kebangkitan tanah air, Indonesia Bisa !! Dimana para pemimpin mudanya mulai disiapkan dari sekarang, kebobrokan moral sedikit demi sedikit ditambal dengan akhlak yang baik, tak peduli engkau berprestasi dengan negeri terkorup di dunia, tak peduli engkau negeri yang penuh dengan kemiskinan, tak peduli birokrasimu panjang dan susah, tak peduli banyak terdapat mafia pajak dimana – mana, tak peduli engkau telah menyakiti hati rakyat ini dengan sebuah kebohongan politik dan mengatasnamakan demi kepentingan rakyat, tidak peduli seberapa berat krisis yang menimpa kita ini, dan tidak peduli seberapa banyak kekuatan asing yang menginginkan kehancuran bangsa ini. Ini negaraku, negara yang aku cintai, negeri dimana aku tinggal, negeri dimana aku dilahirkan, negeri dimana aku menempuh pendidikan. Masihkah kita menunggu seorang ratu adil untuk menyelamatkan kita dari krisis multi dimensi ? Tidak !!!. Kitalah yang akan menjemput takdir kepemimpinan itu sendiri. Dalam surat Al Baqarah ayat 30 disebutkan,  dan (ingatlah) tatkala Tuhan engkau berkata kepada Malaikat : Sesungguhnya Aku hendak menjadikan di bumi seorang khalifah. Berkata mereka : Apakah Engkau hendak menjadikan padanya orang yang merusak di dalam nya dan menumpahkan darah, padahal kami bertasbih dengan memuji Engkau dan memuliakan Engkau ? Dia berkata : Sesungguhnya Aku lebih mengetahui apa yang tidak kamu ketahui. Seperti Umar bin Khaththab yang berkata, “Jika ada seribu mujahid berjuang di medan juang, aku satu di antaranya. Jika ada seratus mujahid berjuang di medan juang, aku satu di antaranya. Jika ada sepuluh mujahid berjuang di medan juang, aku satu di antaranya. Jika ada satu mujahid berjuang di medan juang, itulah aku!” Kita bisa untuk Indonesia yang lebih baik, Bangkit Indonesia !!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7114708561201753739-1487896688910315208?l=arifpanduwinata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com' title='Bangkit indonesiaKu !!'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/feeds/1487896688910315208/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7114708561201753739&amp;postID=1487896688910315208' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/1487896688910315208'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/1487896688910315208'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/2011/03/bangkit-indonesiaku.html' title='Bangkit indonesiaKu !!'/><author><name>arif pandu</name><uri>https://profiles.google.com/112277295145507027426</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-zZG55FrHqUc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJo/TFK4Nw8jRNg/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='https://lh4.googleusercontent.com/-U3sWXoDRuP4/TXbFbVYMJWI/AAAAAAAAAGQ/dyPp3ThRJsw/s72-c/bendera+indonesia.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7114708561201753739.post-523853250715180419</id><published>2011-02-14T18:25:00.000-08:00</published><updated>2011-03-17T21:36:25.461-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama'/><title type='text'>memahami makna di balik senandung Irhamna</title><content type='html'>by &lt;a href="http://en-gb.facebook.com/pages/Opick-Tomboati/341844782190"&gt;"Opick Tomboati"&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;Ajaklah mata hati kita untuk bercermin pada masa lalu, dan ukurlah  tumpukan debu atau bahkan sampah yang menyelubungi kalbu. Ambilah tisu  dan sapu untuk membersihkan semua yang mengotori hati. Kemudian ucaplah  selamat tinggal kepada debu, kotoran, najis dan segala macam sampah yang  pernah bersarang. Setelah itu minta izinlah kepada matahari dan angina  untuk meminjam cahaya dan hembusan agar dapat menyinari, menguras dan  menyedot habis&amp;nbsp; semua. Takperlu kita sisakan sedikitpun kotoran,  bersihlah hati, sucikan batin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katakanlah kepada dosa  “tidak! Jangan pernah mendekati lagi! Aku tlah kembali kepada –NYA.  Jangan pernah mengira bahwa aku akan menemui atau menemanimu dalam  kobaran api-Nya.” Jika kita mampu memberontak dan melakukan perlawanan  terhadap masa lalu yang kelabu, dosa yang pernah singgah, dan kebusukan  hati yang bersemayam, maka janganpernah kaget bahwa kelak tuhan akan  memanggil kita, “Wahai jiwa yang tenang kembalilah kepada-Ku!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“TINGGI MENGUNUNG DOSA – DOSA KAMI &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;BERTAMBAH TINGGI SEMAKIN HARI BERJUTA KESALAHAN BERLAPIS KESOMBONGAN SELALU SAJA DATANG MENGHAMPIRI”&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lirik  lagu berjudul Irhamna merupakan ajakan saya (OPICK)&amp;nbsp; kepada semua untuk  sama sama bebenah membersihkan dan menyucikan diri dari segala dosa  yang pernah diperbuat. Ini bukanlah ajakan seorang sufi besar atau wali  yang agung, atau nabi yang suci, tapi hanya ajakan dari seorang fakir  yang telah menyadari tentang dosa- dosa yang pernah diperbuatnya. Tak  ada seorangpun di dunia ini yang tidak pernah luput dari kesalahan dan  dosa. Dalam setiap nafas yang kita hirup dan langka kaki kita setiap  hari, selalu saja di iringi oleh kesalahan, baik yang sadar dilakukan  ataupun tidak. Namun, kadang kita berusaha melalaikanya atau memang  malas untuk mengingatnya. Bahkan tak jarang sebagian dari kita yang  bangga dengan dosa – dosa, menyombongkan diri dengan apa yang  dianggapnya hebat, padahal manusia tidak ada artinya sama sekali  dibandingkan dengan kebesaran Allah SWT. Ini adalah nyanyian jiwa  seorang hamba yang sedang berusaha mendelatkan diri kepada&amp;nbsp; yang maha  Esa agar slalu mendapat Rahmat-Nya, kasih dan saying-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;i&gt;LANGKA YANG RAPUH JIWA YANG LEMAH &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;SEGALA SALAH ADALAH MILIK KITA.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;SEGALA PUJI HANYA BAGIMU LAUTAN AMPUNAN KASIH SAYANG-MU &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;ENGKAU YANG PEMURAH ENGKAU YANG PEMAAF&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp;HANYA PADA-MU…HATI INI BERHARAP”&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah  seberapah jauh kita telah berenang menuju ke tepian, atau malah kita  tlah begitu jauh berenang menuju samudra. Seluruh tubuh basah kuyup,  kita susah mencari bagian tubuh yang kering, kalaupun ada yang kering,  tak terendam air, itupun hanya bagian atas tubuh saat posisi  memungkinkanya untuk tak terendam. Maka, jika keadaan kita seperti itu  jangan bertanya bagian tubuh mana yang kering, atau sudah berapa lama  kita terendam air, karena yang harus kita lakukan adalah bagaimana kita  secepatnya berenang ketepian agar kita tak kehabisan nafas dan tenaga,  hanyut terhempas gelombang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Adam a.s sebagai manusia  pertama tak bisa melepaskan diri dari kesalahan. Apalagi manusia biasa  seperti kita. Kisah nabi Adam a.s memberi pelajaran berharga kepada umat  manusia . beliau berusaha untuk membersihkan dosa-dosanya kepada Allah  Swt. Karena telah menuruti bujuk rayu iblis yang durjana, yakni mmakan  buah &lt;b&gt;&lt;i&gt;KHULDI &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;di surga. Setelah Allah menghukum  Adam dan Hawa dengan mengeluarkan mereka ke bumi, mereka kemudian  menyadari kekeliruanya adan bertaubat. Bahkan Nabi Adam a.s selama 40  tahun dalam hidupnya, menagis dan memohon ampun kepada Allah setiap  saat, agar dosa-dosanya diampuni Allah. Adam tidak pernah putus asa dari  dari rahmat Allah. Maka, jangan pernah terdetik dalam hati kita bahwa  Allah tidak mengampuni dosa kita, jika kita mau bertaubat kepada-Nya.&lt;br /&gt;Allah berfirman &lt;i&gt;“katakanlah,  “wahai para hamba-Ku yang telah melampaui batas terhadap diri mereka,  janganlah kalian berputus asa dari rahmat Allah. Allah mengampuni  seluruh dosa. Dia maha pengampun dan maha penyayang. Kembalilah kepada  tuhan kalian dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum siksa tersebut  datang kepada kalian dan kalian tidak mendapat pertolongan,”&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;(QS Az-Zumar (39):53-54)&lt;br /&gt;Manusia  diberi keleluasaan untuk kembali kepada Allah. Tinggal bagaimana kita  memanfaatkan waktu itu sebaik mungkin, sebelum semua menjadi terlambat.  Tuhan justru melarang umat-Nya berputus asa terhadap apa rahmat-Nya.  Bertobat adalah salah satu rahmat yang diberikan oleh Allah kepada  manusia di dunia. Kita tidak bisa membayangkan bagaimana jadinya jika  tuhan menutup kesempatan manusia untuk bertobat, padahal setiap orang  bisa saja tergelincir dalam lembah dosa setiap saat. Mungkin tak akan  ada surga yang dijanjikan, jika tuhan sama sekali tidak memberi rahmat  berupa kesempatan bertobat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tantangan jaman di masa Adam  dengan masa sekarang jelas berbeda. Di zaman sekarang justru ruang gerak  iblis semakin besar, karena longgarnya kemungkinan mereka untuk merayu  dan menggoda keturunan Adam. Perzinaan, Perjudian, pemerkosaan,  perampokan, penipuan, pencurian, penodongan, penyalahgunaan dan segala  macamkejahatan dalam segala bentuknya di masa kini dapat kita saksikan  begitu dasyatnya. Hanya dengan duduk santai di rumah, kita sudah  disuguhkan dengan pemandangan mesum dan tak bermoral yang di tayangkan  di televisi. Lebih dasyat lagi karena semua dapat mengonsumsi, anak-anak  yang mestinya belum pantas untuk melihatnya, tetapi sudah disuguhi  tayangan yang tidak mendidik, sehingga membuat pola fakir, fantasi dan  pandangan-pandanganya terkontaminasi oleh maksiat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;IRMAHNA YA ALLAH YA RAHMAN YA RAHIM&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;KASIHANILAH KAMI&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;AMPUNILAH KAMI&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;SELAMATKANLAH KAMI&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;OH..OH…OOHH&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Irhamna  ya Allah ya rahman (Berilah kami kasih sayang-Mu, wahai tuhan yang maha  pengasih lagi maha penyayang). Wahai zat yang maha pengampun, berilah  kasih dan sayang-Mu. Kami tidak akan sanggup hidup tanpa ampunan-Mu.  Selamatkanlah kamu dalam mengarungi bahtera hidup ini. Bimbinglah kami  ke jalan yang Engkau ridhai. Demikian kurang lebih maksud senandung ini.  Sebuah harapan yang selalu berulang-ulang kita panjatkan, agar  benar-benar hati kita dapat menggapai kasih sayang Tuhan yang tiada  taranya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“OPICK TOMBOATI”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7114708561201753739-523853250715180419?l=arifpanduwinata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com' title='memahami makna di balik senandung Irhamna'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/feeds/523853250715180419/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7114708561201753739&amp;postID=523853250715180419' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/523853250715180419'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/523853250715180419'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/2011/02/memahami-makna-di-balik-senandung.html' title='memahami makna di balik senandung Irhamna'/><author><name>arif pandu</name><uri>https://profiles.google.com/112277295145507027426</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-zZG55FrHqUc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJo/TFK4Nw8jRNg/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7114708561201753739.post-9153651390573115976</id><published>2011-01-30T02:42:00.000-08:00</published><updated>2011-03-17T21:38:44.520-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Uneg Uneg'/><title type='text'>Bismillah saya bisa</title><content type='html'>Mungkin peristiwa ini pernah di alami saudaraku semuanya, alangkah senangnya jika jejak - jejak fatamorgana itu menjadi kenyataan atas teriknya panas ini, bismillah saya bisa, sebuah kalimat yang terdiri dari 3 suku kata, bismillah, saya, dan bisa, mungkin bagi para sahabat yang sedang mengalami suatu masalah, maka katakanlah bismillah saya bisa, dan lihatlah apa yang terjadi pada diri anda ? pasti tidak terjadi apa - apa, benar kecuali anda sangat yakin bahwa Allah akan memberi solusi atas segala permasalahan anda baik dari segi ekonomi, kehidupan, masalah pribadi, maupun masalah akademik dengan menucapkan hal tersebut dengan tingkat kepercayaan yang agak tinggi dan yakin seyakin yakinnya bahwa anda bisa melakukannya, ketika ada keraguan walaupun seberat biji kapas, maka kekecewaanlah yang didapat. Dalam konteks ekonomi, maka terbesit dalam pikiran kita bismillah saya bisa mencari rejeki yang halal, disertai dengan niat kerja keras yg ikhlas, insya allah berkah dunia akhirat. Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pernah membaca buku the power of mind ? kadang benar kita adalah apa yang kita pikirkan, pola pikiran kita mempengaruhi apa yang kita lakukan, saya senang sekali sebuah kalimat yang menyentuh relung pondasi keimanan saya bahwa " &lt;b&gt;Jika Anda kecewa dan mengeluh terhadap dirimu sendiri dengan segala kekuranganmu, datanglah kepada arsitek yang merancang dan menciptakan dirimu itu" &lt;/b&gt;Itulah yg disampaikan seorang motivator ulung bernama Zig Ziglar, hati kita merasa sejuk ketika kita mulai sujud untuk memohon ampun kepada Arsitek yg menciptakan kita, bismillah saya bisa, tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini, kita pasti bisa, asal ada niat, pasti ada jalan, Allah selalu memeluk mimpi - mimpi kita, percayakan pada Allah, tanpa keraguan dan katakan bismillah saya bisa, good luck dan selamat mencoba. ;)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7114708561201753739-9153651390573115976?l=arifpanduwinata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/' title='Bismillah saya bisa'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/feeds/9153651390573115976/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7114708561201753739&amp;postID=9153651390573115976' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/9153651390573115976'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/9153651390573115976'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/2011/01/bismillah-saya-bisa.html' title='Bismillah saya bisa'/><author><name>arif pandu</name><uri>https://profiles.google.com/112277295145507027426</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-zZG55FrHqUc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJo/TFK4Nw8jRNg/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7114708561201753739.post-812442569935769038</id><published>2011-01-16T19:18:00.000-08:00</published><updated>2011-03-17T21:38:44.521-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Uneg Uneg'/><title type='text'>Himpunan ya ?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Himpunan ya ?&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TTO0o3qWzFI/AAAAAAAAAGI/Jb1NPZe0Tsc/s1600/senyum+dikit.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TTO0o3qWzFI/AAAAAAAAAGI/Jb1NPZe0Tsc/s320/senyum+dikit.jpg" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;oleh : Arif Pandu Winarta&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Wah denger kata himpunan mungkin sebagian aktivis kampus tidak merasa asing ya dengan namanya himpunan, tempat bwt nongkrong, tempat berbagi informasi mulai dari A – Z, tempat ngomongin pergerakan kemahasiswaan, tempatnya diskusi mahasiswa yg lagi ngurusin suatu kepanitian, atau tempat tidur dan bwt maen dota bagi mereka para himpunan likers, semuanya ada di himpunan, mau pinjem buku, fotocopy tugas dan kuis sebelum menjelang UTS, ato mau ngutang mie goreng pake telor? Haha mungkin yang punya pengalaman pribadi seperti itu bisa di share ya ke penulis. Subhanallah sekali. :-)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kamu ingin himpunan yang seperti apa? Pernah tersirat bahwa ini lho Badan Pengurus yang dari tahun ke tahun selalu memfasilitasi massanya untuk mendapatkan yang terbaik, demi satu tujuan yang namanya kebersamaan, satu rasa yang dinamakan sebuah kekeluargaan, tak ada paksaan yang disertai tanggung jawab, loyalitas yg memaksa dimensi otak untuk berpikir kenapa sih saya harus masuk himpunan ? kan enakan di rumah, bisa internetan sepuasnya, bisa facebookan, twitteran, ato bahkan download video konvensional dari youtube ato situs laen lah, u know it so well,hehe. Hmmm  Himpunan ya? Judul diatas ini memberikan cara pandang yang berbeda ketika saya ikut Diklat Aktivis Terpusat di Ciburial selama 4 hari kenapa sih kita harus berhimpun ?  Wah nilai saya jelek mas, maaf ya saya ga bisa fokus ke himpunan dulu untuk sementara waktu, wah aing ada ngajar les bos, cari duit bwt kehidupan sehari – hari, wah ane ada acara unit laen bro, maaf belum bisa kontribusi, wah ngapain ke himpunan acaranya gitu – gitu terus, ga jelas, mending melakukan kegiatan laen yang bermanfaat dan lebih produktif, dan salah satu alasan yang paling diminati dan menjangkiti masa remaja saat ini, males bos, hehe.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam perenungan saya berpikir kenapa ya kita tidak saling mau mengalah untuk namanya rasa kebersamaan ? Cari aman ? ato rasa egoisme kita yang terlalu tinggi ? Pernahkan kita melihat indahnya rasa kebersamaan saudaraku? Tawa canda yang g akan mungkin kembali di masa lalu, menikmati masa muda dengan produktivitas dan kesibukan sebagai aktivis kampus nomor wahid di himpunannya masing – masing, pengalaman – pengalaman perjuangan yang akan menjadi cerita anak cucu kita, ato kenangan – kenangan yang bakal kita buka kembali saat reunian nanti, eh loe kan yang ketahuan bawa bom molotov sama pak ***** ***** ? haha loe mau nangis kan dulu,haha. Ibarat kata pepatah tak kenal maka ta’aruf. Sejelek –jeleknya himpunan pasti ada baiknya, ketika kita selalu berpikiran negatif terhadap sesuatu maka negatiflah apa yang kita anggap itu, eh itu ga bermanfaat, ngapain, gitu – gitu doank, terus ketika tersirat pertanyaan apakah acara himpunan yang bermanfaat anda selalu ikut ?&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setiap orang memang tak memiliki kapabilitas dan rasa militansi yang sama, rasa kepedulian yang sama, bahkan tidak memiliki aktivitas yang sama, semuanya mempunyai kesibukan masing – masing, dan kita wajib untuk menghargainya, understand to understood dikutip dari Stephen R. Covey dalam bukunya The Seven Habits of Highly Effective People, tapi adakah yang sama saudaraku ? waktu, setiap orang memiliki waktu 24 jam, sama tak kurang tak lebih, apakah anda selalu menyalahkan sang waktu yang tak dapat diputar kembali ke masa lalu dan memperbaiki masa lalu anda dengan segala sesuatunya yang lebih baik? Kenapa saya harus berhimpun lihat aktivitas mereka dan bandingkan pada diri anda, tanpa mengeluh mereka menjadi tumbal sebuah acara kepanitian, dimarahi, disinggung, bahkan di umpat sejadi – jadinya, mentalnya terbentuk siap menghadapi dunia yang keras dan tanpa ampun yang berakhir pada pemecatan pada dunia kerja. Mau nganggur dan menghabiskan waktu yg sia – sia hingga hari ini ? Waktunya sangat berharga wah saya banyak aktivitas kalo saya ga belajar ntar saya ngulang lagi, informasi yang dia dapat lebih banyak, networkingnya berkembang, teman di segala jurusan pun ia kenal, siapakah mereka ? aktivis kampus yang management dirinya sangat luar biasa, dengan agama sebagai dasarnya mereka tak takut menghadapi segala sesuatunya kecuali sang Pencipta, Allah Swt.  Dalam surat Al Baqarah ayat 30&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;[30] Dan (ingatlah) tatkala Tuhan engkau berkata kepada Malaikat : Sesungguhnya Aku hendak menjadikan di bumi seorang khalifah. Berkata mereka : Apakah Engkau hendak menjadikan padanya orang yang merusak di dalam nya dan menumpahkan darah, padahal kami bertasbih dengan memuji Engkau dan memuliakan Engkau ? Dia berkata : Sesungguhnya Aku lebih mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Kita adalah seorang pemimpin saudaraku, tak ada keraguan di dalamnya, kita pasti bisa, masihkah bahwa kita bangga dengan himpunan kita yang kajiannya sangat luar biasa dan sampai saat ini kita masih berada di bayang – bayang nama tenar itu, kepengurusan kita beda, orangnya beda, sumber dayanya beda, kenapa harus dipaksakan hingga saat ini kau lihat sendiri keadaanya? Masihkah kita saling menyalahkan bahwa tidak ada kepedulian diantara kita? Pernahkah terpikir sebuah solusi agar kita saling bergandengan tangan untuk massa yang lebih besar? kita ubah sistemnya, kita punya cara sendiri, kita ubah jaman ini dengan keprofesian kita sebagai seorang ilmuwan, peduli dengan pergerakan bangsa dan kembali membangun dengan riset dan karya ilmiah yang membantu bangsa ini untuk maju bukan untuk saling menyalahkan, jika ingin menyalahkan lihat diri kita sendiri, apakah yang kita lakukan itu bersih, jujur, ada upaya untuk memperbaiki negeri ini, ato kitalah calon penerus generasi korup selanjutnya, ada anggota dewan tertidur kita menyalahkan bahwa kerjanya tidak becus, bagaimana jika itu sama dengan kita yang tertidur pada saat jam kuliah ? harga bahan pokok dan bahan bakar mulai merangkak naik, apakah kita selalu menyalahkan pemerintah? Kenapa kita tidak menawarkan solusi apa yang bisa kita bantu dengan ilmu yang kita miliki? Ataukah kita gelap mata dengan uang gaji setiap bulannya kelak ? Tahukah kamu bahwa biaya kuliahmu ini disubsidi oleh masyarakat melalui pajak yang dibayarkan masyarakat dan hingga saat ini kau masih malas dan sering bolos kuliah ? tak adakah beban diantara kalian bahwa saya ingin mengusap air mata ibu pertiwi yang terus meneteskan air mata? Desa Cihurip dan Saudara  Edi Parlindungan membuka hati saya, inikah anda seorang aktivis kampus ? pertumbuhan ekonomi kita 6,3 %, pendidikan di Indonesia berakhir di SMP kebanyakan mereka mulai putus sekolah dan meminta – minta, mereka bekerja keras untuk mendapatkan sesuap nasi, kita bermalas – malasan, pernahkan kita merasa apa yang mereka rasakan? Andai mereka bisa sekolah, dan apa yg terjadi pada kita saudaraku ? kenapa kita tidak bantu dengan riset kita ? saya tahu kalian adalah mahasiswa cerdas, apakah kecerdasan kalian menutupi rasa kepedulian kita? Saya ingin mengajak kalian ke jalan yang penuh tantangan, penuh duri dan bahkan berakhir dengan sebuah kematian, jalan kita panjang saudaraku, himpunan itu akan menjadi markas kita untuk mengubah semuanya, perlahan dan penuh proses, kita akan mencatatkan tinta emas perjuangan muda kaum intelek yang sederhana, berjuang tanpa pamrih dan rendah hati, dengan dasar agama yang kuat anti korupsi bahwa Allah lah Yang Maha  Mengetahui dan menjaga mimpi kita erat – erat, saudaraku aku paham engkau takut untuk melangkah bersamaku di jalan penuh resiko ini, aku tak pernah mengingatkanmu, aku malu, aku tidak bisa melakukan yang terbaik, aku tidak bisa melakukan itu sendirian, saudaraku. Aku ga ingin meracuni engkau dengan doktrin – doktrin yang memenjarakan otakmu tentang sebuah kebebasan kaum muda, aku hanya ingin engkau memiliki dan menumbuhkan kesadaranmu sendiri, tanpa dipaksa dan di jarkom beberapa kali, saudaraku penyesalan itu datangnya belakangan, apapun yang terjadi jalanku ato jalanmu kita masih tetap sahabat, saling mendukung satu sama laen, jalan ini panjang tapi pernahkah kau membayangkan ujung perjalanan ini ? kita akan tertawa lepas dan menangis haru karena bahagia, masa muda yang kita lewati penuh perjuangan dan cerita untuk dijadikan sebuah kisah mozaik yang menginspirasi, bangunlah dari tidurmu saudaraku, tak ada istirahat kaki kita untuk melangkah selain di surga, aku mencintaimu angkatanku, kakak – kakak himpunan, dan calon adek – adekku, kita pasti bisa melakukannya, yes we can.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Asrama Bumi ganesha, 17 Januari 2011, seseorang yang baru belajar, Arif Pandu Winarta&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7114708561201753739-812442569935769038?l=arifpanduwinata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://arifpanduwinarta.blogspot.com' title='Himpunan ya ?'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/feeds/812442569935769038/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7114708561201753739&amp;postID=812442569935769038' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/812442569935769038'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/812442569935769038'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/2011/01/himpunan-ya.html' title='Himpunan ya ?'/><author><name>arif pandu</name><uri>https://profiles.google.com/112277295145507027426</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-zZG55FrHqUc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJo/TFK4Nw8jRNg/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TTO0o3qWzFI/AAAAAAAAAGI/Jb1NPZe0Tsc/s72-c/senyum+dikit.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7114708561201753739.post-8078635529913401995</id><published>2011-01-08T09:56:00.000-08:00</published><updated>2011-03-17T21:40:26.979-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My inspiring'/><title type='text'>Kalimat - kalimat yang menginspirasi saya hari ini</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mahasiswa yang sudah memperoleh kesadaran tentang eksistensi, potensi,  dan posisinya, dan dengan segala semangat kepemudaannya pastilah akan  selalu gelisah menghadapi realitas yang tidak sesuai dengan  cita-citanya. Kegelisahan tersebut haruslah diwujudkan dalam sebuah  bentuk perjuangan untuk perbaikan.( KM ITB )&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari Suhaib ra, bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Sungguh menakjubkan perkaranya orang yang beriman, karena segala urusannya adalah baik baginya. Dan hal yang demikian itu tidak akan terdapat kecuali hanya pada orang mu'min: Yaitu jika ia mendapatkan kebahagiaan, ia bersyukur, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan yang terbaik untuknya. Dan jika ia tertimpa musibah, ia bersabar, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan hal terbaik bagi dirinya." (HR. Muslim&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sabar juga memiliki dimensi untuk merubah sebuah kondisi, baik yang bersifat pribadi maupun sosial, menuju perbaikan agar lebih baik dan baik lagi. Bahkan seseorang dikatakan dapat diakatakan tidak sabar, jika ia menerima kondisi buruk, pasrah dan menyerah begitu saja. Sabar dalam ibadah diimplementasikan dalam bentuk melawan dan memaksa diri untuk bangkit dari tempat tidur, kemudian berwudhu lalu berjalan menuju masjid dan malaksanakan shalat secara berjamaah. Sehingga sabar tidak tepat jika hanya diartikan dengan sebuah sifat pasif, namun ia memiliki nilai keseimbangan antara sifat aktif dengan sifat pasif.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Kesabaran merupakan ciri orang yang kuat. Rasulullah SAW pernah menggambarkan dalam sebuah hadits; Dari Abu Hurairah ra berkata, bahwa Rasulullah SAW bersabda,"Orang yang kuat bukanlah yang pandai bergulat, namun orang yang kuat adalah orang yang memiliki jiwanya ketika marah." (HR. Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zig Ziglar dalam bukunya Something Else to Smile About(2001) bahwa ketika keteladanan sudah dapat dijalankan dengan baik, maka sebenarnya kita tidak perlu terlalu pusing lagi untuk memeriksa apakah aturan sudah dijalankan atau tidak, karena pelaksanaan aturan yang konsisten dimulai dari proses keteladanan yang dilaksanakan oleh pemimpin lininya. Keteladanan sudah menyatu dalam proses pengawasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Janganlah lupa bahwa apa yang tidak anda hargai, tidak akan dihargai, bahwa apa yang tidak anda ingat tidak akan diingat, bahwa apa yang tidak anda ubah tidak akan berubah, bahwa apa yang tidak anda kerjakan tidak akan dikerjakan. Anda bisa kalau mau, membentuk masyarakat yang pemimpinnya, entah bisnis atau politik, tidak terlalu terobsesi dengan uang dan jabatan. Pertanyaan sesunguhnya, bukanlah soal apa yang harus diperbuat, melainkan sekadar kemauan untuk melakukannya"-Alexander M.Sauders Jr-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya tiap diri kita adalah pemimpin dan setiap pemimpin wajib bertanggungjawab tentang apa yang telah kita lakukan di dunia pada hari akhir nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang diantara kita atau malah mungkin kita sendiri yang tidak menyadari bahwa kita sedang menzalimi diri dan penciptanya; Allah SWT Tuhan semesta alam. Kita terus meminta kesuksesan dan kebahagiaan dalam hidup, tanpa disertai keyakinan bahwa Allah akan memberikan apa yang diminta. Pernahkah kita berpikir ?&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;keterbukaan hati dalam menerima cahaya nurani inilah yang harus selalu kita jaga. Mulailah kita usahakan untuk selalu dapat mengenal hikmah di balik setiap kejadian. Jangan hanya melihat setiap kejadian dengan mata lahir saja, tapi gunakan mata hati kita. Namun, mata hati tidak akan berfungsi dengan baik, kalau selalu dikotori dengan kemaksiatan dan dosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kita tak pernah tahu, kapan datangnya kesuksesan. Mungkin kelihatan jauh, walaupun sudah begitu dekat. Keberanian untuk terus mencoba merupakan faktor kunci yang membedakan antara seorang yang gagal dengan orang yang berhasil meraih impiannya. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7114708561201753739-8078635529913401995?l=arifpanduwinata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com' title='Kalimat - kalimat yang menginspirasi saya hari ini'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/feeds/8078635529913401995/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7114708561201753739&amp;postID=8078635529913401995' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/8078635529913401995'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/8078635529913401995'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/2011/01/kalimat-kalimat-yang-menginspirasi-saya.html' title='Kalimat - kalimat yang menginspirasi saya hari ini'/><author><name>arif pandu</name><uri>https://profiles.google.com/112277295145507027426</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-zZG55FrHqUc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJo/TFK4Nw8jRNg/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7114708561201753739.post-2256610055585865375</id><published>2010-12-16T12:49:00.000-08:00</published><updated>2011-03-17T21:38:44.521-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Uneg Uneg'/><title type='text'>Di Dalam Pemikiran Saya</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;Di dalam pemikiran saya&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;i&gt;Catatan mozaik kehidupan arif pandu winarta&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TQp67HYxD2I/AAAAAAAAAGA/3U1pzyLwI5w/s1600/IMG_0310.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TQp67HYxD2I/AAAAAAAAAGA/3U1pzyLwI5w/s200/IMG_0310.jpg" width="181" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Alhamdulillah sekali masih diberi kesempatan untuk menikmati udara dan nikmatmu ya Allah, dalam perenungan saya mulai berpikir dan menggali sebuah informasi – informasi yang ada di dalam sebuah otak yang isinya bukanlah isi otak seorang mahasiswa cerdas, masih orisinil lah belum ketambahan spare part kuantum yang bisa mengalikan bilangan – bilangan abstrak di muka bumi ini dalam sekejap. Hari semakin pagi ketika aku mulai mengetikkan beberapa kalimat di sebuah perenungan malam yang singkat, sebenarnya sudah sejak lama aku ingin menulis, menuangkan secangkir  penat dan berbagai probematika kehidupan yang menjadi acuan pokok seorang manusia Why I must be live? Semuanya berawal dari ketika lahir, terjun bebas ke dunia dengan awalan pertama yang mungkin terdengar  bahagia oleh dua pasangan sejoli yang saling mengikhtiarkan janji sehidup semati untuk hidup bersama, teriakan demi teriakan pun bermunculan bahwa saya hidup, saya telah berada di dunia, alhamdulillah bapak ibu bayinya sehat, jaman jaman dimana pemerintahan Soeharto masih berjaya dengan segala sesuatunya serba murah apabila dibandingkan dengan sekarang, akupun hanya bisa menangis keras, aduh kok aku diturunin di dunia ya? Sebuah pemikiran nakal yang sempat tersirat bahwa kayaknya ada tujuan nih kenapa Allah berkendak meniupkan ruh saya ke kedua pasangan orang tua saya, pernah kepikiran wah kalo jadi bayi langsung wassalamulaikum langsung masuk surga karena masih suci, tapi kalo sekarang ? dimana dosa – dosa mulai menumpuk akibat bertambahnya umur, seperti sebuah pepatah, tua – tua keladi, makin tua makin jadi, hehe wah bahaya nih. Sebenarnya di dalam hati saya trenyuh bak awan yang meneteskan air mata ketika sebuah tali kasih mempertemukan anak yang dibuang oleh orang tuanya hingga bisa bertemu kembali, ato hati saya merasa iba ketika anaknya dari kecil dirawat mati – matian, dicarikan berpeluh keringat untuk mencari sesuap nasi tanpa malu mereka bekerja asalkan halal, tak ada rasa mengeluh di hati mereka yang terdalam demi buah hatinya yang tercinta, tak pernah mengharap balas apapun yg terjadi dengan kita esok nanti saudaraku, tak pernah menuntut bahwa kamu itu harus jadi juara ini itu nak, itulah orang tua fase dimana kita akan menjalaninya, proses terberat dimana semua masalah itu bertingkat dan berjenjang, masalah SD, masalah SMP, masalah SMA, masalah Kuliah dan masalah dengan partner kerja.  Sebuah pemikiran yang berawal dari seorang maestro kamu disini tujuan hidupmu apa nak? Sesuatu yang tak pernah terpikir bahwa kita akan dewasa akan tua akan terbaring di tanah pemakaman di mana fase itu akan cepat berlalu seiring jaman yg semakin maju.  Sempat terpikir di masa kanak – kanak aku pengen tetep kecil ah kan enak hehe bisa jajan beli mainan ini itu, bisa ngedot susu, bisa nonton tipi, bisa ngompol dan bisa pake bedak yang tebel biar kelihatan putih,haha kenangan jaman jaman jadul  yang mulai tertuang di cangkir memori sedikit demi sedikit, bahagianya, aku tak akan pernag membayangkan itu akan terjadi di kehidupanku, orang tua yang selalu menemaniku dengan sabar dan kasih sayang, mau mendengar keluh kesahku dari kecil hingga dewasa, aku sadar umur manusia itu terbatas, ada fase dimana aku mulai mengambil sikap untuk belajar menjadi bijaksana dalam menyikapi permasalahan hidup, tak ada yang tak mungkin di dunia ini, semuanya terasa kembali seperti flashback ketika aku tertidur lelap dengan tubuh kecilku dengan sapu tangan mungil di kedua tanganku, topi bayi untuk menghangatkanku, semuanya gelap aku tak bisa membayangkan aku kembali menjadi seorang mahasiswa yang sedang menuliskan sebuah catatan mozaik yang kau baca teman, hal yang perlu kita sadari sahabat tidak semua orang bisa merasakan rasa yang sama pada saat dia lahir, keadaan ekonomi yang mencekik membuat mereka pasrah menerima dengan rasa syukur yang mereka panjatkan kepada Allah Swt, masih merasa kurangkah kita? Tandai nikmatmu itu dengan rasa syukur, sesungguhnya Allah itu begitu mencintai kalian, tapi apakah kalian sadar, apakah otak kalian tidak berpikir tidak mencerna bahwa sebenarnya Allah lah yang paling sayang terhadap kita, kita minta Allah berikan, minta dan minta terus, pernahkah kta memberi untuk Allah saudaraku sebuah pertanyaan yang menyentuh melodi hati ini, ritmenya indah bak simponi ketenangan jiwa, ingatan yang terpendam ketika kita lahir, siapakah yang menciptakan kita saudaraku? Allah ingin kita melakukan sesuatu sehingga kita diterjunkan di dunia, bukankah manusia diterjunkan di muka bumi untuk menjadi seorang khalifah di muka bumi ?&lt;span class="fullpost"&gt;   teladan kita Rasullulah saw dan para sahabat telah memberikan contoh arti sebuah kepemimpinan dimana kejayaan islam pernah didapatkan kaum muslimin menguasai sepertiga bagian penjuru dunia. Aku pun terpikir kembali ketika dua orang tuaku bercakap cakap setelah proses melahirkan ibuku tercinta dalam keadaan lemah, ya allah semoga anakku menjadi anak yang sholeh, berbakti kepada orang tua, dan dapat berguna bagi nusa dan bangsa,  kalo ga salah sih seperti itu, itu doa orang tua terhadap anaknya, agar anaknya sholeh yaitu taat kepada agama, berbakti kepada orang tua, jadi anak yang penurut dan bukan pembangkang, anak yang diharapkan orang tua agar bisa menjadi panutan yang baik bagi adik – adiknya, dan berguna bagi nusa dan bangsa, saatnya turun ke jalan sahabat melihat kondisi ibu pertiwi yang sedang bersedih hati,  negeri yang dulunya indah, damai, dan tenteram  kini telah berubah, tindakan saling menyalahkan adalah tindakan pengecut kelas kakap yang bersembunyi di balik peraduan, yang usdah terjadi biarlah terjadi mari kita perbaiki dan ulurkan tangan kita untuk saling membantu, negeri dimana saya tinggal, negeri dimana saya menghabiskan banyak kenangan, negeri dimana saya akan mengabdi, kerja keras adalah energi kita kawan, mari kita awali hari ini dengan sebuah senyuman yang paling indah dalam lubuk hati kita, yes we can, kita bisa saudaraku, kita akan tertawa lepas dalam ujung perjalanan ini kita menikmatinya, bersama kesulitan ada kemudahan, man jada wa jadda, mari bergerak kawan kita awali hari ini dengan rasa istiqomah dalam diri kita :)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7114708561201753739-2256610055585865375?l=arifpanduwinata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com' title='Di Dalam Pemikiran Saya'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/feeds/2256610055585865375/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7114708561201753739&amp;postID=2256610055585865375' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/2256610055585865375'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/2256610055585865375'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/2010/12/di-dalam-pemikiran-saya.html' title='Di Dalam Pemikiran Saya'/><author><name>arif pandu</name><uri>https://profiles.google.com/112277295145507027426</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-zZG55FrHqUc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJo/TFK4Nw8jRNg/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TQp67HYxD2I/AAAAAAAAAGA/3U1pzyLwI5w/s72-c/IMG_0310.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7114708561201753739.post-7873173151971940277</id><published>2010-11-12T15:38:00.000-08:00</published><updated>2011-03-17T21:38:44.521-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Uneg Uneg'/><title type='text'>Ketika Hati Ini Mulai Menyapa</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TN3Pomg2FaI/AAAAAAAAAF8/-ACX4NYW7_A/s1600/sang-pemimpi-.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TN3Pomg2FaI/AAAAAAAAAF8/-ACX4NYW7_A/s1600/sang-pemimpi-.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Ketika hati ini mulai menyapa&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TN3PReBASbI/AAAAAAAAAF4/McP086jlsK0/s1600/berpikir+sejenak.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://2.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TN3PReBASbI/AAAAAAAAAF4/McP086jlsK0/s200/berpikir+sejenak.JPG" width="150" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Wah dari judulnya kayaknya udah ngeri ya?? Ga tahu kenapa hari ini lagi pengen nulis aja, ketika hati ini lelah untuk berpikir, pikiran ini jenuh akan materi yang tidak bisa dijangkau dengan otak kanan dan kiri, impuls momentum akan lompatan – lompatan sel otak yang mulai kendor karena termakan usia. Benar benar meresonansi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hari ini mulai berganti pagi ketika saya mulai menulis semua memori memori yang ada di dalam otak, kenangan itu berhembus di dalam desahan nafas yang mulai memburu karena stamina yang sudah tua. Hari ini saya lelah ingin rasanya saya mengeluh atas amanah – amanah yang dirasa berat akhir akhir ini, pelajaran yang semakin sulit, dan kegiatan yang semakin padat yang termakan oleh waktu. Pengen ya rasanya terpikir pengen libur sebentar aja, aku pengen tidur seharian di kamar,hedon, bergelut di kamar seharian menyalakan facebook dan YM untuk update status dan menghabiskan waktu untuk chatting berbagi pengalaman bersama kawan lama atau mencari lawan unuk diajak maen PES membuang kejenuhan saling mengejek ketika satu sama lain ada yang kebobolan. Hati ini rasanya kosong, pernah ga yang kita lakukan kadang – kadang tidak produktif, melakukan sesuatu tanpa tujuan, berbuat tanpa berpikir, bergerak tanpa melangkah maju, kita dewasa tapi tidak tahu apa yang kita lakukan, pengalaman masa lalu menunjukkan bahwa inilah kita, masa pencarian jati diri dengan akal – akal bulus di jaman kolot masa – masa SMA.  Pernahkah kita terpikir, siapakah kita ? kadang waktu yang semakin sempit melalaikan kita akan banyaknya kegiatan dan terfokusnya kita akan pembelajaran – pembelajaran di dalam kelas yang sengaja menuntut kita untuk menyelesaikan urusan akademik tepat waktu dengan nilai yang baik agar bisa dapat kerja. Hidup itu memang keras, kehidupanlah yang memberi kita pengalaman terbaik untuk terus bertahan atau jadi bulan – bulanan waktu sampai menunggu ajal  telah tiba. Kadang kita malas, suatu penyakit yang sampai saat ini belum ada obatnya, penyakit yang sangat enak tapi menimbulkan derita yang lebih parah dibandingkan dengan penyakit penyakit lainnya. Kemalasan itu menjamur, menimbulkan stress yang berkepanjangan, merasa rendah di barisan para mujahid yang siap sedia berperang untuk jihad di jalan Allah. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Hanya kesadaran diri boy yang bisa menyadarkan kita untuk melakukan hal yang lebih daripada yang lain, hanya kesadaran diri yang menentukan mau dibawa kemana arah tujuan dan mimpi kita selama ini? Teringat akan film sang pemimpi, bukan mimpi dan cita -  cita yang besar yang kita punya, tapi seberapa besar usaha kita untuk mimpi itu. Ketika hati ini mulai menyapa, saya benar – benar merasa hati ini basah, luluh, cair bak tamparan air terjun, hati ini tenang, menyadari semua mimpi ini pernah terngiang di dalam hati, hati ini mulai menyapa nikmat islam dan sejuknya iman yang tertanam di sanubari, belajar quantum ikhlas menjadi pribadi from zero to hero, banyak pengalaman yang aku dapatkan hingga mencapai umur yang terukir di wajah kita brother, bukankah kalian juga begitu? Kalian pasti punya pengalaman dan kenangan – kenangan yang indah sahabat, ingat kembali dan biarkan hati itu menyapa kalian, pelangi hati akan kombinasi warna warni kehidupan yang dijadikan panggung sandiwara, ketika hati ini lelah untuk meyakinkan sesuatu, sapalah bersihkan hati kita dengan bacaan yang menambah ilmu, Al –Quran sebagai penyejuk hati, dan shalat sebagai proses curhatan kita atas masalah – masalah yang menjadi kegaulan kepada  sang pencipta, ketika kepala ini sujud, otak yang selalu kita andalkan dan banggakan untuk berpikir dan beradu argumen ini berada di tingkat paling bawah, apa yang bisa kita sombongkan? ketika kita bersujud dan menangis meminta ampun atas dosa dosa yang penah kita lakukan, pernahkah hati kita mulai menyapa? Sebuah perenungan panjang saudaraku, kenapa kita bisa menjadi seperti ini, ketika diri kita mulai bercermin, nikmat mana yang kau dustakan? Seperti daun berserakan saudaraku, daun itu tanpa kita suruh, kita melihat dan mengawasi atau tidak, peduli atau acuh untuk menggugurkan daunnya dia berserakan dimana – mana, kadang kita jengkel di setiap bangun akan mimipi – mimpi yang indah, membuat kotor, dan malas untuk membersihkannya ( pengalaman pribadi), tapi pernahkah kita berpikir? Bahwa rejeki yang Allah turunkan kepada hambanya seperti daun berserakan, Allah turunkan setiap harinya rejeki untuk kita, tapi kita malas untuk memungutnya, kadang kita mengabaikan akan daun – daun berserakan, rejeki kita itu tanpa batas saudaraku, kenapa kita selalu protes karena kurangnya rejeki, andai kita tahu, andai kita bersyukur atas segala nikmat saudaraku, dan Allah berbicara dar hati ke hati kepada hambanya yang selalu memohon dan  dan menyapameminta, ketika hati ini mulai menyapa saudaraku, ketika hati ini mulai menyapa...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7114708561201753739-7873173151971940277?l=arifpanduwinata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com' title='Ketika Hati Ini Mulai Menyapa'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/feeds/7873173151971940277/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7114708561201753739&amp;postID=7873173151971940277' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/7873173151971940277'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/7873173151971940277'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/2010/11/ketika-hati-ini-mulai-menyapa.html' title='Ketika Hati Ini Mulai Menyapa'/><author><name>arif pandu</name><uri>https://profiles.google.com/112277295145507027426</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-zZG55FrHqUc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJo/TFK4Nw8jRNg/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TN3PReBASbI/AAAAAAAAAF4/McP086jlsK0/s72-c/berpikir+sejenak.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7114708561201753739.post-3322491727261122682</id><published>2010-10-16T08:06:00.000-07:00</published><updated>2011-03-17T21:38:44.521-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Uneg Uneg'/><title type='text'>Lihatlah ini</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TLm_Hv7p3bI/AAAAAAAAAF0/r-ZKbLSYVGg/s1600/hehe.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TLm_Hv7p3bI/AAAAAAAAAF0/r-ZKbLSYVGg/s320/hehe.JPG" width="227" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;DAN LIHATLAH BAHWA AKU AKAN KONSISTEN AKIBAT PERKATAANMU...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;TERIMA KASIH SUDAH MENYADARKANKU, AKU AKAN MENJADI PRIBADI YANG BAIK, INSYAALLAH. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7114708561201753739-3322491727261122682?l=arifpanduwinata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com' title='Lihatlah ini'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/feeds/3322491727261122682/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7114708561201753739&amp;postID=3322491727261122682' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/3322491727261122682'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/3322491727261122682'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/2010/10/lihatlah-ini.html' title='Lihatlah ini'/><author><name>arif pandu</name><uri>https://profiles.google.com/112277295145507027426</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-zZG55FrHqUc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJo/TFK4Nw8jRNg/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TLm_Hv7p3bI/AAAAAAAAAF0/r-ZKbLSYVGg/s72-c/hehe.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7114708561201753739.post-8969967199748764452</id><published>2010-10-14T09:55:00.000-07:00</published><updated>2011-03-17T21:38:44.522-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Uneg Uneg'/><title type='text'>Cerita Hari ini</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TLc1MbS3XtI/AAAAAAAAAFw/dt7u_KXtEoY/s1600/culun.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://3.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TLc1MbS3XtI/AAAAAAAAAFw/dt7u_KXtEoY/s200/culun.JPG" width="200" /&gt;&amp;nbsp;&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;oleh : Arif Pandu Winarta&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kok ketua angkatannya aneh ya ? hahaha :D mungkin kesan inilah yang pertama kalian ucapkan ketika pertama kali berjumpa dengan saya, apa kabar saudaraku ? sudah lama banget ya kayaknya kita tidak bertegur sapa, senyum sapa kalian, tawa canda, keluh kesah dan kekesalan kalian, serta bau –bau keringat yang khas dari bau badan kalian itu semerbak wajah – wajah polos yang terukir pada saat jaman kita mahasiswa dulu. Saya senang bisa menyapa kalian pada tulisan ini, mencurahkan segala perasaan yang tertuang pada memori otak yang semakin berat karena letupan memori memori kuantum yang berelativitas :D, mungkin karena sms saya jarang ada yang confirm dan bagaikan sms yang tak ada harganya, mati tak berbekas, &amp;nbsp;tapi tak apalah hati ini tak gentar dengan nilai Rp 100, apalah artinya harta, jika tak mampu membeli semuanya, mau jual ginjal mas ?hehehhe&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;Saudaraku enggak terasa ya kita hari ini sudah mulai tua, kita dulu masih merengek – rengek minta ini dan minta itu, harapan kita semua sama, ingin membahagiakan orang tua, sungguh beruntung saya dari pedalaman bertemu dengan orang – orang yang seperti kalian, melalui tulisan ini saya senang menjadi bagian dari kalian ,menjadi sebuah keluarga yang selalu bersama, kenangan itu akan selalu kita ukir hingga masa tua nanti, dimana persahabatan yang kita pegang ini akan terus melingkar di hati kita masing – masing. Semuanya tak ada yang mudah untuk kita lakukan, kita semua sadar kondisi yang tidak memungkinkan menghalangi setiap rencana yang telah kita susun matang - matang, tapi ingatlah sahabatku, bukankah kita masih bisa tersenyum :)? Di dalam mimpi – mimpi kita, masa depan kita, kita yakin bahwa kita akan sukses semuanya, saya ga mau berjalan di depan kalian, saya ga mau berjalan di belakang kalian, saya ingin berjalan di samping kalian sebagai seorang sahabat yang bisa saling tersenyum bersama, susah sama – sama, ngerjain laporan sama – sama, ngerjain tugas dari fotocopyan, bercanda, dan tidur di kelas pada saat kuliah, memori itu akan kita kenang, karena masa lalu tidak akan kembali, kejadian yang sudah lewat tidak bisa disesali, dan penyelasan selalu datang belakangan. Hari ini saya merasakan amanah yang kalian berikan kepada saya sebagai ketua angkatan.:)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Saya hanya ingin kalian tersenyum, terbebas dari masalah – masalah yang ada, kalian pasti punya beban masing – masing, punya masalah hidup, amanah ada dimana- mana, ga ada waktu luang, masalah akademik, bahkan masalah – masalah lainnya, ceritakanlah saudaraku, biarkan saya memahami kalian, karena kita saling berbagi, saling mengingatkan, karena sesudah kesulitan itu ada kemudahan, bantulah mereka yang membutuhkan bantuan kita, kita ada untuk mereka, karena kita satu dalam kekeluargaan. Yes we can, salam hangat dari sahabatmu. :)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7114708561201753739-8969967199748764452?l=arifpanduwinata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com' title='Cerita Hari ini'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/feeds/8969967199748764452/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7114708561201753739&amp;postID=8969967199748764452' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/8969967199748764452'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/8969967199748764452'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/2010/10/cerita-hari-ini.html' title='Cerita Hari ini'/><author><name>arif pandu</name><uri>https://profiles.google.com/112277295145507027426</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-zZG55FrHqUc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJo/TFK4Nw8jRNg/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TLc1MbS3XtI/AAAAAAAAAFw/dt7u_KXtEoY/s72-c/culun.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7114708561201753739.post-5358439504708606267</id><published>2010-08-11T18:36:00.000-07:00</published><updated>2011-03-17T21:40:26.980-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My inspiring'/><title type='text'>Saya menangis untuk adik saya sebanyak 6 kali</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TGNQIbHoQ8I/AAAAAAAAAFg/692G9xf8h7M/s1600/kakak%2Badek.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://3.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TGNQIbHoQ8I/AAAAAAAAAFg/692G9xf8h7M/s200/kakak%2Badek.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Mungkin article berikut pernah anda baca, tapi setiap membacanya, batin saya selalu tergugah dengan cerita ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Aku dilahirkan di sebuah dusun pegunungan yang sangat terpencil. Hari demi hari, orang tuaku membajak tanah kering kuning, dan punggung mereka menghadap ke langit. Aku mempunyai seorang adik, tiga tahun lebih muda dariku.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Suatu ketika, untuk membeli sebuah sapu tangan yang mana semua gadis di sekelilingku kelihatannya membawanya, Aku mencuri ima puluh sen dari laci ayahku. Ayah segera menyadarinya. Beliau membuat adikku dan aku berlutut di depan tembok, dengan sebuah tongkat bambu di tangannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;“Siapa yang mencuri uang itu?” Beliau bertanya. Aku terpaku, terlalu takut untuk berbicara. Ayah tidak mendengar siapa pun mengaku, jadi Beliau mengatakan, “Baiklah, kalau begitu, kalian berdua layak dipukul!”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dia mengangkat tongkat bambu itu tingi-tinggi. Tiba-tiba, adikku mencengkeram tangannya dan berkata, “Ayah, aku yang melakukannya! ” Tongkat panjang itu menghantam punggung adikku bertubi-tubi. Ayah begitu marahnya sehingga ia terus menerus mencambukinya sampai Beliau kehabisan nafas. Sesudahnya, Beliau duduk di atas ranjang batu bata kami dan memarahi, “Kamu sudah belajar mencuri dari rumah sekarang, hal memalukan apa lagi yang akan kamu lakukan di masa mendatang? … Kamu layak dipukul sampai mati! Kamu pencuri tidak tahu malu!”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt; &lt;br /&gt;Malam itu, ibu dan aku memeluk adikku dalam pelukan kami. Tubuhnya penuh dengan luka, tetapi ia tidak menitikkan air mata setetes pun. Di pertengahan malam itu, saya tiba-tiba mulai menangis meraung-raung. Adikku menutup mulutku dengan tangan kecilnya dan berkata, “Kak, jangan menangis lagi sekarang. Semuanya sudah terjadi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku masih selalu membenci diriku karena tidak memiliki cukup keberanian untuk maju mengaku. Bertahun-tahun telah lewat, tapi insiden tersebut masih kelihatan seperti baru kemarin. Aku tidak pernah akan lupa tampang adikku ketika ia melindungiku. Waktu itu, adikku berusia 8 tahun. Aku berusia 11.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika adikku berada pada tahun terakhirnya di SMP, ia lulus untuk masuk ke SMA di pusat kabupaten. Pada saat yang sama, saya diterima untuk masuk ke sebuah universitas propinsi. Malam itu, ayah berjongkok di halaman, menghisap rokok tembakaunya, bungkus demi bungkus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mendengarnya memberengut, “Kedua anak kita memberikan hasil yang begitu baik…hasil yang begitu baik…” Ibu mengusap air matanya yang mengalir dan menghela nafas, “Apa gunanya? Bagaimana mungkin kita bisa membiayai keduanya sekaligus?” Saat itu juga, adikku berjalan keluar ke hadapan ayah dan berkata, “Ayah, saya tidak mau melanjutkan sekolah lagi, telah cukup membaca banyak buku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yah mengayunkan tangannya dan memukul adikku pada wajahnya. “Mengapa kau mempunyai jiwa yang begitu keparat lemahnya? Bahkan jika berarti saya mesti mengemis di jalanan saya akan menyekolahkan kamu berdua sampai selesai!” Dan begitu kemudian ia mengetuk setiap rumah di dusun itu untuk meminjam uang. Aku menjulurkan tanganku selembut yang aku bisa ke muka adikku yang membengkak, dan berkata, “Seorang anak laki-laki harus meneruskan sekolahnya, kkalau tidak ia tidak akan pernah meninggalkan jurang kemiskinan ini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku, sebaliknya, telah memutuskan untuk tidak lagi meneruskan ke universitas. Siapa sangka keesokan harinya, sebelum subuh datang, adikku meninggalkan rumah dengan beberapa helai pakaian lusuh dan sedikit kacang yang sudah mengering. Dia menyelinap ke samping ranjangku dan meninggalkan secarik kertas di atas bantalku: “Kak, masuk ke universitas tidaklah mudah. Saya akan pergi mencari kerja dan mengirimu uang.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku memegang kertas tersebut di atas tempat tidurku, dan menangis dengan air mata bercucuran sampai suaraku hilang. Tahun itu, adikku berusia 17 tahun. Aku 20 tahun. Dengan uang yang ayahku pinjam dari seluruh dusun, dan uang yang adikku hasilkan dari mengangkut semen pada punggungnya di lokasi konstruksi, aku akhirnya sampai ke tahun ketiga (di universitas).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, aku sedang belajar di kamarku, ketika teman sekamarku masuk dan memberitahukan, ” Ada seorang ppenduduk dusun menunggumu di luar sana !” Mengapa ada seorang penduduk dusun mencariku? Aku berjalan keluar, dan melihat adikku dari jauh, seluruh badannya kotor tertutup debu semen dan pasir. Aku menanyakannya, “Mengapa kamu tidak bilang pada teman sekamarku kamu adalah adikku?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menjawab, tersenyum, “Lihat bagaimana penampilanku. Apa yang akan mereka pikir jika mereka tahu saya adalah adikmu? Apa mereka tidak akan menertawakanmu? ” Aku merasa terenyuh, dan air mata memenuhi mataku. Aku menyapu debu-debu dari adikku semuanya, dan tersekat-sekat dalam kata-kataku, “Aku tidak perduli omongan siapa pun! Kamu adalah adikku apa pun juga! Kamu adalah adikku bagaimana pun penampilanmu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sakunya, ia mengeluarkan sebuah jepit rambut berbentuk kupu-kupu. Ia memakaikannya kepadaku, dan terus menjelaskan, “Saya melihat semua gadis kota memakainya. Jadi saya pikir kamu juga harus memiliki satu.” Aku tidak dapat menahan diri lebih lama lagi. Aku menarik adikku ke dalam pelukanku dan menangis dan menangis. Tahun itu, ia berusia 20, Aku 23.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali pertama aku membawa pacarku ke rumah, kaca jendela yang pecah telah diganti, dan kelihatan bersih di mana-mana. Setelah pacarku pulang, aku menari seperti gadis kecil di depan ibuku. “Bu, ibu tidak perlu menghabiskan begitu banyak waktu untuk membersihkan rumah kita!” Tetapi katanya, sambil tersenyum, “Itu adalah adikmu yang pulang awal untuk&lt;br /&gt;membersihkan rumah ini. Tidakkah kamu melihat luka pada tangannya? Ia terluka ketika memasang kaca jendela baru itu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku masuk ke dalam ruangan kecil adikku. Melihat mukanya yang kurus, seratus jarum terasa menusukku. Aku mengoleskan sedikit saleb pada lukanya dan mebalut lukanya. “Apakah itu sakit?” Aku menanyakannya. “Tidak, tidak sakit.. Kamu tahu, ketika saya bekerja di lokasi konstruksi, batu-batu berjatuhan pada kakiku setiap waktu. Bahkan itu tidak menghentikanku bekerja dan…” Ditengah kalimat itu ia berhenti. Aku membalikkan tubuhku memunggunginya, dan air mata mengalir deras turun ke wajahku. Tahun itu, adikku 23, Aku berusia 26.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika aku menikah, aku tinggal di kota. Banyak kali suamiku dan aku mengundang orang tuaku untuk datang dan tinggal bersama kami, tetapi mereka tidak pernah mau. Mereka mengatakan, sekali meninggalkan dusun, mereka tidak akan tahu harus  mengerjakan apa. Adikku tidak setuju juga, mengatakan, “Kak, jagalah mertuamu aja. Saya akan menjaga ibu dan ayah di sini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suamiku menjadi direktur pabriknya. Kami menginginkan adikku mendapatkan pekerjaan sebagai manajer pada departemen pemeliharaan. Tetapi adikku menolak tawaran tersebut. Ia bersikeras memulai bekerja sebagai pekerja reparasi. Suatu hari, adikku diatas sebuah tangga untuk memperbaiki sebuah kabel, ketika ia mendapat sengatan listrik, dan masuk rumah sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suamiku dan aku pergi menjenguknya. Melihat gips putih pada kakinya, saya menggerutu, “Mengapa kamu menolak menjadi manajer? Manajer tidak akan pernah harus melakukan sesuatu yang berbahaya seperti ini. Lihat kamu sekarang, luka yang begitu serius. Mengapa kamu tidak mau mendengar kami sebelumnya?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan tampang yang serius pada wajahnya, ia membela keputusannya. “Pikirkan kakak ipar–ia baru saja jadi direktur, dan saya hampir tidak berpendidikan. Jika saya menjadi manajer seperti itu, berita seperti apa yang akan dikirimkan?” Mata suamiku dipenuhi air mata, dan kemudian keluar kata-kataku yang sepatah-sepatah: “Tapi kamu kurang pendidikan juga karena aku!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mengapa membicarakan masa lalu?” Adikku menggenggam tanganku. Tahun itu, ia berusia 26 dan aku 29.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adikku kemudian berusia 30 ketika ia menikahi seorang gadis petani dari dusun itu. Dalam acara pernikahannya, pembawa acara perayaan itu bertanya kepadanya, “Siapa yang paling kamu hormati dan kasihi?” Tanpa bahkan berpikir ia menjawab, “Kakakku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia melanjutkan dengan menceritakan kembali sebuah kisah yang bahkan tidak dapat kuingat. “Ketika saya pergi sekolah SD, ia berada pada dusun yang berbeda.  Setiap hari kakakku dan saya berjalan selama dua jam untuk pergi ke sekolah dan pulang ke rumah. Suatu hari, Saya kehilangan satu dari sarung tanganku. Kakakku memberikan satu dari kepunyaannya. Ia hanya memakai satu saja dan berjalan sejauh itu. Ketika kami tiba di rumah, tangannya begitu gemetaran karena cuaca yang begitu dingin sampai ia tidak dapat memegang sumpitnya. Sejak hari itu, saya bersumpah, selama saya masih hidup, saya akan menjaga kakakku dan baik kepadanya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepuk tangan membanjiri ruangan itu. Semua tamu memalingkan perhatiannya kepadaku. Kata-kata begitu susah kuucapkan keluar bibirku, “Dalam hidupku, orang yang paling aku berterima kasih adalah adikku.” Dan dalam kesempatan yang paling berbahagia ini, di depan kerumunan perayaan ini, air mata bercucuran turun dari wajahku seperti sungai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diterjemahkan dari : “I cried for my brother six times”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebaikan sekecil apapun akan memberikan manfaat bagi Anda dan orang yang membutuhkan. Berbahagialah memiliki teman dan saudara yang selalu mendukung Anda. Semoga berbahagia  &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7114708561201753739-5358439504708606267?l=arifpanduwinata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com' title='Saya menangis untuk adik saya sebanyak 6 kali'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/feeds/5358439504708606267/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7114708561201753739&amp;postID=5358439504708606267' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/5358439504708606267'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/5358439504708606267'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/2010/08/saya-menangis-untuk-adik-saya-sebanyak.html' title='Saya menangis untuk adik saya sebanyak 6 kali'/><author><name>arif pandu</name><uri>https://profiles.google.com/112277295145507027426</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-zZG55FrHqUc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJo/TFK4Nw8jRNg/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TGNQIbHoQ8I/AAAAAAAAAFg/692G9xf8h7M/s72-c/kakak%2Badek.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7114708561201753739.post-6343308034328502303</id><published>2010-07-13T18:31:00.000-07:00</published><updated>2011-03-17T21:40:56.187-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama'/><title type='text'>Waktu Terkabulnya Doa</title><content type='html'>&lt;i&gt;&lt;b&gt;diambil dari www.remajaislam.com&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TD0TT5pYLjI/AAAAAAAAAFQ/gFtrrh2g-9s/s1600/images+(4).jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://3.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TD0TT5pYLjI/AAAAAAAAAFQ/gFtrrh2g-9s/s200/images+(4).jpg" width="128" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Sungguh berbeda Allah Subhanahu Wa Ta'ala dengan makhluk-Nya. Dia Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Lihatlah manusia, ketika ada orang meminta sesuatu darinya ia merasa kesal dan berat hati. Sedangkan Allah Ta'ala mencintai hamba yang meminta kepada-Nya. Sebagaimana perkataan seorang penyair: “Allah murka pada orang yang enggan meminta kepada-Nya, sedangkan manusia ketika diminta ia marah”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, Allah mencintai hamba yang berdoa kepada-Nya, bahkan karena cinta-Nya Allah memberi 'bonus' berupa ampunan dosa kepada hamba-Nya yang berdoa. Allah Ta'ala berfirman dalam sebuah hadits qudsi: “Wahai manusia, selagi engkau berdoa dan berharap kepada-Ku, aku mengampuni dosamu dan tidak aku pedulikan lagi dosamu” (HR. At Tirmidzi, ia berkata: 'Hadits hasan shahih')&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh Allah memahami keadaan manusia yang lemah dan senantiasa membutuhkan akan Rahmat-Nya. Manusia tidak pernah lepas dari keinginan, yang baik maupun yang buruk. Bahkan jika seseorang menuliskan segala keinginannya dikertas, entah berapa lembar akan terpakai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka kita tidak perlu heran jika Allah Ta'ala melaknat orang yang enggan berdoa kepada-Nya. Orang yang demikian oleh Allah 'Azza Wa Jalla disebut sebagai hamba yang sombong dan diancam dengan neraka Jahannam. Allah Ta'ala berfirman: “Berdoalah kepadaKu, Aku akan kabulkan doa kalian. Sungguh orang-orang yang menyombongkan diri karena enggan beribadah kepada-Ku, akan dimasukkan ke dalam neraka Jahannam dalam keadaan hina dina” (QS. Ghafir: 60)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat ini juga menunjukkan bahwa Allah Maha Pemurah terhadap hamba-Nya, karena hamba-Nya diperintahkan berdoa secara langsung kepada Allah tanpa melalui perantara dan dijamin akan dikabulkan. Sungguh Engkau Maha Pemurah Ya Rabb...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara usaha yang bisa kita upayakan agar doa kita dikabulkan oleh Allah Ta'ala adalah dengan memanfaatkan waktu-waktu tertentu yang dijanjikan oleh Allah bahwa doa ketika waktu-waktu tersebut  dikabulkan. Diantara waktu-waktu tersebut adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Ketika sahur atau sepertiga malam terakhir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepertiga malam yang paling akhir adalah waktu yang penuh berkah, sebab pada saat itu Rabb kita Subhanahu Wa Ta'ala turun ke langit dunia dan mengabulkan setiap doa hamba-Nya yang berdoa ketika itu. Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam: “Rabb kita turun ke langit dunia pada sepertiga malam yang akhir pada setiap malamnya. Kemudian berfirman: 'Orang yang berdoa kepada-Ku akan Ku kabulkan, orang yang meminta sesuatu kepada-Ku akan Kuberikan, orang yang meminta ampunan dari-Ku akan Kuampuni'” (HR. Bukhari no.1145, Muslim no. 758)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Ketika berbuka puasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu berbuka puasa pun merupakan waktu yang penuh keberkahan, karena diwaktu ini manusia merasakan salah satu kebahagiaan ibadah puasa, yaitu diperbolehkannya makan dan minum setelah seharian menahannya, sebagaimana hadits: “Orang yang berpuasa memiliki 2 kebahagiaan: kebahagiaan ketika berbuka puasa dan kebahagiaan ketika bertemu dengan Rabb-Nya kelak” (HR. Muslim, no.1151)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberkahan lain di waktu berbuka puasa adalah dikabulkannya doa orang yang telah berpuasa, sebagaimana sabda  Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam: “Ada tiga doa yang tidak tertolak. Doanya orang yang berpuasa ketika berbuka, doanya pemimpin yang adil dan doanya orang yang terzhalimi” (HR. Tirmidzi no.2528, dishahihkan Al Albani di Shahih At Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Ketika malam lailatul qadar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam lailatul qadar adalah malam diturunkannya Al Qur'an. Malam ini lebih utama dari 1000 bulan. Sebagaimana firmanAllah Ta'ala: “Malam Lailatul Qadr lebih baik dari 1000 bulan” (QS. Al Qadr: 3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada malam ini dianjurkan memperbanyak ibadah termasuk memperbanyak doa. Sebagaimana yang diceritakan oleh Ummul Mu'minin Aisyah Radhiallahu'anha: “Aku bertanya kepada Rasulullah: Wahai Rasulullah, menurutmu apa yang sebaiknya aku ucapkan jika aku menemukan malam Lailatul Qadar? Beliau bersabda: Berdoalah: Allahumma Innaka 'Afuwwun, Tuhibbul 'Afwa Fa'fu 'Anni ('Ya Allah, sesungguhnya engkau Maha Pengampun dan menyukai sifat pemaaf, maka ampunilah aku')”(HR. Tirmidzi, 3513, ia berkata: “Hasan Shahih”)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hadits ini Ummul Mu'minin 'Aisyah Radhiallahu'anha meminta diajarkan ucapan yang sebaiknya diamalkan ketika malam Lailatul Qadar. Namun ternyata Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam mengajarkan lafadz doa. Ini menunjukkan bahwa pada malam Lailatul Qadar dianjurkan memperbanyak doa, terutama dengan lafadz yang diajarkan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   &lt;br /&gt;4. Ketika adzan berkumandang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain dianjurkan untuk menjawab adzan dengan lafazh yang sama, saat adzan dikumandangkan pun termasuk waktu yang mustajab untuk berdoa.  Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam bersabda: “Doa tidak tertolak pada dua waktu, atau minimal kecil kemungkinan tertolaknya. Yaitu ketika adzan berkumandang dan saat perang berkecamuk, ketika kedua kubu saling menyerang” (HR. Abu Daud, 2540, Ibnu Hajar Al Asqalani dalam Nata-ijul Afkar, 1/369, berkata: “Hasan Shahih”)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Di antara adzan dan iqamah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu jeda antara adzan dan iqamah adalah juga merupakan waktu yang dianjurkan untuk berdoa, berdasarkan sabda Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam: “Doa di antara adzan dan iqamah tidak tertolak” (HR. Tirmidzi, 212, ia berkata: “Hasan Shahih”)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian jelaslah bahwa amalan yang dianjurkan antara adzan dan iqamah adalah berdoa, bukan shalawatan, atau membaca murattal dengan suara keras, misalnya dengan menggunakan mikrofon. Selain tidak pernah dicontohkan oleh Rasulullah  Shallallahu'alaihi Wasallam, amalan-amalan tersebut dapat mengganggu orang yang berdzikir atau sedang shalat sunnah. Padahal Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam bersabda: “Ketahuilah, kalian semua sedang bermunajat kepada Allah, maka janganlah saling mengganggu satu sama lain. Janganlah kalian mengeraskan suara dalam membaca Al Qur'an,’ atau beliau berkata, ‘Dalam shalat’,” (HR. Abu Daud no.1332, dishahihkan oleh Ibnu Hajar Al Asqalani di Nata-ijul Afkar, 2/16).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Ketika sedang sujud dalam shalat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam bersabda: “Seorang hamba berada paling dekat dengan Rabb-nya ialah ketika ia sedang bersujud. Maka perbanyaklah berdoa ketika itu” (HR. Muslim, no.482)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Ketika sebelum salam pada shalat wajib&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam bersabda: “Ada yang bertanya: Wahai Rasulullah, kapan doa kita didengar oleh Allah? Beliau bersabda: “Diakhir malam dan diakhir shalat wajib” (HR. Tirmidzi, 3499)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Qayyim Al Jauziyyah dalam Zaadul Ma'ad (1/305) menjelaskan bahwa yang dimaksud 'akhir shalat wajib' adalah sebelum salam. Dan tidak terdapat riwayat bahwa Nabi Shallallahu'alaihi Wasallam dan para sahabat merutinkan berdoa meminta sesuatu setelah salam pada shalat wajib. Ahli fiqih masa kini, Syaikh Ibnu Utsaimin Rahimahullah berkata: “Apakah berdoa setelah shalat itu disyariatkan atau tidak? Jawabannya: tidak disyariatkan. Karena Allah Ta'ala berfirman: “Jika engkau selesai shalat, berdzikirlah” (QS. An Nisa: 103). Allah berfirman 'berdzikirlah', bukan 'berdoalah'. Maka setelah shalat bukanlah waktu untuk berdoa, melainkan sebelum salam” (Fatawa Ibnu Utsaimin, 15/216).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sungguh disayangkan kebanyakan kaum muslimin merutinkan berdoa meminta sesuatu setelah salam pada shalat wajib yang sebenarnya tidak disyariatkan, kemudian justru meninggalkan waktu-waktu mustajab yang disyariatkan yaitu diantara adzan dan iqamah, ketika adzan, ketika sujud dan sebelum salam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Di hari Jum'at&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam bersabda: “Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam menyebutkan tentang hari  Jumat kemudian beliau bersabda: 'Di dalamnya terdapat waktu. Jika seorang muslim berdoa ketika itu, pasti diberikan apa yang ia minta'. Lalu beliau mengisyaratkan dengan tangannya tentang sebentarnya waktu tersebut” (HR. Bukhari 935, Muslim 852 dari sahabat Abu Hurairah Radhiallahu'anhu)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Hajar Al Asqalani dalam Fathul Baari ketika menjelaskan hadits ini beliau menyebutkan 42 pendapat ulama tentang waktu yang dimaksud. Namun secara umum terdapat 4 pendapat yang kuat. Pendapat pertama, yaitu waktu sejak imam naik mimbar sampai selesai shalat Jum'at, berdasarkan hadits: “Waktu tersebut adalah ketika imam naik mimbar sampai shalat Jum'at selesai” (HR. Muslim, 853 dari sahabat Abu Musa Al Asy'ari Radhiallahu'anhu).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat kedua, yaitu setelah ashar sampai terbenamnya matahari. Berdasarkan hadits: “Dalam 12 jam hari Jum'at ada satu waktu, jika seorang muslim meminta sesuatu kepada Allah Azza Wa Jalla pasti akan dikabulkan. Carilah waktu itu di waktu setelah ashar” (HR. Abu Daud, no.1048 dari sahabat Jabir bin Abdillah Radhiallahu'anhu. Dishahihkan Al Albani di Shahih Abi Daud).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat ketiga, yaitu setelah ashar, namun diakhir-akhir hari Jum'at. Pendapat ini didasari oleh riwayat dari Abi Salamah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat keempat, yang dikuatkan oleh Ibnu Hajar sendiri, yaitu menggabungkan semua pendapat yang ada. Ibnu 'Abdil Barr berkata: “Dianjurkan untuk bersungguh-sungguh dalam berdoa pada dua waktu yang disebutkan”. Dengan demikian seseorang akan lebih memperbanyak doanya di hari Jum'at tidak pada beberapa waktu tertentu saja. Pendapat ini dipilih oleh Imam Ahmad bin Hambal, Ibnu 'Abdil Barr.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Ketika turun hujan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hujan adalah nikmat Allah Ta'ala. Oleh karena itu tidak boleh mencelanya. Sebagian orang merasa jengkel dengan turunnya hujan, padahal yang menurunkan hujan tidak lain adalah Allah Ta'ala. Oleh karena itu, daripada tenggelam dalam rasa jengkel lebih baik memanfaatkan waktu hujan untuk berdoa memohon apa yang diinginkan kepada Allah Ta'ala: “Doa tidak tertolak pada 2 waktu, yaitu ketika adzan berkumandang dan ketika hujan turun” (HR Al Hakim, 2534, dishahihkan Al Albani di Shahih Al Jami', 3078)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Hari Rabu antara Dzuhur dan Ashar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sunnah ini belum diketahui oleh kebanyakan kaum muslimin, yaitu dikabulkannya doa diantara shalat Zhuhur dan Ashar dihari Rabu. Ini diceritakan oleh Jabir bin Abdillah Radhiallahu'anhu: “Nabi shalallahu ‘alaihi wasalam berdoa di Masjid Al Fath 3 kali, yaitu hari Senin, Selasa dan Rabu. Pada hari Rabu lah doanya dikabulkan, yaitu diantara dua shalat. Ini diketahui dari kegembiraan di wajah beliau. Berkata Jabir : 'Tidaklah suatu perkara penting yang berat pada saya kecuali saya memilih waktu ini untuk berdoa,dan saya mendapati dikabulkannya doa saya'”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam riwayat lain: “Pada hari Rabu lah doanya dikabulkan, yaitu diantara shalat Zhuhur dan Ashar”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(HR. Ahmad, no. 14603, Al Haitsami dalam Majma Az Zawaid, 4/15, berkata: “Semua perawinya tsiqah”, juga dishahihkan Al Albani di Shahih At Targhib, 1185)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Ketika Hari Arafah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Arafah adalah hari ketika para jama'ah haji melakukan wukuf di Arafah, yaitu tanggal 9 Dzulhijjah. Pada hari tersebut dianjurkan memperbanyak doa, baik bagi jama'ah haji maupun bagi seluruh kaum muslimin yang tidak sedang menunaikan ibadah haji. Sebab Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam bersabda: “Doa yang terbaik adalah doa ketika hari Arafah” (HR. At Tirmidzi, 3585. Di shahihkan Al Albani dalam Shahih At Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Ketika Perang Berkecamuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu keutamaan pergi ke medan perang dalam rangka berjihad di jalan Allah adalah doa dari orang yang berperang di jalan Allah ketika perang sedang berkecamuk, diijabah oleh Allah Ta'ala. Dalilnya adalah hadits yang sudah disebutkan di atas: “Doa tidak tertolak pada dua waktu, atau minimal kecil kemungkinan tertolaknya. Yaitu ketika adzan berkumandang dan saat perang berkecamuk, ketika kedua kubu saling menyerang” (HR. Abu Daud, 2540, Ibnu Hajar Al Asqalani dalam Nata-ijul Afkar, 1/369, berkata: “Hasan Shahih”)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Ketika Meminum Air Zam-zam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam bersabda: “Khasiat Air Zam-zam itu sesuai niat peminumnya” (HR. Ibnu Majah, 2/1018. Dishahihkan Al Albani dalam Shahih Ibni Majah, 2502)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian uraian mengenai waktu-waktu yang paling dianjurkan untuk berdoa. Mudah-mudahan Allah Ta'ala mengabulkan doa-doa kita dan menerima amal ibadah kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amiin Ya Mujiibas Sa'iliin. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7114708561201753739-6343308034328502303?l=arifpanduwinata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com' title='Waktu Terkabulnya Doa'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/feeds/6343308034328502303/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7114708561201753739&amp;postID=6343308034328502303' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/6343308034328502303'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/6343308034328502303'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/2010/07/diambil-dari-www.html' title='Waktu Terkabulnya Doa'/><author><name>arif pandu</name><uri>https://profiles.google.com/112277295145507027426</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-zZG55FrHqUc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJo/TFK4Nw8jRNg/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TD0TT5pYLjI/AAAAAAAAAFQ/gFtrrh2g-9s/s72-c/images+(4).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7114708561201753739.post-136899103479784368</id><published>2010-07-12T08:49:00.000-07:00</published><updated>2011-03-17T21:38:44.522-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Uneg Uneg'/><title type='text'>Pengalaman Berharga hari Ini</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TDs5a-BK1yI/AAAAAAAAAFI/MNrsjs2249I/s1600/images+(9).jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="160" src="http://3.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TDs5a-BK1yI/AAAAAAAAAFI/MNrsjs2249I/s200/images+(9).jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Tak tahu mengapa wanita separuh baya itu mengajak saya bicara dari hati ke hati. Saya merasa benar – benar menjadi seorang anak muda yang banyak mendapat pengalaman dan nasihat dari kisah – kisah yang diberikan oleh sang nenek. Di usianya yang 75 tahun tak pernah dia mengeluh atas apa yang diberikan kepadanya. Dengan bangga dia menceritakan anak semata wayangnya itu. 75 tahun bagi wanita bukanlah umur yang dapat dilalui dengan mudah sahabat. Sekarang jika kita mau berpikir kita yang masih berumur 19 tahun ini akankah kita mencapai umur yang melewati 40 tahun? 75 tahun bukanlah umur yang sebentar. Di balik peraduannya dia sendiri. Menjalani semuanya dengan sendiri. Di masa tua yang seharusnya kita melihat dan mengenang jaman muda kita dulu. Tak ada lagi kenangan, tak ada lagi sanjungan, tak lagi ada pujian, dan yang ada hanyalah hari tua, beserta buku- buku yang berisikan huruf – huruf Arab dan kacamata yang selalu menemaninya. Dia sendiri….&lt;br /&gt;Menanti semuanya seperti dulu kala, tapi roda waktu tak mungkin kembali, semuanya bergerak maju, tak ada yang abadi di dunia ini. beliau sungguh orang yang tabah, dia ingin mengeluarkan semua yang dipendam dalam hatinya, tapi kepada siapa dia ingin mencurahkannya? Tak ada keluarga yang bisa diajak berbagi, dia sendiri, waktu dan rambutnya yang putih itu menelan semua pikiran –pikiran kosong yang ada di hatinya. Sungguh kesepian. Saya bisa merasakan auranya. Dia mulai menitikkan air mata, saya ingin kembali, kembali ke rahmatullah, saya sudah ikhlaskan semuanya. Tak ada yang dipikirkannya lagi. Dengan penyakit yang dideritanya selama ini, vertigo yang sudah lama ia gonta ganti dokter dan asam uratnya yang tak sembuh - sembuh selama 3 bulan ini dia tidak mengeluh sama sekali. Dia hanya bersujud kepada Allah untuk diberikan yang terbaik dalam hidupnya. Di dalam doanya yang ia panjatkan setiap sholat. Saya pun ikut menangis, mungkin terlihat agak aneh tapi nenek itu terlihat seperti nenek saya. Tak tahu mengapa saya ingin berbicara dengan nenek saya seperti itu. Nenek saya pasti dulunya seperti itu. Badannya tua, rambutnya putih dan selalu senyum ke setiap cucunya. Tidak tahu mengapa saya merindukan nenek saya yang sudah meninggal. Hati ini sakit, melihat waktu yang tidak sempat berjumpa beliau.&lt;span class="fullpost"&gt;  Ketika beliau berkata bahwa ketika saya akan pergi ke Bandung lagi untuk meneruskan kuliah saya, beliau mencegah saya untuk tinggal di rumah. Untuk tetap tinggal di rumah. Beliau ingin melihat saya untuk terakhir kalinya. Beliau mengatakan jika saya pergi saya tidak akan berjumpa dengan beliau kembali. Awalnya saya menganggap itu biasa saja sampai perisitiwa itu terjadi, Ketika saya sedang kuliah di GKU Barat 9022, saya mendapat kabar bahwa nenek saya wafat, saya panik, saya tak tahu apa yang harus saya lakukan di daerah orang, saya cari tiket pesawat untuk terbang dari Bandung ke Yogyakarta, tapi bagaimana saya menuju kesana, saya bingung sahabat, ingin rasanya meluapkan perasaan saya karena saya begitu bodoh di daerah orang. Akhirnya tak ada jadwal keberangkatan pesawat yang cocok dengan pemakaman nenek saya, saya di telp adek saya untuk segera pulang, kapan lagi saya melihat wajah nenek saya ketika sudah ditutup di liang lahat. Saya berpikir betapa menyesalnya saya, saya tidak dapat bertemu dengan nenek saya, cerita nenek tadi mengingatkan saya atas detik – detik kematian nenek saya. Saya berpikir bahwa saya harus pulang pada saat itu juga. Saya tidak memikirkan kuliah yang akan berlangsung hari ini, esok dan seterusnya. Saya ingin bertemu dengan nenek saya. Tapi mungkin takdir berkata lain. Allah pasti menentukan yang terbaik bwt setiap hambanya. Nenek sudah mengetahui bahwa kita tidak akan bertemu. Mungkin beliau lah yang memahami saya, selalu dingatkan untuk menutup pintu dan harus menjaga beliau, jangan pulang lebih dari jam 9 malam, tapi akhirnya…&lt;br /&gt;Saya naik pesawat Garuda dari Jakarta – Yogyakarta, di perjalanan saya memikirkan beliau yang telah ikut berperan dalammembesarkan saya selama ini, 19 tahun ini saya habiskan bersama beliau, walaupun saya sempat tinggal di Bekasi dulunya. Tapi masa – masa indah itu akan terukir, ketika beliau menggendong saya, mengajak saya ke pasar, mengajari saya mengaji untuk menyebu Asma-Mu ya Allah...&lt;br /&gt;Beliau tidak pernah cerita sama saya tentang yang beliau pendam selama ini, saya memang sering jarang berada di rumah karena sibuk mengurus urusan sekolah. Tak ada teman berbagi kecuali kakek, mereka menghabiskan waktu tua bersama, ini menjadi pelajaran untuk saya dan para sahabat, nenek itu terus bercerita bahwa dia sebenarnya ingin melihat semua anaknya bahagia. Sebuah kalimat permohonan yang simple, tak ada yang special pada diri nenek ini. tapi pribadi yang tegar menghadapinya sungguh luar biasa, ia ditinggal suaminya dan ditinggal anak semata wayangnya pergi jauh dan tak pernah kembali. Sambil menghibur diri dia bercerita tentang masa lalunya untuk menghibur saya dengan cerita lucunya.  Jujur saya tidak bisa membayangkan penantian yang begitu lama yang dijalaninya. Dia sanggup bertahan seorang diri. Tak sanggup dan tak tega saya melihat ada orang tua yang dibuang anaknya sendiri ke panti jompo. Bukankah sahabat kita sudah dirawat selama belasan tahun dan inikah balasan yang mereka berikan? Bukan, nenek itu memberi sebuah pelajaran sering – seringlah untuk berkomunikasi dengan keluarga dekat kita. Karena hanya dialah yang mau mengerti kita apa adanya. Merekalah yang paling mengerti dan merekalah yang kita butuhkan. Saya menjadi sadar saya pasti tidak akan mengecewakan keluarga yang ada di rumah. Saya tak akan membiarkan keluarga saya ditelan oleh hilangnya waktu. Saya ingin mereka menyaksikan saya menggunakan toga bahwa saya akhirnya lulus sarjana. Sebuah pencapain yang ditunggu – tunggu sebagai anak pertama.&lt;br /&gt;Hidup bagaikan misteri ilahi. Kita tidak punya jaminan bahwa kita akan hidup lebih lama sahabat, apakah kita akan punya apa yang kita impi – impikan sejak kecil itu terwujud? Atau bagaimanakah nasib kita di masa depan?  Hidup itu sahabat ada yang bilang bahwa kita hidup itu hanyalah “ mampir ngombe” atau numpang minum. Kita memulai perjalanan jauh dan akhirnya kembali pulang ke hadirat Allah swt. Jujur sahabat saya agak malu dengan apa yang saya miliki. Saya belum dewasa, saya belum siap, saya belum matang, dan saya belum memiliki semuanya untuk kembali pulang jika saya dipanggil ke rahmatullah. Cerita di atas adalah apa yang penulis alami, tentang sebuah peristiwa yang amat menawan hati, saya sangat terharu. Semoga bermanfaat bagi pembaca semua. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7114708561201753739-136899103479784368?l=arifpanduwinata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com' title='Pengalaman Berharga hari Ini'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/feeds/136899103479784368/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7114708561201753739&amp;postID=136899103479784368' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/136899103479784368'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/136899103479784368'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/2010/07/pengalaman-berharga-hari-ini.html' title='Pengalaman Berharga hari Ini'/><author><name>arif pandu</name><uri>https://profiles.google.com/112277295145507027426</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-zZG55FrHqUc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJo/TFK4Nw8jRNg/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TDs5a-BK1yI/AAAAAAAAAFI/MNrsjs2249I/s72-c/images+(9).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7114708561201753739.post-6467075793947596367</id><published>2010-07-10T18:02:00.000-07:00</published><updated>2011-03-17T21:40:56.187-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama'/><title type='text'>Untuk para Wanita</title><content type='html'>Dua puluh tahun yang lalu saya melahirkan seorang anak laki-laki,&lt;br /&gt;wajahnya lumayan tampan namun terlihat agak bodoh. Sam, suamiku,&lt;br /&gt;memberinya nama Eric. Semakin lama semakin nampak jelas bahwa anak ini&lt;br /&gt;memang agak terbelakang. Saya berniat memberikannya kepada orang lain&lt;br /&gt;saja untuk dijadikan budak atau pelayan.&lt;br /&gt;Namun Sam mencegah niat buruk itu. Akhirnya terpaksa saya&lt;br /&gt;membesarkannya juga. Di tahun kedua setelah Eric dilahirkan saya pun&lt;br /&gt;melahirkan kembali seorang anak perempuan yang cantik mungil. Saya&lt;br /&gt;menamainya Angelica.&lt;br /&gt;Saya sangat menyayangi Angelica, demikian juga Sam. Seringkali kami&lt;br /&gt;mengajaknya pergi ke taman hiburan dan membelikannya pakaian anak-anak&lt;br /&gt;yang indah-indah.&lt;br /&gt;Namun tidak demikian halnya dengan Eric. Ia hanya memiliki beberapa&lt;br /&gt;stel pakaian butut. Sam berniat membelikannya, namun saya selalu&lt;br /&gt;melarangnya dengan dalih penghematan uang keluarga. Sam selalu&lt;br /&gt;menuruti perkataan saya. Saat usia Angelica 2 tahun Sam meninggal&lt;br /&gt;dunia. Eric sudah berumur&lt;br /&gt;4 tahun kala itu. Keluarga kami menjadi semakin miskin dengan hutang&lt;br /&gt;yang semakin menumpuk. Akhirnya saya mengambil tindakan yang akan&lt;br /&gt;membuat saya menyesal seumur hidup. Saya pergi meninggalkan kampung&lt;br /&gt;kelahiran saya beserta Angelica. Eric yang sedang tertidur lelap saya&lt;br /&gt;tinggalkan begitu saja. Kemudian saya tinggal di sebuah gubuk setelah&lt;br /&gt;rumah kami laku terjual untuk membayar hutang. Setahun, 2 tahun, 5&lt;br /&gt;tahun, 10 tahun.. telah berlalu sejak kejadian itu.&lt;br /&gt;Saya telah menikah kembali dengan Brad, seorang pria dewasa. Usia&lt;br /&gt;Pernikahan kami telah menginjak tahun kelima. Berkat Brad, sifat-sifat&lt;br /&gt;buruk saya yang semula pemarah, egois, dan tinggi hati, berubah&lt;br /&gt;sedikit demi sedikit menjadi lebih sabar dan penyayang. Angelica telah&lt;br /&gt;berumur&lt;br /&gt;12 tahun dan kami menyekolahkan dia di asrama putri sekolah perawatan.&lt;br /&gt;Tidak ada lagi yang ingat tentang Eric dan tidak ada lagi yang&lt;br /&gt;mengingatnya.&lt;br /&gt;Sampai suatu malam. Malam di mana saya bermimpi tentang seorang anak.&lt;br /&gt;Wajahnya agak tampan namun tampak pucat sekali. Ia melihat ke arah&lt;br /&gt;saya.&lt;br /&gt;Sambil tersenyum ia berkata, "Tante, Tante kenal mama saya? Saya lindu&lt;br /&gt;cekali pada Mommy!"&lt;br /&gt;Setelah berkata demikian ia mulai beranjak pergi, namun saya&lt;br /&gt;menahannya, "Tunggu..., sepertinya saya mengenalmu. Siapa namamu anak&lt;br /&gt;manis?"&lt;br /&gt;"Nama saya Elic, Tante."&lt;br /&gt;"Eric? Eric... Ya Tuhan! Kau benar-benar Eric?"&lt;br /&gt;Saya langsung tersentak dan bangun. Rasa bersalah, sesal dan berbagai&lt;br /&gt;perasaan aneh lainnya menerpa diri saya saat itu juga. Tiba-tiba&lt;br /&gt;terlintas kembali kisah ironis yang terjadi dulu seperti sebuah film&lt;br /&gt;yang diputar dikepala saya. Baru sekarang saya menyadari betapa&lt;br /&gt;jahatnya perbuatan saya dulu.Rasanya seperti mau mati saja saat itu.&lt;br /&gt;Ya, saya harus mati..., mati..., mati... Ketika tinggal seinchi jarak&lt;br /&gt;pisau yang akan saya goreskan ke pergelangan tangan, tiba-tiba&lt;br /&gt;bayangan Eric melintas kembali di pikiran saya. Ya Eric, Mommy akan&lt;br /&gt;menjemputmu Eric...&lt;br /&gt;Sore itu saya memarkir mobil biru saya di samping sebuah gubuk, dan&lt;br /&gt;Brad dengan pandangan heran menatap saya dari samping. "Mary, apa yang&lt;br /&gt;sebenarnya terjadi?"&lt;br /&gt;"Oh, Brad, kau pasti akan membenciku setelah saya menceritakan hal&lt;br /&gt;yang telah saya lakukan dulu." tTpi aku menceritakannya juga dengan&lt;br /&gt;terisak-isak. ..&lt;br /&gt;Ternyata Tuhan sungguh baik kepada saya. Ia telah memberikan suami&lt;br /&gt;yang begitu baik dan penuh pengertian. Setelah tangis saya reda, saya&lt;br /&gt;keluar dari mobil diikuti oleh Brad dari belakang. Mata saya menatap&lt;br /&gt;lekat pada gubuk yang terbentang dua meter dari hadapan saya. Saya&lt;br /&gt;mulai teringat betapa gubuk itu pernah saya tinggali beberapa bulan&lt;br /&gt;lamanya dan Eric..&lt;br /&gt;Eric...&lt;br /&gt;Saya meninggalkan Eric di sana 10 tahun yang lalu. Dengan perasaan&lt;br /&gt;sedih saya berlari menghampiri gubuk tersebut dan membuka pintu yang&lt;br /&gt;terbuat dari bambu itu. Gelap sekali... Tidak terlihat sesuatu apa&lt;br /&gt;pun! Perlahan mata saya mulai terbiasa dengan kegelapan dalam ruangan&lt;br /&gt;kecil itu.&lt;br /&gt;Namun saya tidak menemukan siapapun juga di dalamnya. Hanya ada&lt;br /&gt;sepotong kain butut tergeletak di lantai tanah. Saya mengambil seraya&lt;br /&gt;mengamatinya dengan seksama... Mata mulai berkaca-kaca, saya mengenali&lt;br /&gt;potongan kain tersebut sebagai bekas baju butut yang dulu dikenakan&lt;br /&gt;Eric sehari-harinya. ..&lt;br /&gt;Beberapa saat kemudian, dengan perasaan yang sulit dilukiskan, saya&lt;br /&gt;pun keluar dari ruangan itu... Air mata saya mengalir dengan deras.&lt;br /&gt;Saat itu saya hanya diam saja. Sesaat kemudian saya dan Brad mulai&lt;br /&gt;menaiki mobil untuk meninggalkan tempat tersebut. Namun, saya melihat&lt;br /&gt;seseorang di belakang mobil kami. Saya sempat kaget sebab suasana saat&lt;br /&gt;itu gelap sekali. Kemudian terlihatlah wajah orang itu yang demikian&lt;br /&gt;kotor.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ternyata ia seorang wanita tua. Kembali saya tersentak kaget manakala&lt;br /&gt;ia tiba-tiba menegur saya dengan suaranya yang parau.&lt;br /&gt;"Heii...! Siapa kamu?! Mau apa kau kemari?!"&lt;br /&gt;Dengan memberanikan diri, saya pun bertanya, "Ibu, apa ibu kenal&lt;br /&gt;dengan seorang anak bernama Eric yang dulu tinggal di sini?"&lt;br /&gt;Ia menjawab, "Kalau kamu ibunya, kamu sungguh perempuan terkutuk!&lt;br /&gt;Tahukah kamu, 10 tahun yang lalu sejak kamu meninggalkannya di sini,&lt;br /&gt;Eric terus menunggu ibunya dan memanggil, 'Mommy..., mommy!' Karena&lt;br /&gt;tidak tega, saya terkadang memberinya makan dan mengajaknya tinggal&lt;br /&gt;Bersama saya. Walaupun saya orang miskin dan hanya bekerja sebagai&lt;br /&gt;pemulung sampah, namun saya tidak akan meninggalkan anak saya seperti&lt;br /&gt;itu! Tiga bulan yang lalu Eric meninggalkan secarik kertas ini. Ia&lt;br /&gt;belajar menulis setiap hari selama bertahun-tahun hanya untuk menulis&lt;br /&gt;ini untukmu..."&lt;br /&gt;Saya pun membaca tulisan di kertas itu...&lt;br /&gt;"Mommy, mengapa Mommy tidak pernah kembali lagi...? Mommy marah sama&lt;br /&gt;Eric, ya? Mom, biarlah Eric yang pergi saja, tapi Mommy harus berjanji&lt;br /&gt;kalau Mommy tidak akan marah lagi sama Eric. Bye, Mom..."&lt;br /&gt;Saya menjerit histeris membaca surat itu. "Bu, tolong katakan...&lt;br /&gt;katakan di mana ia sekarang? Saya berjanji akan meyayanginya sekarang!&lt;br /&gt;Saya tidak akan meninggalkannya lagi, Bu! Tolong katakan..!!"&lt;br /&gt;Brad memeluk tubuh saya yang bergetar keras.&lt;br /&gt;"Nyonya, semua sudah terlambat. Sehari sebelum nyonya datang, Eric&lt;br /&gt;telah meninggal dunia.. Ia meninggal di belakang gubuk ini. Tubuhnya&lt;br /&gt;sangat kurus, ia sangat lemah. Hanya demi menunggumu ia rela bertahan&lt;br /&gt;di belakang gubuk ini tanpa ia berani masuk ke dalamnya. Ia takut&lt;br /&gt;apabila Mommy-nya datang, Mommy-nya akan pergi lagi bila melihatnya&lt;br /&gt;ada di dalam sana ... Ia hanya berharap dapat melihat Mommy-nya dari&lt;br /&gt;belakang gubuk ini... Meskipun hujan deras, dengan kondisinya yang&lt;br /&gt;lemah ia terus bersikeras menunggu Nyonya di sana .&lt;br /&gt;Saya kemudian pingsan dan tidak ingat apa-apa lagi.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana, geneva, lucida, 'lucida grande', arial, helvetica, sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&lt;a href="http://www.parentsguide.co.id/smf/index.php?topic=482.0;wa" style="color: rgb(34, 34, 156) !important; font-weight: bold; text-decoration: underline !important;" target="_blank"&gt;http://www.parentsguide.co.id/smf/index.php?topic=482.0;wa&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7114708561201753739-6467075793947596367?l=arifpanduwinata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com' title='Untuk para Wanita'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/feeds/6467075793947596367/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7114708561201753739&amp;postID=6467075793947596367' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/6467075793947596367'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/6467075793947596367'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/2010/07/untuk-para-wanita.html' title='Untuk para Wanita'/><author><name>arif pandu</name><uri>https://profiles.google.com/112277295145507027426</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-zZG55FrHqUc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJo/TFK4Nw8jRNg/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7114708561201753739.post-738936484230624259</id><published>2010-07-08T20:56:00.000-07:00</published><updated>2011-03-17T21:38:44.522-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Uneg Uneg'/><title type='text'>Sekedar Ungkapan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TDadsQxb4VI/AAAAAAAAAEw/GO3z1YPzpts/s1600/miskin.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://1.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TDadsQxb4VI/AAAAAAAAAEw/GO3z1YPzpts/s200/miskin.jpg" width="130" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Well ketemu lagi sama penulis arif pandu winarta, disini penulis cuma pengen menshare apa yang penulis tahu tentang bagaimana kita memaknai hidup kita, kadang kita berpikir bwt apa siy hidup?? Kadang kita tidak tahu tujuan kita itu hidup sebenarnya apa siy? Kata Armada Band, Mau dibawa kemana  hidup kita ini,hehe.  Yang  kita tahu  cuma menjalani kehidupan yang kita alami aja, kadang kita ya merasa lebih baik dengan kehidupan yang kita alami saat ini, kita bersyukur, feel enjoyed  dengan kehidupan yang kita miliki saat ini. kita merasa berkecukupan. Tapi teman kalo kita mau melihat ke belakang, berpaling sejenak dengan apa yang saudara – saudara  kita rasakan disana.  Kita pun tentunya akan merasa trenyuh juga apa yang kita miliki tidak mereka miliki sama sekali. Mereka lusuh, kotor, tidak terawat dan hitam.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TDadz5hDNqI/AAAAAAAAAE4/4kV0qJF15VI/s1600/images+(8).jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="120" src="http://3.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TDadz5hDNqI/AAAAAAAAAE4/4kV0qJF15VI/s200/images+(8).jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp;Ada juga anak kecil yang rela mengangkut sampah di usia mereka  seharusnya  sekolah. atau saudara kita yang tidak lengkap organ tubuhnya.  Kadang pikiran jahat kita bermunculan melalui impuls – impuls otak yang meresonansi, mereka adalah orang yang malas untuk bekerja jadi sah-sah aja mereka seperti itu atau  mereka tidak bisa mengurus diri nya sendiri  jadi ya kotor kayak gitu, mereka itu goblok soal pelajaran jadi cuma itu yang bisa mereka kerjakan. Mereka butuh duit bwt makan.  tapi jika kita mau berpikir dan berpikir lagi, hmmm mengapa ya orang yang malas sampai segitu parahnya?? Mengapa ya mereka lusuh seperti itu? Mengapa ya ada anak yang seharusnya sekolah, jalan – jalan di jalan raya panas- panas bawa koran. Dan bagaimana mereka yang organ tubuhnya tidak sesempurna apa yang kita miliki menjalani kehidupan sehari -hari.  Suara dari hati kecil kita pun berlalu sejenak .&lt;object height="344" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube-nocookie.com/v/QERuKC34smw&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1?color1=0xe1600f&amp;amp;color2=0xfebd01&amp;amp;hd=1"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube-nocookie.com/v/QERuKC34smw&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1?color1=0xe1600f&amp;amp;color2=0xfebd01&amp;amp;hd=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;hmmm andai saya bisa bantu mereka.&amp;nbsp;Kalimat ini lah kawan yang sebenarnya kita butuhkan, siapa lagi kalau bukan kita.&lt;br /&gt;video ini akan memotivasi kita. video yang sungguh luar biasa. Seharusnya kita bisa lebih memaknai hidup yang kita miliki. Lebih bisa bersyukur dengan semua kelebihan dan kekurangan kita. Kadang kita sharing dan curhat dengan teman –teman kita ini. coba teman –teman ingat – ingat kembali, apa yang teman – teman lakukan sampai umur teman – teman yang membaca tulisan ini telah lakukan di dunia. kadang kita merasa sudah hebat dan bangga dengan apa yang kita lakukan, feel proud that we have done&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TDad7pocfTI/AAAAAAAAAFA/kDzieYIdqgg/s1600/Orang-Miskin-Dilarang-Mengemis.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://3.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TDad7pocfTI/AAAAAAAAAFA/kDzieYIdqgg/s200/Orang-Miskin-Dilarang-Mengemis.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;. Tapi &lt;span class="fullpost"&gt;  saudaraku, kita ini hidup tidak sendiri. Kita yang merasa diberi kelebihan oleh Allah swt, diberi kemampuan untuk berkontribusi lebih. Penulis jadi inget filmnya Spiderman pas di akhir – akhir yang mau tamat bilang, versi bahasa Indonesia artinya kurang lebih seperti ini, kita diberi kekuatan yang besar, maka tanggung jawab yang diberikan kita semakin besar. Jadinya kita yang lebih bisa memakanai hidup, kita lahir dari keluarga yang berkecukupan, hidup enak, makan tersedia, bisa jalan-jalan kesana – kesini, tapi bagaimanakah dengan mereka? Mereka juga ingin sebenarnya tapi apa daya tangan tak sampai.  Berikut ini adalah lagu dari Opick yang mungkin bisa membuka mata hati teman –teman. &lt;br /&gt;&lt;object height="344" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube-nocookie.com/v/Row45JVFKsA&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1?color1=0xe1600f&amp;amp;color2=0xfebd01&amp;amp;hd=1"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube-nocookie.com/v/Row45JVFKsA&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1?color1=0xe1600f&amp;amp;color2=0xfebd01&amp;amp;hd=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;bagaimana kau merasa bangga&lt;br /&gt;akan dunia yg sementara&lt;br /&gt;bagaimanakah bila semua hilang dan pergi&lt;br /&gt;meninggalkan dirimu&lt;br /&gt;bagaimanakah bila saatnya&lt;br /&gt;waktu terhenti tak kau sadari&lt;br /&gt;masikah ada jalan bagimu untuk kembali&lt;br /&gt;mengulangkan masa lalu&lt;br /&gt;dunia dipenuhi dengan hiasan&lt;br /&gt;semua dan segala yg ada akan&lt;br /&gt;kembali padaNya&lt;br /&gt;bila waktu tlah memenggil &lt;br /&gt;teman sejati hanyalah amal&lt;br /&gt;bila waktu telah terhenti&lt;br /&gt;teman sejati tingallah sepi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkin hanya itu, penulis cuma bisa nulis itu, maaf ya kalo penulis kurang semngat nulisnya. Lagi belum nemu inspirasi bos.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7114708561201753739-738936484230624259?l=arifpanduwinata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com' title='Sekedar Ungkapan'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/feeds/738936484230624259/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7114708561201753739&amp;postID=738936484230624259' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/738936484230624259'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/738936484230624259'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/2010/07/sekedar-ungkapan.html' title='Sekedar Ungkapan'/><author><name>arif pandu</name><uri>https://profiles.google.com/112277295145507027426</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-zZG55FrHqUc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJo/TFK4Nw8jRNg/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TDadsQxb4VI/AAAAAAAAAEw/GO3z1YPzpts/s72-c/miskin.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7114708561201753739.post-2726502016541892234</id><published>2010-07-03T11:50:00.000-07:00</published><updated>2011-03-17T21:42:45.190-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='About love'/><title type='text'>Masalah cinta para remaja</title><content type='html'>&lt;object height="344" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube-nocookie.com/v/1iuEl03wu90&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1?color1=0xe1600f&amp;amp;color2=0xfebd01&amp;amp;hd=1"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube-nocookie.com/v/1iuEl03wu90&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1?color1=0xe1600f&amp;amp;color2=0xfebd01&amp;amp;hd=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya apa siy cinta itu ( penulis pura – pura ga tahu bos)? Tak dapat dipungkiri setiap remaja pasti pernah merasakan apa yang namanya cinta, bukan rangkaian huruf C-I-N-T-A lho ya, haha :D jadi ingat sebuah lagu. Mengapa siy penulis membahas masalah ini, padahal blog ini berisi tentang sebuah renungan akan motivasi yang membuat kita menjadi pribadi yang lebih baik, lebih produktif, lebih bisa menatap masa depan. Tapi  jangan salah persepsi  juga bos gara-gara cinta kita jadi g semangat, wah si doi mutusin gue nih, gimana ya?sebel benci deh ihhh mau pingsan( alay mode on) haduh gpp siy sebenarnya gue juga  masih punya cadangan kok di rumah, rumah sebelah maksudnya, dia jualan es cendol kok, dia juga lebih tajir daripada yang ini, lhoh??? Jadi yang sebelumnya apa???&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TC-GSjvqhtI/AAAAAAAAAEg/jPYsGMO9INE/s1600/images+(5).jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://2.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TC-GSjvqhtI/AAAAAAAAAEg/jPYsGMO9INE/s200/images+(5).jpg" width="151" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Kadang ketika kita dihadapi suatu masalah emosi dan rasa egoisme kita yang tinggi kita mengalahkan segalanya. Percaya ga percaya cekidot gan kalo kita pasti lebih sering berantem saat menjalin hubungan daripada rasa happy endingnya. Ada juga yang ga siy (relatif), tapi katanya kalo g ada konflik ga asik bos, hidup cuma datar- data aja. Kadang karena rasa posesif kita alias rasa sayang bangetlah sama si doi dan karena kita udah ngerasa ngemiliki si doi, si doi tu ga boleh ini, itu, pokoknya ga boleh ini sama itu titik lah ga pake koma. Kalo pake baju harus kayak gini, makan dulu kalo kemana-mana. Ga ada uang sebenarnya bwt jajan. Kalo kita dicuekin merasa ga diperhatikan sarannya,ngambek trus berantem deh. Akhirnya setelah beberapa jam lewat beberapa detik baikan lagi. Yeee…&lt;br /&gt;Sebenarnya saudaraku yang dirahmati oleh Allah( halah kayak khotbah jumat) jika kita mau menyadari hubungan cinta itu mirip dengan pola bilangan ( kebetulan penulis belajar matematik dari SD nyampe kuliah bos) kalo ga ada konflik ya seneng –seneng. Semuanya sama ga muda ga dewasa, kadang ane terinspirasi  dari sebuah pelajaran matematika, 1+1=2, artinya apa? G tahu? Sama siy sebenernya,hahaha bercanda. Oke jadi arti dari kalimat 1+1 = 2 menurut versi penulis arif pandu winarta adalah bilangan 1 adalah kita sebagai laki – laki, kemudian bilangan yang 1 adalah perempuan, kelihatannya sama angka 1, tapi angka 1 tak akan menjadi bilangan yang lebih besar tanpa penjumlahan bilangan 1 yang lain. Untuk menjadi bilangan yang lebih besar yaitu angka 2. Kesetian disimbolkan dengan tanda plus (+) sehingga menghasilkan =, kesetian itu bisa dikhianati dan adanya rasa tidak percaya sehingga angka +nya bisa berubah menjadi -, sehingga apabila tidak ada rasa saling memahami, tidak ada rasa saling percaya, saling mengkhianati maka bilangan pun akan berubah menjadi 1-1=0.  Percaya tidak percaya kita yang masih muda sering menghasilkan angka 0, kita masih belum saling percaya satu sama lain, masih main –main, masih kurang serius dalam menjalani sesuatu hubungan. Kebnyakan kita mikirnya udahlah enaknya aja yang pait2 dijalani bersama.  Cinta itu indah tapi akan sangat indah jika dilakukan tepat pada waktunya. Kadang kita merasa iri temen kita kok udah pacaran ya??kok aku belum ya? Apa aku kurang keren?? Apa aku kurang sajen?? Ato Apa aku ga laku?? Wah ya segera bercermin gan, hehehe&lt;br /&gt;Kadang lingkungan dan teman – teman menyudutkan kita masih single ya??? Dengan muka menunduk kita pun menjawab, hu’umm:(. Dan akhirnya temen yang udah punya pun bilang.ehhmmm sabar a ja ya.hahaha. Permaslahan punya co atau ce sebagai status emang menjadi gengsi tersendiri bagi lingkungan tertentu. Wah udah 17 tahun belum punya pacar, tapi ada orang nganggepnya biasa – biasa aja, hoaammm ngantuk, mereka cuek atas segala sesuatunya tentang wanita. Mungkin terinspirasi dari lagunya Changcutters wanita racun dunia. Kalo racun beneran siy mnum baygon, daktarin, rinso dan lain-lain juga racun bos dijamin dah langsung klenger.  Kita juga harus bisa memahami bagaimana orang yang merasakan sakit hati karena cintanya ditolak, karena merasa kurang di perhatikan alias dicuekin, sebenarnya dia sayang ga siy sama aku? Kok daritadi ga perhatian sama sekali, diem-dieman mulu, katanya sayang,  udah ga telpon, ga sms, ga comment statusku ( emang penting ya) ga modal bangetlah pokoknya. Kadang itu menjadi cerminan diri bwt kita, kita yang masih menjadi jomblo menghadapi segala sesuatunya sendirian, ga ada yang mau mengisi hari –hari kita dengan senyum, tawa, dan canda. Ke kebon binatang pasti ketawa terus deh,hahaha.( penulis pengalaman soalnya). Ga lucu ya? Garing ? oke terus gan.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TC-Ga90olHI/AAAAAAAAAEo/gm7eHY6VwNc/s1600/images+(6).jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://1.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TC-Ga90olHI/AAAAAAAAAEo/gm7eHY6VwNc/s200/images+(6).jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;br /&gt;Orang tua sebenarnya berharap kepada kita jangan sampai kita ga focus sama apa yang sedang kita kerjakan hari ini. kita udah dewasa, berapa umur kita sekarang? Masihkah kita mau kembali ke jaman anak-anak? Dan saya pun menjawab saya masih ingin tapi perkembangan jaman yang menuntut kita dewasa. Kita juga ga bisa memaksakan seseorang yang pernah tersakiti hatinya untuk kembali lagi menjalani cinta yang dialaminya( terinspirasi message temen), kebetulan penulis iseng, kadang kita masih kurang serius dalam menjalin hubungan, gawat juga kalau kita menganggap itu semua sampai dibawa ke mimpi, wah ini masalah hati, kadang rasanya benar- benar prihatin saya melihatnya, pikiran kita yang dikendalikan oleh perasaan yang ingin kita luapkan. Kadang kita sering emosi, orang tua menghendaki ini, kita punya masalah ini, kita lakuin ini sebagai sebuah pelarian, kita menganggap hanya dialah yang mau mengerti kita, kita curhat kita feel enjoyed maka akhirnya ada rasa dimana kita merasakan bahwa rasa nyaman itu ada. Dia perhatian dia baik. Dan perasaan itu pun menguasai seluruh pikiran –pikiran logis kita. Memang benar kata pepatah logika pun kalah dengan kata cinta. Semuanya buta, kadang kita malu untuk mengakuinya tapi secara praktek kita mengatakan bahwa yes this is true. Dan akhirnya penyesalan pun datangnya belakangan sehingga kita mencari orang yang cocok untuk mengisi hati kita. Pelajaran juga bwt kita bagaimana kita menyikapinya. Penulis cuma mendapat inpirasi dari message seseorang, kadang cinta itu ada yang bilang bwt kita semangat tapi kalo pas lagi jatuh, berantem ato ada konflik ga tahu darimana rumusnya kita bisa jadi patah semangat, seperti lepas kontrol, males makan, tidak bisa berpikir jernih, apalagi pas mau ujian. Ckckck gawat itu bos. Kenikmatanya memang hanya sementara, tapi pribadi masing-masinglah yang menjalani karena hanya merekalah yang menyimpannya menjadi sebuah kenangan yang pernah dirajut bersama. Mungkin hanya inilah yang disampaikan oleh penulis, penulis cuma hanya bisa berbagi lewat pemikiran-pemikiran sempit yang diperoleh dari kamar seorang anak mahasiswa setelah membaca message seseorang. Semoga kita dapat menyikapinya secara bijak.hehehe&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7114708561201753739-2726502016541892234?l=arifpanduwinata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com' title='Masalah cinta para remaja'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/feeds/2726502016541892234/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7114708561201753739&amp;postID=2726502016541892234' title='22 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/2726502016541892234'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/2726502016541892234'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/2010/07/masalah-cinta-para-remaja.html' title='Masalah cinta para remaja'/><author><name>arif pandu</name><uri>https://profiles.google.com/112277295145507027426</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-zZG55FrHqUc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJo/TFK4Nw8jRNg/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TC-GSjvqhtI/AAAAAAAAAEg/jPYsGMO9INE/s72-c/images+(5).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>22</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7114708561201753739.post-7321608397947259767</id><published>2010-07-02T21:49:00.000-07:00</published><updated>2011-03-17T21:38:44.522-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Uneg Uneg'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama'/><title type='text'>Merenung untuk Ayah dan Ibu</title><content type='html'>Terinspirasi dari lagu Umam Wahai ayah dan Ibu&lt;br /&gt;http:// arifpanduwinata.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TC7BCB5sjOI/AAAAAAAAAEI/BDHDTsTr3kE/s1600/images+(2).jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="211" src="http://1.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TC7BCB5sjOI/AAAAAAAAAEI/BDHDTsTr3kE/s320/images+(2).jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Wahai ayah dan ibu dengarlah rintihan anakmu…&lt;br /&gt;Pimpinlah diriku ini di jalan penuh berduri&lt;br /&gt;Berilah ilmu mengenal tuhan&lt;br /&gt;Pencipta diri ini&lt;br /&gt;Selamatkan dari  tipuan dunia menuju alam yang abadi&lt;br /&gt;(umam wahai ayah dan ibu )&lt;br /&gt;Lagu ini menginspirasi saya, lagu yang berceritakan tentang keinginan seorang anak polos yang  ingin menjadi anak sholeh di mata kedua orangtuanya. Hal ini membuat saya berpikir dan merenung. Sudah sholehkah saya? Sudah cukupkah saya memberi kebahagian pada orangtua saya? Sudahkah saya menuruti semua perkataan dan nasihat beliau?&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TC7BJ5bEBsI/AAAAAAAAAEQ/Sz06c-LbHUk/s1600/images+(3).jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="135" src="http://4.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TC7BJ5bEBsI/AAAAAAAAAEQ/Sz06c-LbHUk/s200/images+(3).jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Lama – lama saya berpikir ternyata banyak juga kesalahan- kesalahan yang saya perbuat kepada beliau, hingga usia saya yang  ke19 tahun ini bukanlah umur yang singkat jika kita bayangkan lamanya kita hidup bersama orangtua kita. Percaya atau tidak percaya orang tua pasti&lt;span class="fullpost"&gt; menginginkan yang terbaik bagi anaknya. Kadang kita menyadarinya dan kadang kita juga cuek – cuek saja dan masa bodoh saja terhadap pengorbanan orang tua.&lt;/span&gt;Kadang kita berpikir wah itu memang sudah jatahnya orang tua bos. Kan emang udah takdirnya gitu. Tapi jika kita ingin menyimak lebih dalam, mau membuka mata hati kita dan mencoba memahami perasaan mereka, beliau melakukan ini semua demi kita, ikhlas dan tulus tanpa mengharap apapun, mereka hanya berdoa agar anaknya diberikan yang terbaik dan menjadi anak yang sholeh, demi kita agar kita  tidak pernah merasa kekurangan sesuatu apapun, allah berikan kita tangan untuk berdoa agar mereka masuk surga. Allah memberikan kita mata untuk melihat apa yang mereka kerjakan untuk menghidupi kita. Allah memberikan kita telinga untuk mendengar nasihatnya agar kita kembali ke jalan yang lurus, jalan yang diridhoi oleh Allah. Allah menciptakan kaki kita untuk membantu mereka, mereka sudah tua, seharusnya mereka sudah waktunya  untuk beristirahat, kita yang masih muda hanya terdiam melihat apa yang mereka kerjakan, bahkan tidak mau tahu  dengan apa yang mereka kerjakan. Kehidupan ini bersifat duniawi, oaring tualah yang mengenalkan kita tentang dunia pertama kalinya, 9 bulan mereka mengandung, waktu yang sebentarkah itu? Seberapa besar perjuangan beliau  terutama ibu kita yang pernah kita rasakan selama di dalam kandungan? Tidak pernah, selama kita bayi ?pernahkah? jarang. Dan akhirnya ketika kita mulai menginjak masa dewasa kita menyepelekan beliau, acuh tak acuh terhadap beliau, dan kadang sering membuat beliau kecewa dengan perbuatan kita.  Anak macam apa kita ini? Anak yang diharapkan menjadi anak yang sholeh, anak yang pinter, anak yang sukses di masa depan akhirnya menjadi orang yang menyakiti beliau, Inikah kita? Apakah yang kita lakukan selama ini benar?&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TC7BP-PD5mI/AAAAAAAAAEY/9ZmerhNBc1I/s1600/images+(4).jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://3.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TC7BP-PD5mI/AAAAAAAAAEY/9ZmerhNBc1I/s200/images+(4).jpg" width="128" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Ayah dan Ibu ini Impianku…..&lt;br /&gt;Ingin menjadi anak yang Sholeh…&lt;br /&gt;Menolong ayah…&lt;br /&gt;Membantu Ibu….&lt;br /&gt;Terus berbakti di negeri abadi…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh tuhan beri kekuatan iman pada kedua ayah dan ibuku….&lt;br /&gt;Kau ampunkan segala kelemahan senantiasa dalam bimbinganmu..&lt;br /&gt;Setiap detik setiap saat berada dalam ridhomu…&lt;br /&gt;Jalan yang lurus ditunjuki ….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah teman kita sebagai anak, sebagai orang yang diharapkan oleh orangtua kita, marilah kita merenung bersama, apa yang sudah kita lakukan sampai umur kita yang berlalu begitu cepat. Marilah kita menginstropeksi diri kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Ingat saudaraku orangtua kita cuma ada dua, yaitu ayah dan ibu. Tanpa mereka kita tidak akan lahir di dunia ini. marilah kita berdoa untuk mereka, agar kita bisa berjumpa bersama di kehidupan yang lebih kekal. Tidak ada kata terlambat untuk meminta maaf atas segala yang kita lakukan terhadap orang tua kita. Mereka memaklumi segala perbuatan yang kita lakukan. Surga ada dibawah kaki ibu, sayangilah ibu kita, rawatlah beliau, sayangilah ayah kita, karena beliau juga yang memberi kita nafkah. Because of you mom, Dad, I be more wise. Thank you for reading my blog. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7114708561201753739-7321608397947259767?l=arifpanduwinata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com' title='Merenung untuk Ayah dan Ibu'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/feeds/7321608397947259767/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7114708561201753739&amp;postID=7321608397947259767' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/7321608397947259767'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/7321608397947259767'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/2010/07/terinspirasi-dari-lagu-umam-wahai-ayah.html' title='Merenung untuk Ayah dan Ibu'/><author><name>arif pandu</name><uri>https://profiles.google.com/112277295145507027426</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-zZG55FrHqUc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJo/TFK4Nw8jRNg/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TC7BCB5sjOI/AAAAAAAAAEI/BDHDTsTr3kE/s72-c/images+(2).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7114708561201753739.post-705351861485013029</id><published>2010-06-30T09:19:00.000-07:00</published><updated>2011-03-17T21:40:56.188-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My inspiring'/><title type='text'>A Motivational story about  Positive Thinking</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TCtun6Aa7mI/AAAAAAAAADo/qtMxhUZxlZE/s1600/images.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="132" src="http://3.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TCtun6Aa7mI/AAAAAAAAADo/qtMxhUZxlZE/s200/images.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Jerry is the kind of guy you love to hate. He is always in a good mood and always has something positive to say. When someone would ask him how he was doing, he would reply, "If I were any better, I would be twins!" He was a unique manager because he had several waiters who had followed him around from restaurant to restaurant.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The reason the waiters followed Jerry was because of his attitude. He was a natural motivator. If an employee was having a bad day, Jerry was there telling the employee how to look on the positive side of the situation.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seeing this style really made me curious, so one day I went up to Jerry and asked him, I don't get it! You can't be a positive person all of the time. How do you do it?" Jerry replied, "Each morning I wake up and say to myself, Jerry, you have two choices today. You can choose to be in a good mood or you can choose to be in a bad mood.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I choose to be in a good mood. Each time something bad happens, I can choose to be a victim or I can choose to learn from it. I choose to learn from it. Every time someone comes to me complaining, I can choose to accept their complaining or I can point out the positive side of life. I choose the positive side of life.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yeah, right, it's not that easy," I protested. "Yes, it is," Jerry said. "Life is all about choices. When you cut away all the junk, every situation is a choice. You choose how you react to situations. You choose how people will affect your mood. You choose to be in a good mood or bad mood. The bottom line: It's your choice how you live life."&lt;span class="fullpost"&gt;I reflected on what Jerry said. Soon thereafter, I left the restaurant industry to start my own business. We lost touch, but I often thought about him when I made a choice about life instead of reacting to it.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Several years later, I heard that Jerry did something you are never supposed to do in a restaurant business: he left the back door open one morning and was held up at gun point by three armed robbers. While trying to open the safe, his hand, shaking from nervousness, slipped off the combination. The robbers panicked and shot him. Luckily, Jerry was found relatively quickly and rushed to the local trauma center. After 18 hours of surgery and weeks of intensive care, Jerry was released from the hospital with fragments of the bullets still in his body.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I saw Jerry about six months after the accident. When I asked him how he was, he replied, "If I were any better, I'd be twins. Wanna see my scars?" I declined to see his wounds, but did ask him what had gone through his mind as the robbery took place. “The first thing that went through my mind was that I should have locked the back door," Jerry replied. "Then, as I lay on the floor, I remembered that I had two choices: I could choose to live or I could choose to die. I chose to live."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Weren't you scared? Did you lose consciousness?" I asked. Jerry continued, "...the paramedics were great. They kept telling me I was going to be fine. But when they wheeled me into the ER and I saw the expressions on the faces of the doctors and nurses, I got really scared. In their eyes, I read 'he's a dead man.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I knew I needed to take action." " What did you do?" I asked. "Well, there was a big burly nurse shouting questions at me," said Jerry. "She asked if I was allergic to anything. 'Yes,' I replied. The doctors and nurses stopped working as they waited for my reply. I took a deep breath and yelled, 'Bullets!' Over their laughter, I told them, 'I am choosing to live. Operate on me as if I am alive, not dead.'"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jerry lived thanks to the skill of his doctors, but also because of his amazing attitude. I learned from him that every day we have the choice to live fully. Attitude, after all, is everything. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Positive thinking the the first step towards a happy life.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Attitude is everything&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;If everyone  applies  just these, the whole world will live in happiness.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7114708561201753739-705351861485013029?l=arifpanduwinata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com' title='A Motivational story about  Positive Thinking'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/feeds/705351861485013029/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7114708561201753739&amp;postID=705351861485013029' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/705351861485013029'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/705351861485013029'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/2010/06/motivational-story-about-positive.html' title='A Motivational story about  Positive Thinking'/><author><name>arif pandu</name><uri>https://profiles.google.com/112277295145507027426</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-zZG55FrHqUc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJo/TFK4Nw8jRNg/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TCtun6Aa7mI/AAAAAAAAADo/qtMxhUZxlZE/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7114708561201753739.post-2967895763723495024</id><published>2010-06-30T08:40:00.000-07:00</published><updated>2011-03-17T21:41:58.037-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lainnya'/><title type='text'>Film Harry Potter Yang terakhir and the Deathly Hallow</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TCtlKz5GMcI/AAAAAAAAADg/f3IEbRWWDsI/s1600/Harry+Potter+and+the+Deathly+Hallows+Part+I+2010.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://3.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TCtlKz5GMcI/AAAAAAAAADg/f3IEbRWWDsI/s320/Harry+Potter+and+the+Deathly+Hallows+Part+I+2010.jpg" width="218" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Film Harry Potter and the Deathly Hallows: Part I Terbaru 2010. Serial film Harry Potter ke 7, berdasarkan buku ketujuh dan terakhir dalam seri Harry Potter novel karya JK Rowling. Film Harry Potter and the Deathly Hallows yang dimulai pada bulan Februari 2009 dan berlangsung selama satu tahun. David Yates, yang memimpin dua film sebelumnya, memimpin kedua bagian.&lt;br /&gt;&lt;object height="340" width="560"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube-nocookie.com/v/_EC2tmFVNNE&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;color1=0xe1600f&amp;color2=0xfebd01&amp;hd=1"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube-nocookie.com/v/_EC2tmFVNNE&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;color1=0xe1600f&amp;color2=0xfebd01&amp;hd=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="560" height="340"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;Film terbaru 2010 ini akan terbelah jadi dua bagian, Bagian 1 akan dirilis pada bulan November 2010, dan Bagian 2 pada bulan Juli 2011. Film akan ditembak kembali ke belakang dan diperlakukan seolah-olah satu film.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sinopsis Film Harry Potter and the Deathly Hallows: Part I 2010 :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bab terakhir dari seri film Harry Potter dimulai ketika Harry, Ron dan Hermione meninggalkan Hogwarts di belakang dan berangkat untuk menemukan dan menghancurkan Horcruxes – rahasia kekuatan Voldemort dan keabadian.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Dibintangi:&lt;br /&gt;- Daniel Radcliffe&lt;br /&gt;- Emma Watson&lt;br /&gt;- Rupert Grint&lt;br /&gt;- Helena Bonham Carter&lt;br /&gt;- Brendan Gleeson&lt;br /&gt;Sutradara : David Yates&lt;br /&gt;Produksi : Warner Bros Pictures&lt;br /&gt;Genre: Action, Adventure, Fantasy Sekuel Keluarga Anak-Anak&lt;br /&gt;Tayang dibioskop: November 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi anda penggemar serial film Harry Potter, liat video triler Film Harry Potter and the Deathly Hallows: Part I 2010 dsini dan nantikan eposede terbaru dari serial Film Harry Potter and the Deathly Hallows: Part I terbaru 2010 akhir tahun ini dibioskop Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : themovieinsider.com&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7114708561201753739-2967895763723495024?l=arifpanduwinata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com' title='Film Harry Potter Yang terakhir and the Deathly Hallow'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/feeds/2967895763723495024/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7114708561201753739&amp;postID=2967895763723495024' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/2967895763723495024'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/2967895763723495024'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/2010/06/film-harry-potter-and-deathly-hallows.html' title='Film Harry Potter Yang terakhir and the Deathly Hallow'/><author><name>arif pandu</name><uri>https://profiles.google.com/112277295145507027426</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-zZG55FrHqUc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJo/TFK4Nw8jRNg/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TCtlKz5GMcI/AAAAAAAAADg/f3IEbRWWDsI/s72-c/Harry+Potter+and+the+Deathly+Hallows+Part+I+2010.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7114708561201753739.post-1250882703545446648</id><published>2010-06-29T21:24:00.000-07:00</published><updated>2011-03-17T21:40:56.188-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My inspiring'/><title type='text'>Jiwa - Jiwa Obsesif</title><content type='html'>Diambil dari http://inspirasibangirwan.blogspot.com/2009/06/jiwa-jiwa-obsesif.html&lt;br /&gt;Joan of Arc tak bisa tenang menyakisakan kelemahan rajanya. Charles VII Sang Raja Prancis, lebih memilih bertahan di istana terakhirnya dan menunggu tibanya saat kekalahan di bawah pedang tentara Inggris. Setelah gagal meyakinkan Raja Prancis itu untuk bangkit, akhirnya Joan of Arc lebih memilih mengikuti panggilan jiwanya, jiwa yang obsesif. Bersama sekelompok pasukan kecilnya, Joan menyelesaikan sendiri misinya. Satu demi satu daerah jajahan Inggris dibebaskan. Selanjutnya jiwa obsesif Joan perlahan membangunkan tentara dan rakyat Prancis dari kubangan ketakutannya. Jiwa Joan memanggil mereka: “for those who love me.. follow me!!". Meski mimpinya tak sempat selesai, Joan of Arc telah mengajarkan kepada Raja dan rakyat Prancis bagaimana cara memulainya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di masa yang berbeda, Sang manusia agung, Rasulullah Saw memancangkan mimpi bagi kaum muslimin. Suatu ketika Rasulullah bersabda: “Kota Konstantinopel akan jatuh ke tangan Islam. Pemimpin yang menaklukkannya adalah sebaik-baik pemimpin dan pasukan yang berada di bawah komandonya adalah sebaik-baik pasukan.” [H.R. Ahmad bin Hanbal Al-Musnad 4/335]. Sejak itu, mimpi menaklukkan pusat peradaban Romawi Timur, kota Heraklius, dan menjadi sebaik-baik pemimpin dan pasukan telah menggoda pemiliki jiwa-jiwa yang obsesif selama 800 tahun untuk tampil menoreh sejarah. Diawali oleh sahabat yang mulia Abu Ayyub Al-Anshary dan ditutup oleh Muhammad Al-Fatih di usianya yang baru 22 tahun. Di tangan anak muda inilah, Kota Konstantinopel jatuh pada tanggal 29 Mei 1453 M. Sebuah mimpi telah berdiri. Tetapi, jiwa-jiwa obsesif itulah yang membawa panji-panjinya...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Sahabat, seperti itulah cerita kepahlawanan silih berganti dalam lembaran-lembaran sejarah. Setiap halamannya senantiasa diukir oleh pemilik jiwa-jiwa yang obsesif. Mimpi hanyalah titik cahaya yang menjadi arahnya. Sementara jiwa-jiwa obsesif itulah yang menggerakkan dan membawa panji-panjinya. Bagi pemilik jiwa-jiwa obsesif itu, waktu hanyalah putaran masa yang hanya mampu menggerus tubuh mereka, tapi tidak dengan mimpi mereka. Itulah sebabnya, diantara mereka banyak yang sudah lapuk dimakan usia, tetapi jiwanya terus menyala…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilik jiwa-jiwa obsesif itu juga pada umumnya tak manja. Kesedihan, cobaan, tantangan, bahkan fitnah tak pernah melukai jiwa mereka. Bahkan badai ujian yang selalu datang itu semakin menempa tekad mereka menjadi baja. Mereka pun tak suka mengeluh, apalagi mencari-cari alasan. Bagi mereka, hambatan dan tantangan hidup itu adalah anak-anak tangga yang harus ditaklukkan. Sebab untuk sampai kesana, jalan yang ditempuh memang tak slalu mudah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat, demikianlah jiwa yang obsesif itu seharusnya menjadi bagian dari mimpi-mimpi kita. Sebab tanpa jiwa obsesif, mimpi kita tak akan pernah meningglkan kepala ini untuk tegak dalam kehidupan. Mimpi-mimpi itu sungguh terlalu tinggi untuk didaki oleh jiwa-jiwa yang biasa. Harapan-harapan itu sungguh terlalu terjal untuk dilalui oleh jiwa-jiwa yang lemah. Padahal kita tahu, dibalik jalan menuju mimpi-mimpi itu telah terbentang kerikil tajam dan medan yang mendaki untuk meraihnya. Dan tantangan pertama dalam mewujudkan semua mimpi kita adalah kebesaran tekad. Nah sahabat,tekad raksasa itu hanyalah milik mereka yang berjiwa obsesif...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7114708561201753739-1250882703545446648?l=arifpanduwinata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://inspirasibangirwan.blogspot.com/2009/06/jiwa-jiwa-obsesif.html' title='Jiwa - Jiwa Obsesif'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/feeds/1250882703545446648/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7114708561201753739&amp;postID=1250882703545446648' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/1250882703545446648'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/1250882703545446648'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/2010/06/jiwa-jiwa-obsesif.html' title='Jiwa - Jiwa Obsesif'/><author><name>arif pandu</name><uri>https://profiles.google.com/112277295145507027426</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-zZG55FrHqUc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJo/TFK4Nw8jRNg/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7114708561201753739.post-731363515792831824</id><published>2010-06-29T10:08:00.000-07:00</published><updated>2011-03-17T21:41:58.038-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lainnya'/><title type='text'>UpdaTE vERSion</title><content type='html'>Arif Pandu 29 Juni jam 22:59&lt;br /&gt;Assalam PALING UPDATE NYAMPE HARI INI,HEHEEH semuanya, akhirnya data kelompok bisa jadi juga, ini versi update versi KE 3, oh ya kalo ada yang salah bilang aja ya, demi kelancaran kita bersama, mohon dikoreksi coz ini data dikasih sama panitia, n kalo ada temen2 yang belum kedaptar dikasih tahu ya, nah bagi para ketua kelompok selamat memimpin teman temannya, pemilihan ini dilakukan secara acak, jadi tidak ada unsur yang dibuat- buat,,,,&lt;br /&gt;Sms ini digunakan untuk keperluan jarkom dan lain2 yang dikira penting, untuk tahap pertama ingatkan anggotanya ada wawancara susulan tanggal 2, 3 juli 2010 dan kita akan ngadain pertemuan k2 tanggal 4 juli, dan bagi teman-teman yang belum tahu n belum gabung kasih tahu ya, jangan lupa kita masih butuh basecamp nih,,,&lt;br /&gt;Semangat teman –teman, bwt para pemimpin teman – temannya, para pemimpin itu adalah orang yang dapat menginspirasi teman – temannya untuk bermimpi lebih, belajar lebih, melakukan yang lebih dari sebelumnya, dan menjadi yang lebih baik. Mari bergerak bersama &lt;br /&gt;Oh ya aturan jarkomnya akan disosialisasi Saudara Gilang pada sesi berikutnya, don’t miss it,hehe&lt;br /&gt;Data ini bisa juga dilihat di http://arifpanduwinata.blogspot.com/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;kelompok A&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Firman Iqro B +622291186256&lt;br /&gt;nama no hape&lt;br /&gt;Alfred V +6285254182953&lt;br /&gt;renadi permana +628562237034&lt;br /&gt;ery nur wibowo +6281385814198&lt;br /&gt;Arif Pandu W. +6285729449646&lt;br /&gt;Asep ridwan +628986707170&lt;br /&gt;Ade Wahyu +6281272382459&lt;br /&gt;Ahmad Haris M +6285294025980&lt;br /&gt;Pradini Rahalintar +6285694527107&lt;br /&gt;Lulu B. Puteri +6285720223341&lt;br /&gt;Mutiara Nur A. +628562289855&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;kelompok B&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Adrian +6285624827500&lt;br /&gt;nama no hape&lt;br /&gt;Ivan Angga Kusuma +6285691156657&lt;br /&gt;M.gilang +6285720224327&lt;br /&gt;nur hakim +6281809669575&lt;br /&gt;Raghi D +6281377538090&lt;br /&gt;Yehan Sade +6281310388535&lt;br /&gt;Fidriany +628567340735&lt;br /&gt;Kezia R +62816376196&lt;br /&gt;Prista Junethy +6285659918654&lt;br /&gt;Edo Sebastian +6281806369911&lt;br /&gt;robi Hartanto +628561127429&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;kelompok C&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Aditya R.P +6281259010101&lt;br /&gt;nama no hape&lt;br /&gt;Nasrul aziz +622275464248&lt;br /&gt;gabby H.S +6285664061166&lt;br /&gt;Artha Ivonita +6285721006392&lt;br /&gt;siti maryam aulia +6285222733819&lt;br /&gt;Christoforus Bimo +628562899489&lt;br /&gt;Fajar M.D &lt;br /&gt;Timoty Paul +6285720065006&lt;br /&gt;M. Yangki S. +6281322108666&lt;br /&gt;Tara Raissa +6281355242597&lt;br /&gt;Puguh A.P +6285730472777&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;    &lt;br /&gt;&lt;b&gt;kelompok D&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Iwan Nurfahrudin +6285923106350&lt;br /&gt;nama no hape&lt;br /&gt;Siti nurhasanah +6285221474356&lt;br /&gt;fanni suyuti +628562577082&lt;br /&gt;Agus rahmat +6285659982801&lt;br /&gt;Habibi Abdillah +628562218250&lt;br /&gt;Idham P.M +6285624123312&lt;br /&gt;Rizky Kautsar +628133063533&lt;br /&gt;Mahdi Mahendra +6285727794717&lt;br /&gt;Resti Fauziah +6285721467488&lt;br /&gt;Dibya Adhiguna +62818704417&lt;br /&gt;Ade Arini +6285624191566&lt;br /&gt;Ifanali Iha +6281317815473&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;kelompok E&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Adisetyo P +628382892898&lt;br /&gt;nama no hape&lt;br /&gt;Dhanang A.S +6287877749827&lt;br /&gt;Gideon Oktajadi +6285721400099&lt;br /&gt;M.rizki D Siregar +6281376393523&lt;br /&gt;Pia Dinari +6281389934248&lt;br /&gt;Sariyya Daniatin S +628572276557&lt;br /&gt;Denniswara Sibit +628520022785&lt;br /&gt;Adinda Mutiara Ayu +628567524144&lt;br /&gt;Joko Suwardy +6285266697903&lt;br /&gt;Hairil Anwar +628125333168&lt;br /&gt;Azka Aulia +6285710013234&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;kelompok F&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Muhammad Rifki +6285721122898&lt;br /&gt;nama no hape&lt;br /&gt;Gilang ramadhan +6285620908850&lt;br /&gt;Rika Aprilianti +628562288490&lt;br /&gt;Arvita K +6281573043067&lt;br /&gt;wilma zulianti +6285720208711&lt;br /&gt;David +628996995905&lt;br /&gt;Verry Anggara M. +6285756712525&lt;br /&gt;Handi Setiadi +6285720350009&lt;br /&gt;Imam Priyono +6285659363685&lt;br /&gt;G. Irene L +6285863291968&lt;br /&gt;Bhima Alldila +6285658232506&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;kelompok G&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Galih NH +6285697246150&lt;br /&gt;nama no hape&lt;br /&gt;Indra p.Sukirno +628562097739&lt;br /&gt;Suhendi +6285721398764&lt;br /&gt;Okky +628996041236&lt;br /&gt;Dian Antasari +622293121234&lt;br /&gt;Yundi Supriadani +6285720151607&lt;br /&gt;Zaid Robbany +6287883300113&lt;br /&gt;Daniel Hamzah +6285697962118&lt;br /&gt;Ahmad Sidik +6285741967848&lt;br /&gt;Liana Fatmawati +6285710411407&lt;br /&gt;Andriantama Budi +6281319477530&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;kelompok H&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;M. Mandela +628138852199&lt;br /&gt;nama &lt;br /&gt;indra pratama +628562097739&lt;br /&gt;septi cahya +622293261213&lt;br /&gt;juan prahamma +6285659986916&lt;br /&gt;pipit fitriani +6285659341972&lt;br /&gt;Waldy Afuar +6285274703544&lt;br /&gt;Tuti Alawiyah +622292719586&lt;br /&gt;Sesya Sri P +6281322213419&lt;br /&gt;Dwi Wahyudi +6285691162445&lt;br /&gt;Derina Andriani +6285624453041&lt;br /&gt;Mangasi Parluhutan +6285624636008&lt;br /&gt;Getbogi H +6281327679607&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;kelompok I&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;riva Kusumo +6281315205642&lt;br /&gt;nama no hape&lt;br /&gt;Imanita Intan +6285691472430&lt;br /&gt;Aji Bramanto +622293515719&lt;br /&gt;dian purnama +6285624649045&lt;br /&gt;dewi Kusuma '+6285782492034&lt;br /&gt;Andri Satriya W +6281321656625&lt;br /&gt;Ayunda Zidafrian +6285765056787&lt;br /&gt;Camar Remoa +6285720331929&lt;br /&gt;Denies Chrissteven +6281572724623&lt;br /&gt;Abay +6285720458460&lt;br /&gt;Dania Nurissa +6285710111058&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;kelompok J&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Tri Wahyu Nugraha +6285768366750&lt;br /&gt;nama no hape&lt;br /&gt;Rouf +6288218209175&lt;br /&gt;Laurensia A +6285722388134&lt;br /&gt;Andri Ramadhani +6285659635390&lt;br /&gt;resti marlina +6285694317903&lt;br /&gt;Septianty M +628567313328&lt;br /&gt;Anies S. Nisa +6281322742300&lt;br /&gt;Vicky Jasmine P +6285767947293&lt;br /&gt;Dian Andriani +6285624191566&lt;br /&gt;Gratinus wesley +62817189292&lt;br /&gt;Irsantyo MD +6285888788723   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7114708561201753739-731363515792831824?l=arifpanduwinata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com' title='UpdaTE vERSion'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/feeds/731363515792831824/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7114708561201753739&amp;postID=731363515792831824' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/731363515792831824'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/731363515792831824'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/2010/06/update-version.html' title='UpdaTE vERSion'/><author><name>arif pandu</name><uri>https://profiles.google.com/112277295145507027426</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-zZG55FrHqUc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJo/TFK4Nw8jRNg/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7114708561201753739.post-9044115848521347794</id><published>2010-06-28T13:42:00.000-07:00</published><updated>2011-03-17T21:43:20.088-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Teknologi'/><title type='text'>First Media Gelar Layanan Sitra Wimax 4G</title><content type='html'>Jakarta (ANTARA) - PT First Media Tbk, meluncurkan layanan Sitra Wimax, koneksi jaringan internet nirkabel berkecepatan tinggi berbasis teknologi Wimax.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sitra Wimax siap menjadi pelopor layanan internet nirkabel super cepat dengan kualitas terbaik," kata Direktur First Media, Hengkie Liwanto, di sela softlaunch "Sitra Wimax Operator 4G Pertama di Indonesia", di kawasan Lippo Karawaci, Tangerang, Senin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknologi Wimax (Worldwide Interoperability for Microwave Access) adalah suatu layanan broadband internet nirkabel generasi ke empat (4G).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wimax sendiri adalah teknologi berbasis data yang bekerja pada spektrum pita frekuensi 2.3 GHz layaknya Wi-Fi namun dengan jangkauan lebih luas dan kemampuan transmisi lebih cepat yakni mencapai 75 Mbps.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sitra sendiri memenangkan tender Wimax untuk zona Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) dan empat zona yang mencakup Jabodetabek dan propinsi Banten.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Penggelaran jaringan Sitra Wimax akan dilakukan secara bertahap di kawasan barat Jakarta dan sekitarnya," kata Hengki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu Dirjen Pos dan Telekomunikasi Depkominfo, Budi Setiawan mengatakan, menyambut baik peluncuran Sitra Wimax.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami berharap Sitra Wimax menjadi perangsang terselenggaranya layanan internet berkualitas dengan kecepatan tinggi di Indonesia," kata Budi.&lt;span class="fullpost"&gt;   &lt;br /&gt;Ia juga meminta Sitra mempercepat pembangunan jaringan di wilayah Sumbagut, untuk lebih mempercepat pemerataan jaringan internet di wilayah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sitra sudah lolos uji laik operasi (ULO) untuk wilayah Jabodetabek, tinggal ULO untuk wilayah Sumbagut," kata Budi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait dengan semangat pemenuhan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), ia menuturkan, pemerintah akan betul-betul melakukan klarifikasi sejalan dengan program memajukan industri dalam negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk merealisasikan TKDN tersebut, Sitra menggandeng PT Teknologi Riset Global (TRG) sebagai penyedia perangkat Wimax berupa customer premise equipment (CPE) dan base station. Pada tahap awal Sitra akan menggunakan TRG sebagai pemasok perangkat untuk wilayah Jabodetabek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Direktur TRG Gatot Tetuko mengatakan, jika mengacu pada CPE yang diproduksi maka TKDN sudah mencapai di atas 30 persen, sedangkan TKDN BTS di atas 40 persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kapasitas produksi CPE TRG bisa mencapai 5.000 unit per bulan, dan BTS mencapai 200 unit per bulan," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menjelaskan, saat ini TRG memiliki tiga unit line produksi CPE dan BTS yang bisa ditingkatkan sesuai dengan permintaan pasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Kumaran Singaram, Sitra menargetkan dapat meraih pelanggan Wimax sebanyak 100.000-150.000 pelanggan pada tahun pertama atau Juni 2011.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sebanyak 500.000 pelanggan pada tahun ke tiga, serta sebanyak 1 juta pelanggan hingga April 2015," kata Kumaran.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7114708561201753739-9044115848521347794?l=arifpanduwinata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com' title='First Media Gelar Layanan Sitra Wimax 4G'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/feeds/9044115848521347794/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7114708561201753739&amp;postID=9044115848521347794' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/9044115848521347794'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/9044115848521347794'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/2010/06/first-media-gelar-layanan-sitra-wimax.html' title='First Media Gelar Layanan Sitra Wimax 4G'/><author><name>arif pandu</name><uri>https://profiles.google.com/112277295145507027426</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-zZG55FrHqUc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJo/TFK4Nw8jRNg/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7114708561201753739.post-4912842300377784622</id><published>2010-06-28T13:38:00.000-07:00</published><updated>2011-03-17T21:40:56.188-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My inspiring'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&lt;b&gt;Renungan :&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&lt;b&gt;Amati apakah di waktu sibuk ANDA lupa untuk bersujud dihadapan Alloh siang dan malam, apakah waktu ANDA habis digunakan untuk mencaci orang lain, membenci orang lain, membicarakan orang lain, merendahkan orang lain. Apakah di waktu ANDA sibuk selalu menyebut&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&lt;b&gt;Alloh dengan lembut di mulut dan dihati ANDA.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 13px;"&gt;&lt;b&gt;==== Salam Sabar ====&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7114708561201753739-4912842300377784622?l=arifpanduwinata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com' title=''/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/feeds/4912842300377784622/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7114708561201753739&amp;postID=4912842300377784622' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/4912842300377784622'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/4912842300377784622'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/2010/06/renungan-amati-apakah-di-waktu-sibuk.html' title=''/><author><name>arif pandu</name><uri>https://profiles.google.com/112277295145507027426</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-zZG55FrHqUc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJo/TFK4Nw8jRNg/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7114708561201753739.post-4580676761683249583</id><published>2010-06-20T18:49:00.000-07:00</published><updated>2011-03-17T21:42:45.190-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='About love'/><title type='text'>Lihatlah ini</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;div style="font-family: 'Times New Roman'; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;V&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;ideo ini mengingatkan aku akan sesuatu, video dimana tertanam kenangan kenangan itu, aku ingin kalian memahami setiap liriknya dan menghayati lagu ini. lagu ini adalah bagian dari film tokyo tower yang dirangkum dari part 1 sampai part 11, mungkin bisa dibilang film serial drama yang cengeng, tapi disini aku mendapatkan sebuah esensi yang sangat luar biasa dari lagu ini saja.Lagu ini memberi semangat yang luar biasa untukku. Tanamkan lagu ini di benak hati kalian dan tulis apa yang kalian rasakan setelah mendengarnya jika perlu di download. hehe&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: 'Times New Roman';"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;object height="344" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube-nocookie.com/v/WB1ij32F2vg&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1&amp;amp;color1=0xe1600f&amp;amp;color2=0xfebd01"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube-nocookie.com/v/WB1ij32F2vg&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1&amp;amp;color1=0xe1600f&amp;amp;color2=0xfebd01" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;jika kalian sudah mendengarnya, saya pun tidak akan berkomentar apapun, saya hanya melihat bahwa saya tidak ingin melihatnya pergi terlalu jauh, aku ingin membahagiakan orang yang selalu menemaniku dari kecil, dan setia berada di sampingku sejak lahir. mau menerima segala kekurangan dan kelemahanku, dari situlah aku merasa kenyamanan yang luar biasa. tak ingin pergi jauh - jauh, selalu ingat selalu rindu, kepercayaan yang mengakar membuatku tak pernah berpaling, dan selalu nyaman berada di sampingnya. mungkin aku adalah anak yang cuek, masa bodoh dengan segala hal yang kuanggap itu tak penting, tapi sesungguhnya aku memikirkannya terlalu serius hanya paradigmanya yang berbeda. aku ingin menjadi yang terbaik. dan tak pernah aku buat bahwa terdapat kata penyesalan karena telah melahirkan dan memiliki aku.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Tak terasa hampir satu tahun sudah aku tinggal di Bandung untuk melanjutkan sekolahku dimana aku berharap cita - citaku akan terwujud disini, di Institut Teknologi Bandung aku menggantungkan harapanku, harapan orangtuaku, harapan kakek nenekku, dan harapan rakyat Indonesia yang kelak menungguku untuk menjadi pemimpin masa depan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Disini aku mendapatkan semangat yang luar biasa, aku membentuk karakter pribadi yang matang untuk bertahan dan survive di ITB, bagaimana saya men-&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;setting&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;waktu, bagaimana saya mengatur jadwal kuliah saya, dan bagaimana saya menghabiskan waktu saya di masa muda yang kelak akan menjadi cermin bagi diri saya pribadi di masa mendatang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jujur tak mudah mencari nilai di ITB, tapi 1 tahun di Bandung percuma kalo aku habiskan dengan sia - sia. Tapi teman - teman aku selalu mendapat semangat itu, dan &amp;nbsp;efeknya sungguh luar biasa, &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;berkat video - video motivasi yang aku miliki, teman - teman yang hebat yang selalu membantu disampingku, mau berkorban untukku, aku kuat, aku tegar, dan aku pun pantang menyerah untuk menghadapinya. aku ingin menjemput impian -impianku. Pernahkah kalian merasa mimpi itu rasanya seperti memanggil - manggil. dan akupun sangat senang ketika Tuhan tahu tapi menunggu. Dia tahu, padahal kita sering kali mengecewakanya, sudah berapa nikmat yang Allah berikan kepada kita teman - temanku??&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;tak terhitung, tak dapat terhitung maupun dengan kalkulator tercanggih pun,,,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;rezeki Allah dapat diumpakan dengan tetesan air hujan yang mengalir deras mengucur daerah tandus di dalam rongga hati ini. hati yang kering ini basah, merasa tersentuh oleh air yang dingin membuat kita sadar, berapa kali kita mengecewakannya. ya allah hambamu memohon, kuatkan hambamu dalam segala permasalahan duniwi, temani hambamu, lindungilah ibu hamba, dan orang - orang yang hamba cintai. hamba membutuhkan mereka untuk semangat - semangat hamba. ya Allah kabulkanlah doa hambamu ini. amien.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7114708561201753739-4580676761683249583?l=arifpanduwinata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com' title='Lihatlah ini'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/feeds/4580676761683249583/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7114708561201753739&amp;postID=4580676761683249583' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/4580676761683249583'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/4580676761683249583'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/2010/06/lihatlah-ini.html' title='Lihatlah ini'/><author><name>arif pandu</name><uri>https://profiles.google.com/112277295145507027426</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-zZG55FrHqUc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJo/TFK4Nw8jRNg/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7114708561201753739.post-1570185225964917088</id><published>2010-06-12T16:26:00.000-07:00</published><updated>2011-03-17T21:50:42.876-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='About love'/><title type='text'>Muhasabah CInta</title><content type='html'>Assalamualaikum temen - temen, alhamdulillah ini ada lagu dari edcoustic yang judulnya&lt;b&gt; Muhasabah Cinta,,&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;lagu ini enak didengar ketika kita sedang &lt;b&gt;tobat, &lt;/b&gt;lagu ini mengingatkan kita akan nikmatnya sebuah kenikmatan berupa nikmat dari Allah SWT, yang sering kita sepelekan dalam kehidupan sehari - hari. ketika mendengarnya hati ini terasa damai dan malu akan perbuatan maksiat yang pernah kita lakukan.&lt;br /&gt;Arti dari setiap liriknya pun mengandung makna yang sangat dalam, cobalah anda renungkan dan bagaimana perasaan anda setelah mendengar lagu ini. Dari Admin selamat menikmati ;).&lt;br /&gt;&lt;object height="344" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/V8vRQZbGfko&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;color1=0xe1600f&amp;color2=0xfebd01"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/V8vRQZbGfko&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;color1=0xe1600f&amp;color2=0xfebd01" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;Untuk teman - teman yang mau lihat liriknya disini juga bisa dilihat sambil nyanyi - nyanyi, hehehe :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhasabah Cinta&lt;br /&gt;Album : &amp;nbsp;EdCoustic&lt;br /&gt;http://liriknasyid.com &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai... Pemilik nyawaku&lt;br /&gt;Betapa lemah diriku ini&lt;br /&gt;Berat ujian dariMu&lt;br /&gt;Kupasrahkan semua padaMu&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;br /&gt;Tuhan... Baru ku sadar&lt;br /&gt;Indah nikmat sehat itu&lt;br /&gt;Tak pandai aku bersyukur&lt;br /&gt;Kini kuharapkan cintaMu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reff. :&lt;br /&gt;Kata-kata cinta terucap indah&lt;br /&gt;Mengalun berzikir di kidung doaku&lt;br /&gt;Sakit yang kurasa biar jadi penawar dosaku&lt;br /&gt;Butir-butir cinta air mataku&lt;br /&gt;Teringat semua yang Kau beri untukku&lt;br /&gt;Ampuni khilaf dan salah selama ini&lt;br /&gt;Ya ilahi....&lt;br /&gt;Muhasabah cintaku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan... Kuatkan aku&lt;br /&gt;Lindungiku dari putus asa&lt;br /&gt;Jika ku harus mati&lt;br /&gt;Pertemukan aku denganMu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Back to Reff.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terima kasih ya... :D&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7114708561201753739-1570185225964917088?l=arifpanduwinata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.youtube.com/watch?v=V8vRQZbGfko' title='Muhasabah CInta'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/feeds/1570185225964917088/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7114708561201753739&amp;postID=1570185225964917088' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/1570185225964917088'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/1570185225964917088'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/2010/06/muhasabah-cinta.html' title='Muhasabah CInta'/><author><name>arif pandu</name><uri>https://profiles.google.com/112277295145507027426</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-zZG55FrHqUc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJo/TFK4Nw8jRNg/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7114708561201753739.post-4347315798363753938</id><published>2010-06-10T11:54:00.000-07:00</published><updated>2011-03-17T21:51:54.912-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My story'/><title type='text'>Pengalamanku di negeri Sakura</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Pengalamanku di negeri sakura&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TBEyZpkaZXI/AAAAAAAAACw/o0CDe9VESn4/s1600/DSC03649.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://4.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TBEyZpkaZXI/AAAAAAAAACw/o0CDe9VESn4/s200/DSC03649.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;Pada waktu itu tepatnya tanggal 20 April pukul 03.50 saya sedang bersiap – siap untuk melakukan perjalanan pertama ke luar negeri, yaitu pergi ke negeri sakura atau lebih dikenal dengan Negara jepang. Wow keren, suatu pengalaman yang baru pertama kali dan sungguh luar biasa sekali yang saya alami, kesempatan seperti ini adalah kesempatan yang paling langka buat saya dan semoga saja bukan untuk yang pertama kalinya buat saya dan saya berharap untuk yang kedua kalinya, ketiga kalinya, keempat kalinya, kelima kalinya dan seterusnya di Negara yang berbeda. Maunya sih sepert itu, he…he &lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TBE0fPq6oRI/AAAAAAAAAC4/pv6O7vhzaLo/s1600/new.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="http://2.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TBE0fPq6oRI/AAAAAAAAAC4/pv6O7vhzaLo/s400/new.JPG" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Akhirnya impian pertamaku terwujud juga, aku bisa merasakan untuk pertama kalinya aku naik pesawat terbang, soalnya dari semua jenis transportasi yang ada di Indonesia, hanya tinggal pesawat terbang saja yang belum aku coba, maklumlah di tempat kami hanyalah orang – orang berduit saja yang bisa merasakan nikmatnya naik pesawat terbang, tapi kali ini akhirnya impian itu pun terwujud. Keluargapun ikut mengantar kepergianku sebagai rasa sayang mereka kepadaku, mereka ingin menyaksikan peristiwa bersejarah yang baru pertama kali aku alami. Gambar ini diambil ketika kami sedang berada di bandara Adisucipto, Yogyakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Pada waktu itu aku menggunakan jaket coklat, wah rasanya memang berat untuk meninggalkan keluarga yang berada di Yogyakarta, tapi apa boleh buat,ini adalah pengalaman pertama saya pergi ke luar negri, yaitu belajar untuk mendapatkan hal yang lebih baik yang akan diterapkan di negeri saya tercinta, Indonesia. Waktu itu senang sekali ya, tak terasa sampai akhirnya saya tiba di Jakarta, di Jakarta sangat ramai, tak heran kalau disebut sebagai kota Metropolitan. Dan akhirnya kami tiba juga di Hotel paling mewah se-Indonesia, namanya The Sultan, tapi saya lebih senang menyebutnya dengan hotel Hilton, biar lebih keren aja. He..he &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;to be continued.......&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7114708561201753739-4347315798363753938?l=arifpanduwinata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/' title='Pengalamanku di negeri Sakura'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/feeds/4347315798363753938/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7114708561201753739&amp;postID=4347315798363753938' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/4347315798363753938'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/4347315798363753938'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/2010/06/pengalamanku-di-negeri-sakura.html' title='Pengalamanku di negeri Sakura'/><author><name>arif pandu</name><uri>https://profiles.google.com/112277295145507027426</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-zZG55FrHqUc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJo/TFK4Nw8jRNg/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TBEyZpkaZXI/AAAAAAAAACw/o0CDe9VESn4/s72-c/DSC03649.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7114708561201753739.post-4220233615434355521</id><published>2010-06-08T05:06:00.000-07:00</published><updated>2011-03-17T21:52:55.778-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama'/><title type='text'>Anak Anda adalah cermin diri Anda</title><content type='html'>&lt;i&gt;dicopy dari ruang hati&lt;br /&gt;K Bories Yvcb&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila mati anak Adam, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariah, ilmu yang bermannfaat, dan anak yang shaleh yang mendoakannya. (HR Muslim)&lt;br /&gt;Sesungguhnya orang yang memahami hadits ini akan melihat bagaimana pentingnya kita dalam mendidik anak-anak kita, anak kita dalah asset kita diakherat kelak yang tidak akan putus-putus dan terus mengalir kalau kita berhasil dalam mendidik nanak-anak kita menjadi anak yang shaleh yang selalu mendoakan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang kita ajarkan kepadanya berupa shalat, puasa, akhlak yang mulia dan perbuatan baik yang lain merupakan ilmu yang bermanfaat baginya. Sehingga kita akan mendapat pahala dari apa-apa yang telah kita ajarkan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ini merupakan bukti yang membenarkan perkataan junjungan kita, Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam dalam hadits Shahih-nya, “Barangsiapa mengajak kepada petunjuk, maka ia akan mendapatkan ganjaran sebagaimana ganjaran yang diterima oleh orang-orang yang mengikutinya dimana tidak berkurang sedikit pun baginya ganjaran-ganjaran mereka. Sebaliknya, barangsiapa mengajak kepada suatu kesesatan, maka ia akan mendapatkan dosa sebagaimana dosa orang yang mengikutinya dimana tidak berkurang sedikit pun baginya dosa-dosa mereka.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga sebaliknya dengan belajar dari ayahnya perbuatan yang buruk, menghisap rokok misalnya, atau menyaksikan tayangan-tayangan telanjang di televis atau video atau hal-hal buruk lainnya, maka si ayah juga akan mendapatkan dosa dan keburukan-keburukan persis sebagaimana yang dilakukan oleh anaknya.&lt;br /&gt;Dalam hadits dikatakan, “Sesungguhnya Allah akan menanyakan setiap pemimipin mengenai apa yang ia pimpin, apakah ia meramut atau menyia-nyiakannya, hingga setiap laki-laki pun akan ditanya mengenai keluarganya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kajian ayat-ayat Al-Qur`an, hadits-hadits, riwayat-riwayat dari para imam keluarga Nabi saw dan para ulama yang lain, serta kajian-kajian sejarah dan bukti-bukti penelitian menunjukkan bahwa orang tua memiliki pengaruh penting dan dampak langsung terhadap perjalanan nasib dan masa depan anak-anak mereka, baik di masa kanak-kanak, di masa remaja, maupun setelah dewasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang tua yang meramut dan memperlakukan anak-anak mereka dengan kasih sayang, perhatian, pendidikan, pengawasan, dan pengarahan dengan baik sesuai norma-norma agama, sehingga akan membawa anak-anak menuju pintu gerbang kebahagiaan baik kebahagian di dunia maupun kebahagiaan di akherat. Sebaliknya orang tua yang tidak mendidik mereka dengan baik bahkan mengabaikan mereka dalam pendidikan agamanya, akan menjadikan mereka sebagai mangsa kesengsaraan, menempatkannya jauh dari jalan kebenaran, serta mengantarkannya ke tepi jurang kehancuran dunia akherat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap muslim yang memahami ajaran agamanya akan sadar dengan sepenuhnya bahwa ia bukan hanya harus memperhatikan masa depan anak-anak mereka di dunia, tetapi juga harus membawa mereka pada kebahagiaan abadi di akhirat nanti. Cukuplah hal itu diingatkan oleh Al-Qur’an dalam surat At-Tahrim ayat (6) yang artinya, “ Wahai orang – orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu-batuan. “ Didalam surah Az-Zumar ayat (15) kita juga diingatkan agar tidak membuat diri kita dan keluarga kita merugi di hari kiamat kelak. Dalam ayat itu Allah menyatakan yang artinya “sesungguhnya orang-orang yang merugi adalah orang-orang yang merugikan keluarga mereka pada hari kiamat. Ingatlah yang demikian itu adalah kerugian yang nyata”.&lt;br /&gt;Ingatlah anak anda adalah cermin diri anda, semoga manfaat dan barokah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;==== Salam Sabar ===== &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7114708561201753739-4220233615434355521?l=arifpanduwinata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com' title='Anak Anda adalah cermin diri Anda'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/feeds/4220233615434355521/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7114708561201753739&amp;postID=4220233615434355521' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/4220233615434355521'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/4220233615434355521'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/2010/06/anak-anda-adalah-cermin-diri-anda.html' title='Anak Anda adalah cermin diri Anda'/><author><name>arif pandu</name><uri>https://profiles.google.com/112277295145507027426</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-zZG55FrHqUc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJo/TFK4Nw8jRNg/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7114708561201753739.post-4466918216141357066</id><published>2010-06-02T08:41:00.000-07:00</published><updated>2011-03-17T21:53:20.971-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Uneg Uneg'/><title type='text'>SUARA MAHASISWA</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TAZ7IP0XItI/AAAAAAAAACo/9N6Oa6aHfKQ/s1600/DSC04523.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TAZ7IP0XItI/AAAAAAAAACo/9N6Oa6aHfKQ/s200/DSC04523.JPG" width="126" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Mengubah Pola Pikir Mahasiswa&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahasiswa adalah salah satu dari tiang peradaban bangsa. Baik atau buruknya, maju atau mundurnya suatu negara sebenarnya tergantung dari kualitas generasi mudanya. Jika generasi mudanya berkualitas buruk maka negaranya pun akan menjadi negara tertinggal atau tidak berkembang. Jika generasi mudanya berkualitas baik maka negaranya akan menjadi negara berkembang. Sedangkan apabila kualitas generasi mudanya adalah generasi yang luar biasa dan mau berkompetensi lebih maka negaranya pun akan menjadi negara modern, negara yang dikenal sepanjang zaman dan diakui di seluruh dunia.&lt;br /&gt;Bagaimanakah generasi muda bangsa kita saat ini?  Apakah generasi muda yang berkualitas buruk, baik atau luar biasa? Sebenarnya semua itu tergantung dari pola pikir kita. Termasuk generasi muda apakah kita saat ini? Apakah yang menjadi pola pikir kita sebagai mahasiswa saat ini ? Apakah hanya kuliah, mengerjakan tugas dari dosen, praktikum, aktif di organisasi/ himpunan, UAS ( Ujian Akhir Semester ), hang out, chatting, menghabiskan waktu dengan kegiatan yang tidak bermanfaat, atau tidur? Tentunya saya yakin bahwa mahasiswa yang pola pikirnya baik akan menggunakan waktunya dengan jadwal yang sangat effisien. Sedangkan bagi mahasiswa yang pola pikirnya luar biasa tentu ia akan menggunakan waktunya untuk memberi dan memberi yang terbaik bagi bangsa ini. Tidak ada waktu yang digunakannya untuk mengeluh dan mengeluh keadaan bangsa ini, acuh tak acuh terhadap keadaan sekitar, dan tak mau peduli mau dibawa kemana bangsa ini, apakah itu yang disebut mahasiswa? Apakah ia hanya titip absen saat kuliah dan akhirnya mencari gelar sarjana kemudian cari kerja dan menghasilkan uang? Pernahkah kita memikirkan keadaan bangsa ini? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Atau sempat terpikir ketika ada wacana bahwa keadaan bangsa ini sedang jatuh dengan kebobrokannya dan kita menyalahkan dan mengkritiknya habis – habisan ? Apakah  seperti itu kita sebagai mahasiswa yang akan mengubah peradaban bangsa ini menjadi lebih baik ? &lt;br /&gt;Sebagai mahasiswa yang luar biasa kita tidak perlu menyalahkan dan mengeluh kondisi negara kita saat ini. Marilah kita membangun dan mencari solusi atas permasalahan – permasalahan negara kita sangat ini, mari kita ulurkan tangan untuk bekerja sama membangun bangsa  bukanlah mulut senantiasa bekerja mencari cacatnya bangsa ini. Saya tekankan kita sebagai mahasiswa harus mengubah pola pikir kita,buang semua pola pikir negative, dan bangun pola pikir positif kita, semua mahasiswa itu sebenarnya berhasil, tidak ada yang gagal. Ada yang berhasil membangun bangsanya ke arah yang lebih baik, dan ada juga yang terus berhasil mempertahankan kegagalannya untuk membuat negaranya terus terpuruk dan tidak pernah berkembang. Jangan pernah diam dan pura – pura tidak tahu dalam membangun suatu peradaban bangsa, ikut sertakan diri anda dalam tinta emas negara peradaban yang insyaallah menjadi negara modern yang diakui dunia Internasional, karena generasi mudanya.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arif Pandu Winarta, FMIPA ITB ( Institute of Technology Bandung ) 2009&lt;br /&gt;http://arifpanduwinata.blogspot.com &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7114708561201753739-4466918216141357066?l=arifpanduwinata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com' title='SUARA MAHASISWA'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/feeds/4466918216141357066/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7114708561201753739&amp;postID=4466918216141357066' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/4466918216141357066'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/4466918216141357066'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/2010/06/suara-mahasiswa.html' title='SUARA MAHASISWA'/><author><name>arif pandu</name><uri>https://profiles.google.com/112277295145507027426</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-zZG55FrHqUc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJo/TFK4Nw8jRNg/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/TAZ7IP0XItI/AAAAAAAAACo/9N6Oa6aHfKQ/s72-c/DSC04523.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7114708561201753739.post-2775419715201273327</id><published>2010-06-01T08:06:00.000-07:00</published><updated>2011-03-17T21:52:18.224-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My inspiring'/><title type='text'>I Love You, Mom!</title><content type='html'>Ketika melihat tivi, ada selingan iklan. Muncul balita sebagai model salah satu produk susu bayi, bilang ‘I love you, Mom!’ Ihh…gemes banget. Pernah nggak sih kamu bilang ke ortumu kayak gitu? Hmm.. jangan-jangan tiap hari malah berantem mulu, kali ye. Uppss, kamu bukan tipe anak durhaka kan? Semoga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak banget kejadian di sekeliling kita yang memberi contoh jelek, terutama perlakuan terhadap ortu. Dan yang paling parah adalah perlakuan buruk terhadap sosok ibu. Mulai berani membangkang terhadap perintahnya, membentak, hingga memukul ibu secara fisik. Hanya karena uang saku kurang, seorang anak bisa tega membentak, memarahi, bahkan memukul ibunya. Durhaka betul nih bocah. Belum lagi hanya karena ibunya berpendidikan lebih rendah dari dirinya, anaknya jadi malu mempunyai ibu yang bodoh. Naudzubillahi min dzalik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maraknya program tivi semisal Derap Hukum, Fakta, Brutal, Buser, Sergap dan tayangan sejenis lainnya, banyak sekali mengisahkan kejadian tragis seorang anak yang tega membunuh ortu kandungnya sendiri. Belum lagi bila kita perhatikan sekeliling kita, penuh dengan kejadian seperti itu di depan mata. Kenapa sih bisa muncul hal-hal yang tidak wajar seperti ini? Bukankah ortu adalah orang pertama yang harus kita hormati setelah Allah Ta’ala dan Rasul-Nya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah asuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eits…ini bukan judul roman yang ditulis oleh Marah Rusli itu lho. Salah asuh adalah pola didik salah yang diterapkan orangtua kepada anak. Ada atau bahkan banyak orangtua yang ketika menikah, belum siap menjadi orangtua. Menjadi seseorang yang kelak akan dipanggil ibu, mama, ummi, bunda atau sebutan apa pun bagi seseorang yang telah melahirkan kita. Begitu juga dengan sebutan bapak, ayah, papa, abi atau apapun sebutannya bagi seseorang yang ikut andil dalam keberadaan kita di dunia ini. Istilahnya sih semacam ‘urunan’ kalo kata orang Jawa dan saweran kalo kata orang Sunda tentang keberadaan ayah ini hehe. Mereka tak tahu bagaimana mendidik anak dengan baik dan benar. Pernikahan bagi mereka hanya dianggap satu fase yang harus dilalui oleh manusia tanpa pernah berpikir serius tentang cara mendidik anak-anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;…tanpa dididik bahwa ini benar dan ini salah, anak akan menganggap bahwa apa yang dilakukannya adalah selalu benar…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika anak nakal, dibiarkan saja. Ketika anak membangkang dan berani membentak ortu, dibilangnya masih kecil, entar juga bakal tahu sendiri. Padahal anak, tanpa dididik bahwa ini benar dan ini salah, dia akan menganggap bahwa apa yang dilakukannya adalah selalu benar. Jadilah ketika anak beranjak remaja, orangtua merasa kecolongan ketika anaknya menjadi sosok yang suka membantah dan tidak sopan terhadap orangtua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lagi faktor lingkungan. Seorang anak yang semula dididik dengan baik oleh ortunya di rumah, tapi ketika bergaul dengan temannya yang suka melawan ortunya, ia sangat mungkin untuk terpengaruh. Karena apa? Karena seringkali apa yang mereka dapat dari pergaulan lebih membekas daripada pendidikan dalam rumah. Jadilah anak meniru perilaku teman yang salah asuh tadi. Gawat kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini diperparah dengan tayangan-tayangan yang tidak mendidik, baik di sinetron atau pun program televisi yang lain. Anak berani sama ortu, mulai membentak hingga memukul seakan-akan menjadi hal yang lumrah dan biasa. Negara, yang seharusnya tanggap terhadap masalah ini, malah bungkam seribu bahasa. Ijin-ijin untuk tayangan merusak ini terus saja dikeluarkan tanpa mau peduli dengan masa depan generasi muda bangsa ini. Ciloko!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat muda muslim, apapun adanya dirimu, tak ada alasan untuk berani dan bertingkah laku tidak sopan terhadap orangtua. Bagaimana pun mereka adalah orang yang ‘mengadakan’ kita di dunia, membesarkan, mendidik, dan menyayangi serta mengasuh kita. Tidak seharusnya kita hanya bisa menyalahkan ortu. Kita harus bisa mengingatkan mereka bila salah, dan mematuhinya bila diajak kepada kebenaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo kamu adalah salah satu dari mereka yang memang salah asuh, jangan hanya bisa nyalahin ortu. Interospeksi diri. Karena kita punya akal untuk tahu mana yang benar dan salah. Berani sama ortu jelas bukan tindakan yang bisa dibenarkan. Kalo memang kondisinya seperti itu, segera nyadar dan bertaubat. Meski ortu cuma lulusan SD, tanpa mereka kamu nggak bakal ada. Meski ortu bikin kamu nggak pede, bukan alasan untuk bertindak semau gue. Ortu tetap sosok yang patut mendapat cinta dan hormat kita, tak peduli apa latar belakang dan pendidikannya. Selama mereka berdua mengajak kebenaran, why not? Bahkan ketika mereka mengajak kepada kemungkaran pun kita tidak boleh berlaku kasar padanya. Cukuplah mengingatkan dengan cara yang ma’ruf, yaitu baik dan sopan. Mau kan? Kudu banget dong ya. Biar ahsan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;…Ortu tetap sosok yang patut mendapat cinta dan hormat kita, tak peduli apa latar belakang dan pendidikannya. Selama mereka berdua mengajak kebenaran…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mau rukun sama ortu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak cara agar bisa akur dan rukun sama ortu. Misalnya, mulai kenali dulu kebiasaan-kebiasaan beliau berdua, ambil simpatinya. Nggak ada salahnya juga jika kamu ambilin ayahmu minum sepulang lelah bekerja atau bahkan mijitin pundaknya. Kepada bunda yang sudah melahirkan kamu bisa memberi kejutan tiba-tiba dengan ngasih kado meski sederhana. Dijamin deh, mereka berdua bakal makin sayang sama kamu. Mereka yang semula agak keberatan kamu pake jilbab jadi luluh hatinya. Yang semula khawatir anaknya ikut kelompok pengajian karena isu teroris jadi makin getol malah berbalik nyuruh anaknya ngaji karena sudah tahu hasilnya. Ortu mana yang nggak makin sayang sama anaknya kalo ngaji itu ternyata membawa perubahan positif pada diri anaknya dan keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal lain yang bisa kamu lakukan dengan ortu adalah komunikasi. Tanpa diminta, tak ada salahnya kok kamu menceritakan tentang teman-teman kamu di sekolah atau di pengajian. Terutama nih yang bisa dijadikan teladan sama kamu dan ortumu. Misal, si Anto yang prestasinya bagus banget padahal doi aktif di rohis. Trus bagi cewek juga gitu. Tuh si Sari yang meski pake kerudung dan jilbab tapi bahasa Inggris-nya ngejos. Belum lagi prestasinya di lomba karya ilmiah remaja, jadi pemimpin OSIS lagi. Tapi ngaji dan dakwahnya juga pol. Wuih, keren kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eh, tapi bagi cowok, sebaiknya contoh-contoh yang kamu berikan juga tentang temen cowok dong. Begitu juga dengan cewek, lebih baik cerita prestasi yang udah dicapai temen cewekmu. Bukan apa-apa sih, khawatirnya kalo kamu banyak cerita tentang lawan jenismu, entar ortumu malah bingung ngira kalo kamu lagi naksir dan pingin pacaran hehe. Berabe dong kalo gini. Tapi it’s okay sih kalo kamu bisa menyampaikannya dengan proporsional, juga nggak masalah kok. Bahkan bisa sekalian jelaskan ke ortu gimana Islam menyikapi tentang pacaran. Asyik kan, sekali rengkuh dayung, dua-tiga hari capeknya masih kerasa, eh, maksudnya dua or tiga pulau terlampaui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga dengan kamu, para cewek yang kemungkinan bakal perang dingin sama ortu karena keputusanmu untuk memakai jilbab dan kerudung. Saya juga dulu pernah ngerasain yang seperti itu. Didiamkan ortu dan diboikot seluruh keluarga karena memutuskan menutup aurat di saat usia sekolah. Meski sedih, tapi nggak boleh dong jadi benci or berani sama ortu hanya karena berbeda pendapat tentang sesuatu. Tenang aja lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malah moment ini sebetulnya jadi ajang kita untuk berdakwah dan menjelaskan pada mereka bahwa Islam itu indah. Tetap sapa ortu dan keluarga kita. Tetap hormati dan patuhi selama tidak bertentangan dengan aturan Allah. Bahkan tunjukin bahwa pemahaman Islam yang akhirnya mengantarkan kita berjilbab, seharusnya bisa membuat kita makin cinta sama ortu. Betul?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamu yang dulunya tiap pergi dan pulang ke rumah nggak pernah mengucap salam, eh... sekarang jadi sopan dengan selalu mengucap salam. Lebih bagus lagi kalo kamu mencium tangan ibu bapakmu sebelum berangkat sekolah. Canggung? So, pasti. Karena semua itu memang berawal dari kebiasaan. Saya dulu juga gitu kok. Tapi yakin deh, lama-lama ortu jadi terharu dan bakal makin sayang sama kita. Apalagi ada bonus tambahan pake cipika-cipiki sama ortu di moment tertentu. Lebaran misalnya. Ditanggung bakal basah mata ortumu karena terharu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;…Banyak cara agar bisa akur dan rukun sama ortu. Misalnya, mulai kenali dulu kebiasaan-kebiasaan beliau berdua, ambil simpatinya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah… malu dong kalo cowok cipika-cipiki sama ortu. Kata siapa? Itu kan masalah kebiasaan saja. Pernah lihat di tivi nggak, orang bule yang bukan muslim mencium pipi mamanya? Kalo mereka bisa menunjukkan sikap sayang ke mamanya sedemikian rupa, kenapa kita nggak? Kakak cowok saya aja, semakin doi belajar Islam semakin sering mencium pipi ibu. Saya aja yang anak cewek nggak sebegitunya, jadi ngiri hehe…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa sih harus baik sama ortu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain memang perintah Islam untuk selalu berbuat baik pada orang tua kita, nggak ada jeleknya sama sekali kok kamu baik dan menunjukan perhatian ke ortu kamu. Bahkan banyak untungnya daripada mudharatnya. Meski bukan karena untung ini kamu melakukan kebaikan sama ortu. Paham kan maksudnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan kayak Madonna yang hubungan dengan mamanya aja nggak harmonis. Di salah satu wawancara tivi, doi menyalahkan mamanya yang telah membuatnya menjadi remaja tak bahagia sebelum akhirnya tenar seperti sekarang. Atau seperti artis ibukota yang tak mau mengakui ayah kandungnya karena dianggapnya telah menyakiti hati ibunya dan juga dirinya sendiri. Atau seperti tetangga saya yang merasa ibunya salah asuh dan mendidik dirinya dengan tidak benar, hingga tega mau menukar tambah dengan orang lain. Duile emangnya panci bisa ditukar tambah, Non?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat muda muslim, jangan sampai kita menjadi seseorang seperti contoh yang di atas itu. Apapun yang dilakukan oleh kedua orang tua kita, mereka tetap layak mendapat penghormatan dan kasih sayang dari kita, anak-anaknya. Bahkan, kewajiban kitalah untuk menasihati dengan cara lemah lembut dan sopan bila mereka tidak tahu tentang hukum-hukum Allah. Ketika kita dilarang pake jilbab, nggak boleh ngaji, itu semua bukan karena ortu nggak sayang kita lagi. Tapi murni karena faktor ketidakpahaman dan salah persepsi tentang jilbab dan anak ngaji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan salah ortu kita 100% karena di sini peran lingkungan dan negara juga turut andil dalam persepsi yang dipunya masyarakatnya. Ledakan bom yang terjadi selalu dikaitkan dengan aktivis jamaah Islam. Jilbab seringkali diidentikkan dengan busana Arab dan sesuatu yang kuno dan tidak modis. Tulalit kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;…Apapun yang dilakukan oleh kedua orang tua kita, mereka tetap layak mendapat penghormatan dan kasih sayang dari kita, anak-anaknya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi sekali lagi, jangan menyerah dalam memahamkan ortu ya. Saya aja dulu butuh waktu tahunan untuk membuat ortu dan keluarga bisa menerima bahwa jilbab dan aktivitas ngaji tidak menghalangi kita untuk berprestasi. Sebaliknya, pemahaman Islam yang benar akan membuat kita semakin sayang dan menghormati ortu. Jadilah, mereka tidak keberatan lagi dan bahkan menjadi pendukung utama aktivitas ngaji dan dakwah kita. Tidak berhenti di situ saja, mereka juga mulai memahami Islam dengan lebih baik dan mengamalkannya. Lebih asyik lagi ketika mereka juga turut andil dalam mendakwahkan Islam ke keluarga besar dan lingkungan sekitar rumah. Wihhh…senang nggak sih?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu semua nggak bakal kita dapat bila kita cuek terhadap ortu. Mereka pun akan sangat sedih bila anaknya menjaga jarak. Coba tanya kalo nggak percaya ke ortu kamu masing-masing di rumah. Mereka ingin memahami dunia anak-anaknya yang memang sudah berbeda banget dengan jaman mereka waktu masih remaja dulu. Nah, tugas kamulah untuk menjembatani dunia mereka dengan duniamu. So, mulai saat ini, detik ini, tekadkan dengan kuat di dalam hatimu untuk selalu menyayangi ortu dan membahagiakannya. Karena apa? Karena memang Islam menyuruh kita demikian. Miliki motto bagus untuk ortumu; “Anak ngaji, kudu peduli karena Islam menyuruh kita berbakti”. Ayo buktikan  &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7114708561201753739-2775419715201273327?l=arifpanduwinata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/feeds/2775419715201273327/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7114708561201753739&amp;postID=2775419715201273327' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/2775419715201273327'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/2775419715201273327'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/2010/06/i-love-you-mom.html' title='I Love You, Mom!'/><author><name>arif pandu</name><uri>https://profiles.google.com/112277295145507027426</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-zZG55FrHqUc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJo/TFK4Nw8jRNg/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7114708561201753739.post-3801264142040329033</id><published>2010-05-27T10:10:00.000-07:00</published><updated>2011-03-17T21:53:39.521-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lainnya'/><title type='text'>Buku adalah jendela dunia</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: large;"&gt;T&lt;/span&gt;eman - teman tak ada salahnya kita membaca buku, buku adalah jendela dunia, semakin banyak kita membaca buku, insya allah pengetahuan kita semakin bertambah, dengan membaca kita semakin sering belajar, dan belajar. karena proses belajar itu tidak pernah berhenti sampai kita tua, seperti kata pepatah, &lt;b&gt;learning is never ending adventure&lt;/b&gt;. selamat membaca&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7114708561201753739-3801264142040329033?l=arifpanduwinata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://duniadownload.com/' title='Buku adalah jendela dunia'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/feeds/3801264142040329033/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7114708561201753739&amp;postID=3801264142040329033' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/3801264142040329033'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/3801264142040329033'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/2010/05/buku-adalah-jendela-dunia.html' title='Buku adalah jendela dunia'/><author><name>arif pandu</name><uri>https://profiles.google.com/112277295145507027426</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-zZG55FrHqUc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJo/TFK4Nw8jRNg/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7114708561201753739.post-4800437192075170373</id><published>2010-05-24T16:06:00.001-07:00</published><updated>2011-03-17T21:52:18.224-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My inspiring'/><title type='text'>Allah hanya memanggil kita 3 kali saja seumur hidup</title><content type='html'>Ibu berkata...' , * Allah hanya memanggil kita 3 kali saja seumur hidup*&lt;br /&gt;Keningku  berkerut.... ....'Sedikit sekali Allah memanggil kita..?'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu  tersenyum. 'Iya, tahu tidak apa saja 3 panggilan itu..?'&lt;br /&gt;Saya  menggelengkan kepala.&lt;br /&gt;'Panggilan pertama adalah* **Azan*', ujar Ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Itu  adalah panggilan Allah yang pertama. Panggilan ini sangat jelas  terdengar di telinga kita, sangat kuat terdengar.&lt;br /&gt;Ketika kita sholat,  sesungguhnya kita menjawab panggilan Allah.&lt;br /&gt;Tetapi Allah masih  fleksibel, Dia tidak 'cepat marah' akan sikap kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   &lt;br /&gt;Kadang kita  terlambat, bahkan tidak sholat sama sekali karena malas.&lt;br /&gt;Allah tidak  marah seketika. Dia masih memberikan rahmatNya, masih memberikan  kebahagiaan bagi umatNya, baik umatNya itu menjawab panggilan Azan-Nya  atau tidak. Allah hanya akan membalas umatNya ketika hari Kiamat nanti'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya  terpekur.... . .mata saya berkaca-kaca. Terbayang saya masih  melambatkan sholat karena meeting lah, mengajar lah, dan lain lain.  Masya Allah.......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu melanjutkan,&lt;br /&gt;Panggilan yang kedua  adalah Panggilan* Umrah/Haji*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panggilan ini bersifat halus. Allah  memanggil hamba-hambaNya dengan panggilan yang halus dan sifatnya  'bergiliran' . Hamba yang satu mendapatkan kesempatan yang berbeda  dengan hamba yang lain.&lt;br /&gt;Jalan nya bermacam-macam. Yang tidak punya  uang menjadi punya uang, yang tidak merencanakan, ternyata akan pergi,  ada yang memang merencanakan dan terkabul. Ketika kita mengambil niat  Haji / Umrah, berpakaian Ihram dan melafazkan 'Labaik Allahuma Labaik/  Umrotan', sesungguhnya kita saat itu menjawab panggilan Allah yang ke  dua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu kita merasa bahagia, karena panggilan Allah sudah  kita jawab, meskipun panggilan itu halus sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berkata,  laksanakan Haji / Umrah bagi yang mampu'.&lt;br /&gt;Mata saya semakin  berkaca-kaca. ........Subhanal lah...... .saya datang menjawab panggilan  Allah lebih cepat dari yang saya rancangkan.. ...Alhamdulill ah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Dan  panggilan ke-3', 'adalah *KEMATIAN*.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panggilan yang kita jawab  dengan amal kita.&lt;br /&gt;Pada kebanyakan kasus, Allah tidak memberikan tanda  tanda secara langsung, dan kita tidak mampu menjawab dengan lisan dan  gerakan. Kita hanya menjawabnya dengan amal sholeh. Karena itu ,  manfaatkan waktumu sebaik-baiknya. ..Jawablah 3 panggilan Allah dengan  hatimu dan sikap yang Husnul Khotimah.... .......Insya Allah syurga  adalah balasannya.. ...'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Huraisy*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari Abu  Hurairah ra katanya, Rasulullah Saw bersabda:&lt;br /&gt;*Pada hari kiamat akan  keluar seekor binatang dari neraka&lt;br /&gt;jahanam yang bernama 'Huraisy'  berasal dari anak kala jengking.&lt;br /&gt;Besarnya Huraisy ini dari timur  hingga ke barat. Panjangnya pula seperti jarak langit dan bumi.&lt;br /&gt;Malaikat  Jibril bertanya : 'Hai Huraisy! Engkau hendak&lt;br /&gt;ke mana dan siapa yang  kau cari?'&lt;br /&gt;Huraisy pun menjawab, 'Aku mau mencari lima orang.'&lt;br /&gt;Pertama,  orang yang meninggalkan sholat&lt;br /&gt;Kedua, orang yang tidak mahu  keluarkan zakat.&lt;br /&gt;Ketiga, orang yang durhaka kepada ibu dan bapaknya.&lt;br /&gt;Keempat,  orang yang bercakap tentang dunia di dalam masjid.&lt;br /&gt;Kelima, orang  yang suka minum arak.' (Durratun Nasihin I, hal. 129)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;===== Salam  Sabar ======&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7114708561201753739-4800437192075170373?l=arifpanduwinata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/feeds/4800437192075170373/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7114708561201753739&amp;postID=4800437192075170373' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/4800437192075170373'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/4800437192075170373'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/2010/05/allah-hanya-memanggil-kita-3-kali-saja.html' title='Allah hanya memanggil kita 3 kali saja seumur hidup'/><author><name>arif pandu</name><uri>https://profiles.google.com/112277295145507027426</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-zZG55FrHqUc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJo/TFK4Nw8jRNg/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7114708561201753739.post-8082508221624741804</id><published>2010-05-15T17:54:00.000-07:00</published><updated>2011-03-17T21:52:18.225-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My inspiring'/><title type='text'>Motivation Story</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;  &lt;b&gt;Too Many Days At A Time&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;There are two days in every week about which we should not worry. Two  days which should be kept free from fear and apprehension. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;One of these days is yesterday, with its  mistakes and cares, its faults and blunders, its aches and pains.   Yesterday has passed forever beyond our control.  All the money in the  world cannot bring back yesterday.  We cannot undo a single act we performed.  We cannot erase a single word we said.  Yesterday is gone!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;The other day we should not worry about is  tomorrow, with its possible adversities, its burdens, its large promise  and poor performance.  Tomorrow is beyond our immediate control.   Tomorrow's sun will rise, whether in splendor or behind a mask of  clouds.  But it will rise.  Until it does we have no stake in tomorrow,  for it is yet unborn.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;This leaves only one day: today. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt; Any man can fight the battles of just  one day.  It is when you and I add the burdens of two awful eternities -  yesterday and tomorrow, that we break down.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;It is not necessarily the experience of  today that disturbs one's peace of mind.  It is oftentime the bitterness  for something which happened yesterday and the dread of what tomorrow  may bring.  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Let us therefore live one day at a time.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;--- &lt;span style="color: green; font-family: arial; font-size: x-small;"&gt;&lt;b&gt;Author Unknown --- Submitted by by J.Crowley --- Michigan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="color: green; font-family: arial; font-size: x-small;"&gt;&lt;b&gt;source from http://www.motivateus.com/stories/toomany.htm &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7114708561201753739-8082508221624741804?l=arifpanduwinata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/feeds/8082508221624741804/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7114708561201753739&amp;postID=8082508221624741804' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/8082508221624741804'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/8082508221624741804'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/2010/05/motivation-story.html' title='Motivation Story'/><author><name>arif pandu</name><uri>https://profiles.google.com/112277295145507027426</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-zZG55FrHqUc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJo/TFK4Nw8jRNg/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7114708561201753739.post-8700610741732143169</id><published>2010-05-15T16:59:00.000-07:00</published><updated>2011-03-17T21:52:18.225-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My inspiring'/><title type='text'>Luar biasa</title><content type='html'>Mari kita saksikan gan, dia bisa kenapa kita tidak....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/%3Cobject%20width=%22425%22%20height=%22344%22%3E%3Cparam%20name=%22movie%22%20value=%22http://www.youtube.com/v/wp06oRwJPKE&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1&amp;amp;color1=0xe1600f&amp;amp;color2=0xfebd01%22%3E%3C/param%3E%3Cparam%20name=%22allowFullScreen%22%20value=%22true%22%3E%3C/param%3E%3Cparam%20name=%22allowscriptaccess%22%20value=%22always%22%3E%3C/param%3E%3Cembed%20src=%22http://www.youtube.com/v/wp06oRwJPKE&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1&amp;amp;color1=0xe1600f&amp;amp;color2=0xfebd01%22%20type=%22application/x-shockwave-flash%22%20allowscriptaccess=%22always%22%20allowfullscreen=%22true%22%20width=%22425%22%20height=%22344%22%3E%3C/embed%3E%3C/object%3E"&gt;&lt;object height="344" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/wp06oRwJPKE&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1&amp;amp;color1=0xe1600f&amp;amp;color2=0xfebd01"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/wp06oRwJPKE&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1&amp;amp;color1=0xe1600f&amp;amp;color2=0xfebd01" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7114708561201753739-8700610741732143169?l=arifpanduwinata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/feeds/8700610741732143169/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7114708561201753739&amp;postID=8700610741732143169' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/8700610741732143169'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/8700610741732143169'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/2010/05/luar-biasa_15.html' title='Luar biasa'/><author><name>arif pandu</name><uri>https://profiles.google.com/112277295145507027426</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-zZG55FrHqUc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJo/TFK4Nw8jRNg/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7114708561201753739.post-3383320102061699512</id><published>2010-05-02T06:54:00.000-07:00</published><updated>2011-03-17T21:51:54.912-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My story'/><title type='text'>Yang Kucintai adalah Keluargaku</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="background-color: black; clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/S91-_fQHx0I/AAAAAAAAABI/0-rzbwwwbmA/s1600/8121_1096138137234_1640022046_246079_220722_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://4.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/S91-_fQHx0I/AAAAAAAAABI/0-rzbwwwbmA/s320/8121_1096138137234_1640022046_246079_220722_n.jpg" width="320" /&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="background-color: #f3f3f3;"&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="background-color: black;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="background-color: white;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="background-color: black;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;k&lt;/span&gt;eluargaku adalah segalanya bagiku, kehilangan mereka tentunya sangatlah berat, hidup bersama, makan bersama, belajar bersama, susah bersama, dan senang sama - sama,,&lt;br /&gt;sungguh rindunya aku dengan keluargaku...&lt;br /&gt;Orang - orang yang kucintai.....&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/S91_4BNH8TI/AAAAAAAAABQ/SDdVdTUY4tM/s1600/9426_1105066560439_1640022046_264037_3759605_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/S91_4BNH8TI/AAAAAAAAABQ/SDdVdTUY4tM/s320/9426_1105066560439_1640022046_264037_3759605_n.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp;orang - orang yang mau menyumbangkan tetes keringatnya demi aku, mau meluangkan waktunya untuk mengantarkan aku pergi kesekolah di waktu kecil, sungguh berharganya waktu itu....&lt;br /&gt;kenangan - kenangan memori yang bergetar resonansi...&lt;br /&gt;keluargaku dan keluargaku....&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/S92CR2SNIWI/AAAAAAAAABg/-fGHocKpB8E/s1600/18956_107516159258741_100000010718425_192583_5089476_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://4.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/S92CR2SNIWI/AAAAAAAAABg/-fGHocKpB8E/s320/18956_107516159258741_100000010718425_192583_5089476_n.jpg" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/S92CJoLNHFI/AAAAAAAAABY/j826dy50wCA/s1600/5369_1108940684167_1246335180_30359397_51499_s.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="238" src="http://3.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/S92CJoLNHFI/AAAAAAAAABY/j826dy50wCA/s320/5369_1108940684167_1246335180_30359397_51499_s.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;adik - adikku tunggulah pada saat itu tiba, saat dimana Allah memeluk mimpi - mimpi kita yang tertulis di atas nilai - nilai UAN dalam cat berwarna biru,,,&lt;br /&gt;dan kitalah yang membangun peradaban bangsa yang lebih baik...&lt;br /&gt;untuk membahagiakan kedua orantua kita...&lt;br /&gt;dan tak pernah menyesal mereka melahirkan kita d dunia ini, dan tak pernah mereka meminta balasan dari apa yang mereka perbuat terhadap kita...&lt;br /&gt;sungguh aku mencinta kau ayah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan kau ibu,,,&lt;br /&gt;orang yang paling kucintai setelah Allah dan Muhammad Saw...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terima kasih ayah agus padmana&lt;br /&gt;terima kasih ibu ria alfiati&lt;br /&gt;adikku rizki bayu permana dan fahmi banu sudiro...&lt;br /&gt;terima kasih telah menemani aku selama 19 tahun...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan kakek nenekku tercinta Djamhuri purwoatmojo dan Siti bandiyah...&lt;br /&gt;Aku mencintai kalian semua....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;Bandung, 2 Mei 2010 &lt;/div&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7114708561201753739-3383320102061699512?l=arifpanduwinata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/feeds/3383320102061699512/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7114708561201753739&amp;postID=3383320102061699512' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/3383320102061699512'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7114708561201753739/posts/default/3383320102061699512'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://arifpanduwinata.blogspot.com/2010/05/yang-kucintai-adalah-keluargaku.html' title='Yang Kucintai adalah Keluargaku'/><author><name>arif pandu</name><uri>https://profiles.google.com/112277295145507027426</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh4.googleusercontent.com/-zZG55FrHqUc/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAAJo/TFK4Nw8jRNg/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_V-KHrRaG6k4/S91-_fQHx0I/AAAAAAAAABI/0-rzbwwwbmA/s72-c/8121_1096138137234_1640022046_246079_220722_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry></feed>
